<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802</id><updated>2011-11-28T07:32:50.238+07:00</updated><category term='Ditulis detik-detik menjelang laga Blackpool vs Liverpool'/><category term='Loving earth'/><category term='Macet'/><category term='Vuvuzela 2010'/><category term='Aktual'/><category term='Barbar'/><title type='text'>Sele - Sele</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-2349565186649096578</id><published>2011-10-14T14:59:00.001+07:00</published><updated>2011-10-14T15:04:19.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Loving earth'/><title type='text'>Sedotan Plastik, Apa Penggantimu?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1pQil2r5XzM/TpfsmcHoEOI/AAAAAAAAAJ8/0a-OtovB4nc/s1600/310284_10150311231479035_580739034_7796339_149791325_n.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-1pQil2r5XzM/TpfsmcHoEOI/AAAAAAAAAJ8/0a-OtovB4nc/s400/310284_10150311231479035_580739034_7796339_149791325_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Coba hitung berapa sedotan yang ada di meja ini?&lt;br /&gt;Sampai kapan bumi akan menjadi korban dari sampah-sampah plastik ini?&lt;br /&gt;Akankah ada alternatif selain plastik untuk sedotan? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-2349565186649096578?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/2349565186649096578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/10/sedotan-plastik-apa-penggantimu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2349565186649096578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2349565186649096578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/10/sedotan-plastik-apa-penggantimu.html' title='Sedotan Plastik, Apa Penggantimu?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1pQil2r5XzM/TpfsmcHoEOI/AAAAAAAAAJ8/0a-OtovB4nc/s72-c/310284_10150311231479035_580739034_7796339_149791325_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1960764576093768335</id><published>2011-10-06T20:51:00.006+07:00</published><updated>2011-10-06T21:05:26.321+07:00</updated><title type='text'>Liga Inggris dan Perdagangan Bebas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minggu ini, sorot Tabloid Bola membahas posisi playmaker timnas Inggris yang kian lama kian punah. Setelah era Glenn Hoddle (1979-1988) hingga legenda semacam Bryan Robson, Paul Gascoigne, hingga Jamie Redknapp, nyaris tidak ada posisi playmaker di kubu &lt;i&gt;Three Lions&lt;/i&gt;. Ketiadaan playmaker ini diikuti prestasi timnas Inggris yang tidak kunjung membaik. Setelah tanpa playmaker nyaris tidak ada gelar internasional yang dapat diraih timnas berbanding terbalik ketika mengedepankan posisi playmaker, Inggris menjelma menjadi suatu kekuatan yang ditakuti di dunia sepakbola. Ironis memang, negara nenek moyang sepakbola ini justru mengalami masa-masa sulitnya disaat liga domestiknya menjadi yang terbaik di dunia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu penyebab utama yang menjadi biang kerok kegagalan ini adalah serbuan pemain-pemain impor yang mencari peruntungan ke negeri Inggris. Klub-klub papan Liga Premier Inggris hampir tidak ada yang bertumpu pada pemain &lt;i&gt;(playmaker&lt;/i&gt;) lokal. Sebut saja Manchester City yang mengedepankan Samir Nasri (Prancis) dan David Silva (Spanyol) sebagai tumpuan klub. Nani dan Anderson (Brasil) menjadi andalan klub MU untuk memporak-porandakan pertahanan lawan. Chelsea pelan-pelan melupakan kontribusi Frank Lampard seiring hadirnya Juan Mata (Spanyol). Nyaris hanya Arsenal yang masih mengandalkan Jack Wilshere, sebagai produk lokal, yang menjadi playmaker timnya. Selain playmaker, masih banyak posisi lainnya yang tidak menyertakan pemain Inggris sebagai andalan timnya berlaga di Liga Inggris.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Membaca Pertanda&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika benar kekhawatiran tersebut disebabkan oleh serbuan pemain asing yang menggerus peluang pemain lokal untuk unjuk gigi, itu artinya menjadi pertanda bagi setiap negara khususnya negara berkembang untuk kembali mempertanyakan peluang perdagangan bebas. Aturan Bosman di Liga Eropa sekelebat mirip peraturan yang mengatur tentang perdagangan bebas yang nyaris tidak menyelamatkan perekonomian bangsa. Serbuan produk-produk impor dari China yang diatas kertas dianggap dapat menggenjot daya saing produk lokal, kenyataan yang ada produksi lokal banyak yang gulung tikar. Mulai dari mainan anak-anak, tekstil, hingga komponen elektronik dari China, tidak mampu disaingi produk lokal baik dari segi harga ataupun kualitas. Gempuran bahan pangan murah dari Thailand dan Vietnam atau yang teranyar pekerja outsourcing mancanegara (&lt;strike&gt;baca: naturalisasi pemain asing&lt;/strike&gt;) siap membanjiri negara Indonesia hingga beberapa dekade kedepan. Tulisan ini bukan berarti menjadi suatu sikap skeptis atau antipati terhadap "jajahan" produk-produk asing mengingat banyak pula kontribusi asing terhadap perkembangan yang terjadi di Indonesia sama halnya dengan perkembangan yang terjadi di kompetisi sepakbola Inggris. Namun dirasa perlu semacam perlindungan pada semua elemen nasional sebagai jaminan terselenggaranya kemakmuran bangsa. Bagaimanapun misi penyelamatan produk dan pengusaha domestik adalah hal yang harus diutamakan oleh segenap pemegang kebijakan. Kita tidak tahu kapan saatnya peraturan-peraturan perdagangan ini akan menghancurkan produk dan pengusaha lokal. Di Inggris, sejak aturan Bosman berlaku sejak 17 tahun yang lalu, praktis tidak ada perkembangan yang berarti bagi tim nasional sepakbola Inggris. Akankah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1960764576093768335?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1960764576093768335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/10/liga-inggris-dan-perdagangan-bebas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1960764576093768335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1960764576093768335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/10/liga-inggris-dan-perdagangan-bebas.html' title='Liga Inggris dan Perdagangan Bebas'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-3357132334255876945</id><published>2011-09-16T23:18:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T23:18:22.415+07:00</updated><title type='text'>surprise 24</title><content type='html'>Surprise mungkin hal yang hampir terus gw terima dari Pamela tiap kali gw ulang tahun. Tapi entah kenapa feeling gw di ulang tahun gw yang ke-24 ini gw gak bakal dapet surprise dari dia. Sedih sih pasti ada, tapi setelah 2 hari berturut-turut doi lembur gila-gilaan di kantor gw jadi agak sedikit berlapang dada. Toh selama 24 tahun di dunia yang fana ini, baru 4 tahun terakhir doang pake2 surprise begini. Hehehe..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;16 September 2011, tepat pukul 00.00 doi, sari, riko, sama moren tiba-tiba datang ke kosan. Pake hiasan kepala, terompet, dan hhhmm, tart berbentuk logo LIVERPOOL!!! Great!! Beuh, senang sesenang-senangnya. Gw memang bukan pujangga atau pria romantis yang bisa mengeksplor kejutan semalam dengan baik. Tapi dari hati yang paling tulus, gw berterima kasih banget buat Riko, Sari, dan Moren yang udah mau ikut meramaikan ulang tahun gw dan khususnya, Pamela yang menjadi aktor utamanya. Pulang dari kantor langsung ke Depok malem2 banget, niup balon di taksi, nyiapin kado (banyak), dan segalanya dan segalanya. Pokoknya sempurna deh!  &lt;br /&gt;Thanks a lot Pamela untuk bersedia menemani gw sampai detik ini, semoga doa dan harapan-harapan yang kita sampaikan hari ini bisa terwujud. Amiiiiiiiin. &lt;br /&gt;Thanks God udah memberikan saya seorang Pamela. Jagai dia. &lt;br /&gt;Salam #kalee&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-3357132334255876945?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/3357132334255876945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/09/surprise-24.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3357132334255876945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3357132334255876945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/09/surprise-24.html' title='surprise 24'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-706083408889075790</id><published>2011-09-12T12:27:00.000+07:00</published><updated>2011-09-12T12:27:49.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aktual'/><title type='text'>Rancang Pemerataan Pembangunan Nasional: Marsipature Hutanabe</title><content type='html'>Lebaran baru saja berakhir. Setelah melewati sebulan ujian berpuasa, umat muslim seperti biasa melewati hari lebaran dengan mudik ke kampung halaman. Bersilaturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman setelah lama merantau di tanah orang sudah menjadi tradisi turun temurun di Indonesia. Sama halnya dengan tradisi Thanksgiving atau Hari Natal di negara-negara maju lainnya di belahan Amerika maupun Eropa. Peredaran uang meningkat selama periode ini. Daerah mendapat cipratan uang dari setiap tangan pemudik. Dibalik itu semua, pemerintah menghadapi pekerjaan rumah yang setiap tahun akan dihadapi yakni problematika arus urbanisasi dan turunannya. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ekonomi, fenomena ini menunjukkan suatu negara masih memiliki ketimpangan pembangunan yang tidak merata dan hanya terpusat pada kota-kota besar, seperti misalnya Jakarta di Indonesia. Daya tarik pulau Jawa sebagai pusat perputaran uang menjadi magnet bagi semua warga dari pelosok negeri untuk mengadu nasib di pulau Jawa. Tidak jarang, banyak angkatan kerja yang tingkat pendidikannya tergolong rendah menjadi korban dari kerasnya roda kehidupan di Jakarta. Mereka banyak beredar pada sektor nonformal, seperti tukang sampah, pedagang kecil, kuli bangunan, pekerja serabutan di sektor industri, atau sejenisnya yang justru menempati porsi yang cukup besar seperti Batam, Jakarta, atau kota-kota besar di pulau Jawa. Keadaan ini semakin diperparah lagi dengan lulusan sarjana yang pertumbuhannya ribuan tiap tahunnya, mengisi ruang-ruang sempit kota-kota tersebut. Sebagian besar diantaranya menjadi pengangguran atau yang sedang mencari pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program-program transmigrasi, otonomi daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, atau transfer ke daerah seolah tidak mampu menjadi katalis dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang menginginkan pembangunan yang adil dan merata. Gagal mengharapkan pemerintah pusat sebagai tulang punggung penghidupan yang layak, tantangan terbesar kini berada pada pengusaha lokal untuk membangun daerahnya masing-masing dengan potensi daerah yang dimilikinya. Di Sulawesi Selatan, keluarga Haji Kalla sukses menjadi putra daerah yang memajukan daerahnya. Berita terbaru menyebutkan keluarga Kalla melalui bendera Kalla Group siap membangun MRT (Mass Rapid Transportation) untuk memecah masalah transportasi di Makassar. Kisah sukses Joko Widodo, Walikota Solo yang juga putra asli Surakarta, patut menjadi contoh pemimpin daerah yang mampu memajukan kota Solo dengan jeli melihat potensi daerahnya yang banyak ditopang oleh usaha kecil dan menengah (didominasi oleh pedagang kaki lima). Kemampuannya mengelola daerah dengan jeli diganjar dengan penghargaan sebagai kota pro-investasi dari Bapepam Jateng. Dari Bali, Bupati Badung-AA Gde Agung- misalnya mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi daerahnya yang berbasis kerajinan tangan dan pertanian hingga memperoleh penghargaan khusus Presiden sebagai Kabupaten Penggerak Koperasi 2007. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak daerah diluar kota besar tujuan arus urbanisasi yang mampu menahan laju urbanisasinya dengan cara mengembangkan industri berbasis kekayaan sumber daya alam lokal yang semuanya berujung pada pemanfaatan potensi daerah masing-masing termasuk sumber daya manusianya. Meminjam istilah pembangunan Mayjen Raja Inal Siregar, Marsipature Hutanabe (Mari benahi daerah kita masing-masing), konsep pembangunan regional yang menjadikan putra daerah sebagai garda terdepan pembangunan daerah, sudah sepantasnya kita menjadi tuan di tanah (daerah) sendiri. Mengembangkan potensi daerah seoptimal mungkin tanpa harus merusak sumber daya alam. Sambil membantu pemerintah pusat mengurai pembangunan yang tidak merata, secara langsung atau tidak langsung, kita bisa menjadi kontrol dan motor penggerak pembangunan daerah kita sendiri yang secara terakumulasi membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-706083408889075790?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/706083408889075790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/09/rancang-pemerataan-pembangunan-nasional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/706083408889075790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/706083408889075790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/09/rancang-pemerataan-pembangunan-nasional.html' title='Rancang Pemerataan Pembangunan Nasional: Marsipature Hutanabe'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4878748137061709485</id><published>2011-08-26T22:22:00.000+07:00</published><updated>2011-08-26T22:22:51.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aktual'/><title type='text'>Nasib Pangan Indonesia</title><content type='html'>Identitas Indonesia sebagai negara agraria seharusnya mulai dipertanyakan. Setelah sempat menyandang gelar negara swasembada pangan, Indonesia sepertinya tidak mampu mempertahankan reputasi tersebut seiring dengan meningkatnya permintaan atau kebutuhan akan pangan. Pertumbuhan penduduk yang terus naik tidak diiringi dengan penyediaan pangan yang baik yang justru menandaskan teori Malthus. Serangan impor pangan dari berbagai negara seakan tak berdaya untuk dihadapi petani-petani lokal. Kondisi lain pemerintah pusat melalui RAPBN 2012 tidak menunjukkan keberpihakan pada nasib petani. Lampu kuning akan nasib sektor pertanian Indonesia semakin dipertegas dengan tren penurunan kontribusi angkatan kerja di sektor ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari hingga Juni 2011, nilai impor pangan  mencapai US$ 5,36 miliar atau sekitar Rp 45 Triliun. Nilai impor tersebut mengalami peningkatan yang cukup besar dari tahun sebelumnya pada semester yang sama yakni sebesar US$ 4,66 miliar atau setara dengan Rp 39,91 triliun. Berturut-turut bahan pangan yang diimpor adalah beras, garam, gula, hingga cabai merah. Peningkatan nilai impor pangan tersebut didasari untuk memenuhi ketersediaan kebutuhan pangan dalam negeri. Kebijakan instan ini semakin memojokkan pertanian domestik yang belum juga mampu memenuhi kebutuhan produksi dalam negeri. Impor pangan ini hanya akan menguntungkan para petani besar, petani yang memiliki luas lahan yang sangat luas, namun akan berdampak buruk pada petani gurem yang berarti akan menyulitkan mereka dalam pemenuhan kebutuhan pangan, pendidikan, dan transportasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen pemerintah yang menyatakan tetap menjaga nasib petani lokal dari serbuan stok pangan dari asing patut dipertanyakan kembali. Pada APBN-P 2011, subsidi pupuk untuk petani hanya sebesar Rp 18,803 triliun dan subsidi benih senilai Rp 120 miliar. Jumlah ini akan terlihat sangat kecil apabila dibandingkan dengan subsidi BBM senilai RP 129,724 triliun yang kebanyakan sasarannya tidak tepat, atau bila dibandingkan dengan belanja pegawai yang mendapat porsi paling besar dalam APBN-P 2011 yakni sebesar Rp 162,875 triliun. Pada RAPBN 2012, nilai subsidi pupuk dan benih pun cenderung tidak mengalami peningkatan yang berarti ditengah hantaman laju inflasi dan  perubahan iklim. APBN yang timpang ini tidak lagi berlandaskan pada pro growth, pro poor, dan pro job.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah ancaman dari faktor-faktor eksternal tersebut diatas, pertanian Indonesia juga mengalami kendala dari sektor internalnya. Data BPS memperlihatkan tren penurunan angkatan kerja yang bekerja pada sektor pertanian. Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya penduduk yang melakukan migrasi ke perkotaan baik untuk bekerja di sektor formal ataupun nonformal yang menempati ruang-ruang sektor industri ataupun jasa. Transfer teknologi yang minim ke sektor pertanian juga cenderung menjadi penyebab usia angkatan kerja produktif enggan terjun ke dunia pertanian. Fakultas bahkan perguruan tinggi berbasis pertanian hanya menjadi modal untuk memasuki sektor-sektor perbankan dan jasa lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang lebih kepada sektor primer ini mengingat 85 persen kebutuhan karbohidrat penduduk Indonesia berada pada sektor ini. Jepang sebagai negara maju mampu mendorong anak mudanya untuk bekerja di sektor pertanian karena besarnya nilai investasi untuk sektor ini. Investasi teknologi ataupun suntikan dana yang tepat sasaran diyakini dapat menyelamatkan sektor pertanian Indonesia dan mengembalikan identitas bangsa sebagai negara swasembada pangan. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4878748137061709485?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4878748137061709485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/08/nasib-pangan-indonesia.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4878748137061709485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4878748137061709485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/08/nasib-pangan-indonesia.html' title='Nasib Pangan Indonesia'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-2252453189694944729</id><published>2011-03-17T01:35:00.002+07:00</published><updated>2011-03-17T01:45:03.341+07:00</updated><title type='text'>Jamaah Ahmadiyah: Kenapa Harus Dibunuh?</title><content type='html'>Teror yang melanda Ahmadiyah, agama yang tidak diakui di republik demokrasi ini, semakin menjadi-jadi. Kalau bukan karena isu politik-hukum; narkotika dan artis; atau rangkaian bom di negara ini, bukan tidak mungkin kekerasan terhadap agama ini akan semakin besar. Seperti biasa, ajaran yang dianggap kontroversial ini menelurkan banyak pro dan kontra. Banyak yang setuju dibubarkan, namun tidak sedikit yang mendukungnya untuk tetap bertahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang paling teringat akan kekerasan pada agama ini apalagi kalau bukan peristiwa Cikeusik, yang mana rekaman kekerasannya beredar luas di dunia maya dan begitu mudah diakses oleh siapa saja.Pemerintah sudah mengambil jalan tengah, yang dianggap tidak adil oleh mereka yang mengatasnamakan tuhannya untuk membantai sesama. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tidak ada yang tahu persis bagaimana kejadian itu dimulai, siapa yang mendalangi, atau atas dasar apa sehingga terjadi. Sebagian menganggap, Ahmadiyah harus dibubarkan, tidak sesuai bahkan jauh dari ajaran-ajaran Islam. Dibubarkannya Ahmadiyah menjadi harga mati atau bahkan pengikutnya juga harus mati.&lt;br /&gt;Ironis memang. Disaat Indonesia sedang mencoba membangun kepercayaan dunia atas indahnya keanekaragaman budaya dan agama, kejadian ini seakan mencoreng muka bangsa Indonesia. Beruntung Presiden tidak memenangi nobel perdamaian tahun 2006, kalau tidak, apa kata dunia atas aksi ini? Pondasi demokrasi yang dibangun susah payah sejak dulu seakan menemui jalan buntu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum kekerasan ini terjadi, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo"&gt;Wali Songo&lt;/a&gt; mengajarkan Islam kepada penduduk Jawa, yang kebanyakan masih beraliran animisme. Sukses besar diraih mereka, hingga menjadikan pulau Jawa sebagai pulau dengan mayoritas muslim terbesar di Indonesia (atau bahkan di dunia?). Ajaran yang diberikan tanpa kekerasan, semua mengajarkan ilmu kebajikan persis sama seperti yang tertulis pada Al-Quran. Tidak mudah memang, ada yang resisten terhadap ajaran baru yang dibawa Wali Songo. Namun secara perlahan, melalui kebudayaan-kebudayaan yang dianut masyarakat setempat, seperti wayang dan alat musik, berbagai aliran kepercayaan ditinggalkan masyarakat dan memeluk Islam.&lt;br /&gt;Di utara Sumatera tahun 1862,&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ludwig_Ingwer_Nommensen"&gt; Ludwig Ingwer Nommensen&lt;/a&gt;, misionaris Jerman, secara tekun mengajarkan agama Kristen Protestan kepada masyarakat Batak kurang lebih selama 57 tahun. Hasilnya, jutaan pengikut Nommensen bertahan hingga sekarang, terlihat dari Gereja HKBP yang tetap eksis ditengah maraknya ajaran-ajaran kepercayaan baru. Tokoh-tokoh diatas meyebarkan agama dengan sangat sabar dan tekun. Seperti pepatah umumnya, ajaran yang didapatkan/diberikan secara instan tidak akan bisa bertahan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke masa sekarang? Mengapa tidak ada lagi semangat Wali Songo itu? Atau Nommensen? Apalagi mereka yang mengaku paling paham akan ajaran agamanya.. Mengapa harus dengan kekerasan? Saya pribadi angkat topi dengan cara-cara orang jaman dulu dalam mengajarkan agama. Mengajarkannya dengan tulus, sabar, dan tekun. Tidak jarang ancaman-ancaman didapat mereka tapi mereka tidak pernah menyerah. Pesan moral tokoh agama tersebut gagal ditangkap oleh mereka pelaku kekerasan terhadap agama. Secara tidak sadar, yang tinggal hanya benci dan trauma atas aksi-aksi kekerasan ini. &lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/11/02/07/162723-skb-tiga-menteri-tegas-perintahkan-ahmadiyah-hentikan-kegiatan"&gt;SKB 3 Menteri&lt;/a&gt; nyaris hanya pepesan kosong. Bualan belaka kalau tidak diikuti oleh upaya-upaya persuasif untuk meminta kembali Ahmadiyah kembali ke jalan yang benar. Saya memang bukan pemuka agama, bukan pula orang yang mengerti agama. Yang saya tahu, semua ajara agama mengajarkan kebaikan dan tak satupun agama yang mendorong umatnya untuk melakukan penganiayaan terhadap sesamanya manusia. Jalan terbaik adalah menyadarkan mereka yang dianggap telah menyimpang, bukan dengan cara-cara yang lebih mirip pendidikan binatang di &lt;a href="http://berita.liputan6.com/luarnegeri/200504/99862/Enam_Gajah_Sirkus_Mengamuk_di_Seoul"&gt;sirkus jalanan&lt;/a&gt;, memang tampak indah dari luar, tetapi di dalamnya menyimpan sejuta dendam dan duka yang siap memporakporandakan pertunjukan sirkus. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-2252453189694944729?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/2252453189694944729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/03/ahmadiyah-kenapa-harus-membunuh.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2252453189694944729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2252453189694944729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/03/ahmadiyah-kenapa-harus-membunuh.html' title='Jamaah Ahmadiyah: Kenapa Harus Dibunuh?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8007868096053035032</id><published>2011-03-15T22:10:00.004+07:00</published><updated>2011-03-15T22:21:57.713+07:00</updated><title type='text'>Nasib Ekspor Impor Indonesia Setelah Bencana Jepang</title><content type='html'>&lt;div style="color: #999999;"&gt;&lt;i&gt;Disarikan dari Skripsi Sarjana, 2011.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gelombang tsunami dan gempa yang terjadi pekan lalu di Jepang tidak hanya menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh warga dunia terutama warga Jepang. Setelah memporak-porandakan negeri Jepang, imbas yang mendalam cukup dirasakan dunia mengingat Jepang merupakan salah satu negara kunci perekonomian dunia. Basis industri dunia yang berpusat di negara Matahari Terbit tersebut, seperti elektronik dan otomotif luluh lantak diterjang alam. Berturut-turut, Jepang dibombardir oleh guncangan gempa, tsunami, ledakan pipa gas, dan terbesar risiko radiasi nuklir yang memaksa ribuan warga untuk mengungsi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Indonesia sebagai negara yang menggantungkan sebagaian perekonomiannya pada Jepang turut mengalami guncangan. Selain hutang dan investasi yang bernilai cukup besar, neraca perdagangan Indonesia juga akan cukup mengalami efek yang sangat signifikan. Sejak tahun 2000, nilai impor Indonesia dari Jepang berada pada kisaran 17 persen dari total impor Indonesia, sedangkan ekspor Indonesia ke Jepang pada selang waktu yang sama rata-rata 14 persen dari total ekspor Indonesia yang bernilai lebih dari 12 miliar USD. Sejak perjanjian kerjasama pertama ditandatangani di tahun 1961, Jepang merupakan negara pertama tujuan ekspor Indonesia dan nilai ekspor dan impor Indonesia dengan Jepang terus menunjukkan tren peningkatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komoditi-komoditi andalan ekspot Indonesia ke Jepang yang bakal mengalami gangguan adalah material-material mentah seperti kayu dan bijih besi dengan nilai rata-rata perkuartalnya adalah 140 miliar Yen (100 Yen = Rp 10738.07). Komoditi lain yang bakal ikut terganggu kinerja ekspornya adalah makanan dan hewan hidup seperti ikan, udang, lobster, sayuran, dan buah-buahan dengan nilai transaksi pertahunnya rata-rata 105 miliar yen. Disamping itu terdapat juga komoditi ekspor andalan seperti bahan baku industri di Jepang seperti logam buatan pabrik, material/komponen elektronik seperti televisi, reaktor nuklir dan lain-lain. &lt;br /&gt;Disisi lain, kinerja manufaktur di Indonesia juga cukup bergantung pada kinerja perekonomian di Jepang, mengingat impor Indonesia dari Jepang sebagian besar merupakan barang baku penolong yang otomatis akan mengganggu aktifitas domestik Indonesia (walaupun Indonesia dapat memperoleh bahan dari negara lain). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi diatas memperlihatkan, situasi yang sulit bagi Indonesia. Pertama, karena menurunnya permintaan dari Jepang, yang berarti &lt;b&gt;eksportir Indonesia kehilangan "pelanggan tetap"&lt;/b&gt; untuk beberapa saat karena struktur ekspor Indonesia yang tidak terdiferensiasi. Kedua, Indonesia akan kehilangan pendapatan yang cukup besar dari nilai transaksi perdagangan yang bakal terganggu, yang berarti akan &lt;b&gt;menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, dalam jangka panjang, pemerintah perlu lebih interaktif membantu para pengusaha Indonesia, baik dengan melakukan pencarian pasar baru komoditas ekspor Indonesia selain ke Jepang, atau secara tepat mengembangkan industri-industri berbahan baku yang di ekspor ke Jepang. Dengan demikian, para pengusaha (baik komodotas yang dikonsumsi atau inedible) tidak perlu khawatir akan gejolak yang terjadi pada negara tujuan ekspor Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8007868096053035032?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8007868096053035032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/03/nasib-ekspor-impor-indonesia-setelah.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8007868096053035032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8007868096053035032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/03/nasib-ekspor-impor-indonesia-setelah.html' title='Nasib Ekspor Impor Indonesia Setelah Bencana Jepang'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6713254110180152914</id><published>2011-02-23T00:30:00.003+07:00</published><updated>2011-02-23T00:52:29.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Macet'/><title type='text'>Macet Jakarta part. I</title><content type='html'>Macet, macet, dan macet adalah kata yang dengan mudah didapat hampir seluruh warga ibukota Jakarta setiap harinya. Kemacetan kerap menjadi sarapan pagi dan kudapan sore mereka. Aura negatif dari diri warga "Bang Ahli Kumis" tak jarang benih dari kekacauan yang terjadi di jalanan.&lt;br /&gt;Polemik mengatasi kemacetan di ibukota bukan berarti tidak ada jalan keluarnya. Walau Foke terlihat sudah melempar handuk untuk mengatasi kemacetan Jakarta, sebagai pemegang KTP Jakarta saya punya sedikit ide. Tak muluk-muluk memang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dari hal-hal yang kecil, kemacetan di Jakarta sering terjadi dikarenakan tertib pengguna jalan dalam berkendara. Kekacauan nomor satu sering ditujukan kepada pengendara sepeda motor, diikuti pengemudi angkutan umum, kendaraan pribadi, hingga pejalan kaki. Menerobos lampu merah, berjalan di jalur yang seharusnya bukan jalurnya, menyeberang bukan pada tempatnya, atau mengetem menjadi katalis yang sering memperkeruh keadaan jalanan ibukota disamping lonjakan kendaraan yang tidak diimbangi dengan kondisi fisik jalanan. Situasi seperti ini (mungkin) terjadi disebabkan oleh petugas yang tidak responsif mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Mereka yang merasa kebal hukum ikut memperburuk citra Jakarta yang kian semrawut. Tilang seakan tidak menimbulkan efek jera. Semua bisa dibayar dengan uang atau paling liar, kucing-kucingan dengan petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem tilang di TKP malah menimbulkan kemacetan yang lebih akut, karena fokus petugas terpecah antara mengatur kelancaran arus kendaraan dengan menindak individu pelanggar lalu lintas. Untuk itu, sistem tilang di tempat seharusnya tidak lagi dilakukan apalagi pada daerah yang membutuhkan banyak perhatian petugas pada pengaturan jalan, tetapi cukup dengan mencatat nomor pelat kendaraan yang melakukan pelanggaran &lt;i&gt;(itulah gunanya nomor pelat kendaraan, lebih dari sekedar buat gaya)&lt;/i&gt; berikut waktu dan jenis pelanggarannya. Setelah surat tilang disampaikan ke pengendara, Proses selanjutnya ada di pengadilan atau di kantor polisi. Untuk itu, perlu ada sistem registrasi yang baik dalam penomoran kendaraan. Sanksi yang diberikan juga harus tegas misal dengan menarik izin kerja angkutan umum pelanggar atau mencabut izin mengemudi apabila terbukti bersalah berulang kali, jangan hanya memindahkan suap yang terjadi di lapangan ke kantor polisi atau pengadilan. Mudah-mudahan seiring rencana pemerintah untuk membuat satu kartu identitas (KTP, Paspor, dan SIM) bagi setiap penduduk dapat mendukung rencana pemerintah untuk membebaskan Jakarta dari belenggu kemacetan, dimulai dari hal-hal kecil diatas.Dengan adanya sistem sanksi yang seperti ini, maka manfaat yang didapat adalah: petugas tidak akan segan menindak pengendara yang melanggar tertib lalu lintas, memangkas suap, dan yang paling penting menimbulkan efek jera bagi pengedara pembuat kemacetan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait rencana strategis pemerintah untuk membangun MRT (&lt;i&gt;Mass Rapid Transport&lt;/i&gt;) untuk mengurai kemacetan yang mulai efektif tahun 2016, masih terkendala dengan urusan pembebasan lahan dan juga tender proyek yang membutuhkan dana triliunan rupiah. Uraian Direktorat Transportasi Bappenas yang memprediksi aspal Jakarta akan tertutup total oleh kendaraan tahun 2014, menjadi pesan pesimis terhadap solusi macet di ibukota tahun 2016. Setelah busway, yang belum berjalan efektif, Fauzi Bowo dkk, mungkin bisa sedikit meniru ide kreatif di Eropa yang populer pada tahun 1980an dengan mengefektifkan bus bertingkat. Baik itu pada bus Transjakarta atau pada feeder bus. &lt;br /&gt;Dulu, gedung-gedung bertingkat dibangun untuk memenuhi tuntutan arus modernitas ditengah lahan yang mulai sempit. Demikian juga jalan layang atau terowongan (&lt;i&gt;underpass&lt;/i&gt;) sebagai jawaban atas penambahan kendaraan secara masif. Pun dengan pengadaan bis-bis bertingkat di Jakarta. Angkutan umum yang mulai tidak efisien dan efektif harus diremajakan. Bis bertingkat dapat menggantikan 7-10 angkutan kota yang berseliweran di Jakarta yang sering menambah macetnya Jakarta. Konsep bis bertingkat dibikin senyaman mungkin sehingga bisa mendorong pengguna mobil pribadi untuk migrasi ke kendaraan umum. Transportasi publik adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus mendapat perhatian khusus oleh pemerintah. Saya akui memang perlu kajian yang mendalam untuk menerapkan solusi-solusi ini, tapi paling tidak jauh lebih baik dibanding bualan "Serahkan Pada Ahlinya" tanpa berbuat apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhhmm, saya senang Jakarta bebas dari macet. Macet menjadi sumber penyakit, dosa, hutang, dan hujatan. Mudah-mudahan sebelum 2014, kita bisa menikmati jalanan dengan nyaman di sepanjang Pondok Indah, Grogol, atau Kuningan pada jam-jam sibuk. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6713254110180152914?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6713254110180152914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/02/macet-jakarta-part-i.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6713254110180152914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6713254110180152914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/02/macet-jakarta-part-i.html' title='Macet Jakarta part. I'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8056923910331123491</id><published>2011-01-13T02:55:00.008+07:00</published><updated>2011-01-13T12:30:21.198+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ditulis detik-detik menjelang laga Blackpool vs Liverpool'/><title type='text'>(Belum) Setengah Januari</title><content type='html'>13 Januari 2011,&amp;nbsp; di sebuah ruangan diskusi:&lt;br /&gt;"Sebutkan hal-hal positif yang telah dicapai negara ini dalam beberapa bulan terakhir?" Tanya fasilitator kepada para peserta diskusi,&lt;br /&gt;Beberapa peserta mengerutkan kening. Peserta lain tak jauh berbeda, berbagai referensi dibuka dari gadget canggih mereka, tapi tak satupun segera mengacungkan tangan.&lt;br /&gt;Semenit.. 10 menit... Jawaban tak kunjung datang.&lt;br /&gt;Hal ini kontras berbeda ketika sebelumnya sang fasilitator bertanya tentang isu permasalahan yang kerap dialami bangsa ini,&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Peserta dengan latar belakang sarjana hukum dengan mudah memaparkan kekesalannya akan berbagai kasus hukum yang melanda negeri ini. Mulai dari keistimewaan Jogja, pertukaran tahanan penjara, remisi Ayin, hingga ke masalah &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; plesir dan kejahatan pajak Gayus Tambunan. Sebelumnya Chris, mahasiswa tingkat akhir jurusan ilmu politik, sudah memaparkan kekecewaannya dengan sikap pemimpin partai yang ribut dengan kursi presiden 2014. Dari mulutnya sering terujar kata-kata resuffle kabinet. Pembangunan gedung mewah DPR pun tak lupa disorotinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada lagi Sylvia yang kecewa berat dengan sikap Tifatul Sembiring yang berencana blokir RIM BB di Indonesia. Tak heran, perempuan ini sangat maniak akan BB, separuh napasnya habis untuk BB, Sylvia pun tampak geram akan ulah konyol sang menteri. "Pak menteri seharusnya mempermasalahkan pajak BB, bukan konten porno yang seolah dia berlagak Tuhan atau Menteri Agama. Sejatinya hal-hal yang bisa diatur oleh privat, tak perlu diurus oleh pemerintah!" Teriaknya lantang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Cukup-cukup, tahan opini anda. Berikutnya anda yang berbaju batik." Sela sang moderator ketika melihat situasi menjadi panas dan mempersilahkan peserta lainnya mengemukakan opini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Safii, mahasiswa berprestasi asal Payakumbuh, kemudian menyoroti harga cabe yang belakangan harganya terlalu pedas. Telur balado hidangan warteg langganannya tak pedas lagi, karena harganya yang sulit dijangkau pengelola warung. "Jelas ini merupakan permasalahan bangsa. Komoditi cabe gak berbeda jauh dengan BBM yang harganya dipersiapkan untuk melambung tinggi." Ujarnya dengan gaya berapi-api.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Poltak, si notulen rapat, mulai kelabakan mencatat semua berita acara. Lembar-lembar notulensi mulai terisi penuh. Daftar di atas melengkapi penyakit-penyakit bangsa lainnya yang telah dikemukakan peserta-peserta sebelumnya, seperti prestasi timnas, LPI vs ISL, Nurdin Halid-Nirwan Bakrie dan kerabatnya di PSSI, Ujian Nasional, dan busway koridor IX dan X.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Poltak sibuk mencatat, hingga akhirnya meminta moderator menyudahi serbuan peserta atas kekecewaan pada negara ini. Beberapa masalah ada merupakan masalah lama dan ada juga yang baru. Poltak melihat kalender, raut pesimis tergambar di wajahnya. Bahkan satu halaman bulan di 2011 belum terlewati, bahkan setengahnyapun, tapi catatan-catatan di buku notulensi semakin dipenuhi akan permasalahan yang kian menumpuk. Dihisapnya rokok kretek terakhir dalam-dalam. Sesekali terdengar helaan nafas dari hidungnya yang bangir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya senyumnyapun mulai mengembang ketika sang moderator beralih pada topik diskusi berikutnya: pencapaian positif Indonesia. Sayang, senyumnya bertahan hanya beberapa detik, sebelum akhirnya kembali pasang raut murung saat menyadari tak ada satu peserta yang berargumen atas pertanyaan moderator. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8056923910331123491?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8056923910331123491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/01/belum-setengah-januari-2011.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8056923910331123491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8056923910331123491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2011/01/belum-setengah-januari-2011.html' title='(Belum) Setengah Januari'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8084366033719862037</id><published>2010-12-08T20:26:00.001+07:00</published><updated>2010-12-08T20:39:21.969+07:00</updated><title type='text'>Piala AFF Indonesia Thailand</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lupakan masalah tetek bengek PSSI dan Nurdinnya,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lupakan sejenak akan The Jak, Pasoepati, Bonek, atau Viking,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bahasa kita bahasa sepakbola, bahasa INDONESIA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semua bertekad mendukung BP, Maman, Okto, Bustomi, Bachdim, dkk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Enam puluh ribu bersatu dukung Tim Garuda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tim Pemenang yang membuat bangga Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TP-B5DVdrJI/AAAAAAAAAJY/S4TsNxk_VfE/s1600/63177_147405875308705_100001178804504_242336_539189_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TP-B5DVdrJI/AAAAAAAAAJY/S4TsNxk_VfE/s400/63177_147405875308705_100001178804504_242336_539189_n.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Well&lt;/i&gt;, seperti yang diharapkan Garuda  mencabik-cabik Gajah 2-1, lewat gol-gol Bambang Pamungkas. Ada beberapa  momen yang bikin suporter &lt;i&gt;newbie&lt;/i&gt; seperti saya cukup merinding. Pertama,  saat hymne "Indonesia Raya", dan yang kedua tentu saja ketika lesakan  gol-gol BP20 membobol gawang Thailand. &lt;i&gt;Good Job&lt;/i&gt; Tim Garuda. Saya bangga pada kalian. Saya bangga Indonesia (tanpa politik). Teruskan perjuanganmu sampai membawa pulang trofi AFF. Amin! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TP-FtjyfjhI/AAAAAAAAAJc/Xjqlfcx9WMA/s1600/x2_3ab1cb4+%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TP-FtjyfjhI/AAAAAAAAAJc/Xjqlfcx9WMA/s200/x2_3ab1cb4+%25281%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Thanks to Andra yang udah beliin tiket. Hahahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa hal yang sangat membuat gw berdecak kagum dari tribun penonton:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akselerasi Okto Maniani yang super duper kencang. &lt;i&gt;Mexican wave&lt;/i&gt;-nya Indonesia. Lompatan BP yang tinggi sangat. Kembang api penonton, dan tentunya spanduk-spanduk megah yang mendukung semua timnas. Bener-bener hiburan ditengah euforia skripsi. :p &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kereeen!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8084366033719862037?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8084366033719862037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/12/piala-aff-indonesia-thailand.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8084366033719862037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8084366033719862037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/12/piala-aff-indonesia-thailand.html' title='Piala AFF Indonesia Thailand'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TP-B5DVdrJI/AAAAAAAAAJY/S4TsNxk_VfE/s72-c/63177_147405875308705_100001178804504_242336_539189_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8894711370022934677</id><published>2010-09-30T11:33:00.002+07:00</published><updated>2010-09-30T11:42:51.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Barbar'/><title type='text'>Negeri Para Barbar</title><content type='html'>Rentetan kekerasan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kita kembali akan peristiwa-peristiwa yang terjadi kira-kira 10-15 tahun yang lalu. Peristiwa hebat macam Sampit atau Tragedi Semanggi 1998 kembali dihadapkan pada kita. Pertikaian antar sesama anak bangsa, yang tak jarang mengatas-namakan suku atau ketuhanannya menjadi tontonan sehari-sehari. Seakan bosan dengan kehidupan yang aman dan damai, pertikaianpun kembali terjadi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lihat saja, betapa mudahnya kita menyebut kejadian-kejadian mengerikan dan memalukan negara yang terkenal dengan toleransi antar umatnya ini. Mulai dari&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="color: red;"&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/04/10/103624/1335729/10/bentrok-tual-8-warga-tertembak"&gt;tragedi Tual&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://news.okezone.com/read/2010/09/23/340/374981/lima-warga-diperiksa-terkait-rusuh-manokwari" style="color: red;"&gt;konflik di Papua&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://news.okezone.com/read/2010/09/01/340/369101/kronologi-bentrokan-di-buol-versi-kontras" style="color: red;"&gt;di Buol&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://regional.kompas.com/read/2010/09/12/1126458/Pendeta.Ditusuk.di.HKBP.Ciketing.Bekasi" style="color: red;"&gt;penyerangan HKBP Ciketing&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.antaranews.com/berita/1284975327/polri-senpi-tersangka-perampokan-cimb-niaga-ilegal" style="color: red;"&gt;perampokan di Medan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://news.okezone.com/read/2010/09/28/337/376887/perampok-atm-padang-pernah-rampok-lima-atm" style="color: red;"&gt;Padang&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/09/28/214203/1450758/10/kota-tarakan-kembali-mencekam" style="color: red;"&gt;Insiden di Tarakan&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/09/28/113330/1450188/10/fpi-demo-tolak-festival-film-gay-salemba-macet" style="color: red;"&gt;demo FPI di festival Q!Film&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;,&lt;/span&gt; hingga &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5433926" style="color: red;"&gt;rusuh di Ampera&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan. Tak jarang pula api penyulut kemarahan-kemarahan tersebut hanya karena alasan sepele yang akhirnya memakan banyak korban terlebih mereka yang tidak bersalah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Belum lagi "benih-benih" lainnya seperti&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/03/09/12436/Suporter-Persikota-Tawuran-dengan-Warga" style="color: red;"&gt;tawuran suporter sepakbola&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://megapolitan.kompas.com/read/2010/09/28/1157298/Bentrok.Antarpemuda.di.Tanah.Tinggi" style="color: red;"&gt;bentrok antar warga&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;,&lt;/span&gt; atau &lt;a href="http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/09/21/tawuran-70-pelajar-diamankan" style="color: red;"&gt;anak sekolahan&lt;/a&gt; yang menjadi pelengkap julukan barbar bagi negeri ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kebebasan demokrasi disalahkan banyak pihak, termasuk untuk memiliki senjata api dan alat-alat pemberangus lainnya. Sabetan parang, tembakan keji, dan pengkeroyokan membuat kita tak jauh beda dengan negara miskin di Afrika yang masih banyak dihuni suku-suku barbar. Kebebasan berdemokrasi menghancurkan manusia. Membunuh dan melukai sesamanya yang tidak berdosa yang secara tidak langsung menodai toleransi antar umat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Presiden dan pembantu-pembantunya nyaris tidak bisa berbuat apa-apa. Termenung dan pasrah. Mediasi hanya menjadikan konflik ibarat pepatah mati satu tumbuh seribu. Polisi tak jarang pasif dan diam dalam menghadapi kejadian-kejadian yang terjadi ini &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;seolah preman dan FPI atasan mereka&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;. Kalaupun bertindak, &lt;a href="http://regional.kompas.com/read/2010/09/27/06333377/Suami.Saya.Ditendang.Saat.Shalat" style="color: red;"&gt;anarkis&lt;/a&gt; ala koboi tahun 70an.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rasa was-was dan khawatir membayangi masyarakat. Teror macam apalagi yang akan menghantui diri dan keluarganya. Cemas akan teror dari sesamanya manusia, yang tak jarang bisa menjadi musuhnya. Selamat datang di negeri barbar, negeri para preman yang haus akan darah sesamanya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8894711370022934677?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8894711370022934677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/negeri-para-barbar.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8894711370022934677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8894711370022934677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/negeri-para-barbar.html' title='Negeri Para Barbar'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-5611156688520722543</id><published>2010-09-19T15:54:00.003+07:00</published><updated>2010-09-28T11:35:25.323+07:00</updated><title type='text'>BOIKOT KEKERASAN ANTAR UMAT BERAGAMA!</title><content type='html'>Bentuk kekerasan apapun yang mengatas namakan agama terlebih kepada sesama agamanya ataupun agama lain tak pernah diajarkan dalam agama apapun.&lt;br /&gt;Tuhan siapapun tak akan pernah tersenyum ketika hambanya membunuh, menikam, atau memfitnah mengatas namakan diriNya.&lt;br /&gt;Syadid, martir, jihad tak layak terucap jika memusnahkan mereka yang &lt;div class="fullpost"&gt;tidak bersalah&lt;br /&gt;Pandangan picik akan sebuah pemahaman agama tak pantas mendapat ruang di tanah demokrasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu bersikap tegas atau menghakimi mereka yang menganiaya.&lt;br /&gt;Tuhan siapapun tahu kapan hari penghakiman itu harus datang&lt;br /&gt;Tanpa perlu beritahu seperti pencuri di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Religion is an insult to human dignity. With or without it, you'd have good people doing good things and evilpeople doing bad things, but for good people to do bad things, it takes religion."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sqq"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;_Steven Weiberg_&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-5611156688520722543?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/5611156688520722543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/boikot-kekerasan-antar-umat-beragama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5611156688520722543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5611156688520722543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/boikot-kekerasan-antar-umat-beragama.html' title='BOIKOT KEKERASAN ANTAR UMAT BERAGAMA!'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-772654243033796948</id><published>2010-09-17T12:33:00.000+07:00</published><updated>2010-09-17T12:33:09.612+07:00</updated><title type='text'>Yang Tua Yang Muda Sama-sama Goblok (DPR inside)</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata gak ngaruh ye, mau kaum tua atau kaum muda di DPR tetep aja sama-sama goblok. Penyakit lama yang semua orang gak suka dari DPR tetep aja dilakuin. Plesiran. Kali ini alasan goblok dibuat untuk plesiran ke luar negeri. Katanya sih demi persiapan UU Kepramukaan, so perlu tinjau langsung kesuksesan pramuka di Afsel.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ya bikin alasan wisata gak usah bego-bego amat dong pak. Kan bapak bisa punya alasan yang agak rasional dikit. Seandainya bapak ibu DPR terhormat bilang mau belajar kesuksesan Afsel menyelenggarakan WC 2010, atau belajar bagaimana mereka saling menghormati antar umat beragama, bukan tak mungkin hujatan kami sederas ini.Hhhm, cuma kalo dipikir-pikir, ngabisin biaya yang nyaris 1 miliar rupiah jelas gak bisa ditolerir. Ditengah ancaman kemiskinan yang terus semakin parah, kondisi masyarakat yang semakin melarat, ada baiknya plesiran yang mengatasnamakan study banding ini ditunda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah Almarhum Gus Dur menyentil DPR angkatan tua sebagai anak-anak TK, sekarang yang (kebanyakan) muda juga gak mau kalah ikut-ikutan mau jadi anggota Pramuka. Apa urgensinya UU Kepramukaan? Bukan bermaksud mendiskreditkan Pramuka, namun apabila dana tersebut dialihfungsikan untuk hal yang lebih berguna seperti memperkuat persenjataan Indonesia, mungkin Malaysia udah ketar ketir liat pertahanan kita. Apa dibenak DPR, pramuka bisa melawan Malaysia?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kalo yang tua dianggap TK, yang muda cukup jadi pramuka saja. So, kapan negara kita bisa maju kalo wakil-wakilnya masih&amp;nbsp; kekanak-kanakan terus? Ada baiknya rombongan yang hendak pergi ke Jepang belajar bagaimana industri mereka bisa berkembang dengan pesat. Atau alihkan saja plesirannya ke China, belajar bagaimana mereka bisa menumpas korupsi dengan baik. Plesiran atau study banding ke luar negeri adalah bentuk baru dari korupsi. Jelas hal-hal yang seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Bila berkaca ke China, DPR perlu bertemu Zhu Rongji yang meyatakan, berikan saya 100 peti mati, 99 akan saya kirim untuk para koruptor, sisanya buat saya sendiri jika saya melakukannya ketika beliau diangkat jadi PM tahun 1998. Beberapa nama yang berangkat kebanyakan dari Fraksi Partai Demokrat. Pernyataan Ketua DPR, Marzuki Alie juga bikin telinga makin panas yang meminta kepergian anggota DPR ini tidak dipersoalkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Haduuuh haduh DPR. Gak salah namamu Dewan Plesiran Rakyat. Kerjanya jalan-jalan terus tanpa memperhatikan nasib mayoritas rakyat ini. Mudah-mudahan saja, pesawat yang membawa rombongan DPR ke Afsel hilang ditelan badai, atau jatuh di hutan luas Afrika. Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="128" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL8gXnPurI/AAAAAAAAAJQ/ony41mndmcY/s200/Primus160810.jpg" width="200" /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL8gXnPurI/AAAAAAAAAJQ/ony41mndmcY/s1600/Primus160810.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL78EwBo3I/AAAAAAAAAJI/83UOeg9-7Hs/s1600/tere.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="138" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL78EwBo3I/AAAAAAAAAJI/83UOeg9-7Hs/s200/tere.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL78EwBo3I/AAAAAAAAAJI/83UOeg9-7Hs/s1600/tere.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Keterangan gambar: Primus dan Tere, 2 dari 25 anggota DPR yang berangkat Pramuka ke Afsel. Kenapa gak study banding ke Hollywood aja ya?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-772654243033796948?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/772654243033796948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/yang-tua-yang-muda-sama-sama-goblok-dpr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/772654243033796948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/772654243033796948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/09/yang-tua-yang-muda-sama-sama-goblok-dpr.html' title='Yang Tua Yang Muda Sama-sama Goblok (DPR inside)'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TJL8gXnPurI/AAAAAAAAAJQ/ony41mndmcY/s72-c/Primus160810.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-122261708586581585</id><published>2010-08-16T00:03:00.000+07:00</published><updated>2010-08-16T00:03:51.143+07:00</updated><title type='text'>Hukum Cinta Kasih</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TGgdSeuN6CI/AAAAAAAAAIA/Mesenx0Sj4k/s1600/x2_2416be2.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TGgdSeuN6CI/AAAAAAAAAIA/Mesenx0Sj4k/s400/x2_2416be2.jpeg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;maaf gak punya sumber. yang pasti bukan dari Sumber Waras.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-122261708586581585?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/122261708586581585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/08/hukum-cinta-kasih.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/122261708586581585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/122261708586581585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/08/hukum-cinta-kasih.html' title='Hukum Cinta Kasih'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TGgdSeuN6CI/AAAAAAAAAIA/Mesenx0Sj4k/s72-c/x2_2416be2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8937649624182419643</id><published>2010-06-22T17:12:00.012+07:00</published><updated>2010-06-22T18:48:36.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vuvuzela 2010'/><title type='text'>Catatan untuk Spanyol di World Cup 2010</title><content type='html'>Kekalahan juara Eropa 2008 pada laga pertama melawan Swiss yang sempat membuat dunia terperangah untungnya tidak terulang lagi ketika melawan Honduras. Kemenangan &lt;a href="http://www.fifa.com/worldcup/matches/round=249722/match=300061494/report.html"&gt;2-0&lt;/a&gt; kontra Honduras merupakan jawaban atas keraguan publik akan tim matador. Kemenangan dini hari tadi mengindikasikan Spanyol telah kembali ke formasi terbaiknya. Vicente de Bosque sepertinya telah belajar dari kekalahan di pertandingan pertamanya. Permainan defensif seperti yang diperagakan tim Ottmar Hitzfeld sebelumnya dibalas dengan permainan ofensif yang menawan. Kesalahan dalam penempatan pemain juga tidak terulang di pertandingan melawan Honduras. Perbaikan tersebut terlihat dari &lt;span class="fullpost"&gt;tidak menempatkan David Silva lagi sebagai starter dan tidak terlaku memaksakan Andres Iniesta yang masih kaku pasca pulih dari cedera sebagai pilihan pertama tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang paling mencolok adalah permainan ofensif dengan penempatan dua striker tajam mematikan, David Villa dan Fernando Torres, didukung oleh gelandang-gelandang kreator serangan Xavi Hernandez dan Jesus Navas, Spanyol terlihat menakutkan bagi bek-bek lawan. Tercatat 22 tembakan dilepaskan pemain-pemain Spanyol, delapan diantaranya mengarah ke gawang. Permainan Spanyol jauh menjadi lebih menarik dan menyerang. Lini belakang tampak sangat aman, Duet Puyol dan Pique membuat Iker Casillas sangat aman dibawah mistar gawang. Lapangan tengah juga tampak aman dengan adanya Xabi Alonso yang jadi jangkar pertahanan. &lt;a href="http://www.fifa.com/worldcup/statistics/matches/round=249722/match=300061494/index.html"&gt;statistik&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TCCdDrClESI/AAAAAAAAAHw/BlomhiAWpEo/s1600/torresvillajpg.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 479px; height: 260px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TCCdDrClESI/AAAAAAAAAHw/BlomhiAWpEo/s320/torresvillajpg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485557032555974946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hasil positif yang didapat Spanyol membuka peluang mereka melaju ke babak kedua tetap terjaga. Namun yang menjadi catatan negatif dari laga kontra Honduras, adalah ketika de Bosque mengubah pola 4-4-2 ke formasi 4-1-4-1, pola yang sama ketika melawan Swiss. Praktis 15 menit terakhir terlihat sangat membosankan dimana serangan-serangan tim Matador selalu mandek di lini tengah Honduras. Peluang mencetak gol nyaris tidak ada meski Honduras sudah bermain terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di pertandingan terakhir penyisihan grup melawan Cili, Spanyol lebih berani untuk keluar menyerang dengan mengandalkan pakem tradisional 4-4-2, atau 4-3-3 ala tim Barcelona. Tidak ragu dalam melakukan pola serangan dan pemilihan pemain yang tepat diyakini dapat menjaga harapan publik untuk melihat Tim Matador mengangkat Trophy Piala Dunia pertamanya. Semoga.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8937649624182419643?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8937649624182419643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/catatan-untuk-spanyol-di-world-cup-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8937649624182419643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8937649624182419643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/catatan-untuk-spanyol-di-world-cup-2010.html' title='Catatan untuk Spanyol di World Cup 2010'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TCCdDrClESI/AAAAAAAAAHw/BlomhiAWpEo/s72-c/torresvillajpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1954037064659080675</id><published>2010-06-14T17:06:00.019+07:00</published><updated>2010-06-22T22:45:48.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vuvuzela 2010'/><title type='text'>Liverpool in World Cup 2010</title><content type='html'>GK: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pepe Reina (Spain)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYFMrzVmaI/AAAAAAAAAGI/fIEvPq2UJWU/s1600/reina_280x390_510426a.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 102px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYFMrzVmaI/AAAAAAAAAGI/fIEvPq2UJWU/s320/reina_280x390_510426a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482575311844776354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;LB: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daniel Agger (Denmark)&lt;/span&gt;, CB: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Martin Skrtel (Slovakia)&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jamie Carragher (England)&lt;/span&gt;, RB: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Glen Johnson (England)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYGbF0Lb6I/AAAAAAAAAGQ/oRP4KTuraM0/s1600/b40eadc347304aaca4e6028dcbbdf6cf_Agger.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 176px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYGbF0Lb6I/AAAAAAAAAGQ/oRP4KTuraM0/s320/b40eadc347304aaca4e6028dcbbdf6cf_Agger.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482576658857422754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYHtyd5mgI/AAAAAAAAAGY/vDob3keUteM/s1600/Martin_Skrtel_1534985i.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 209px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYHtyd5mgI/AAAAAAAAAGY/vDob3keUteM/s320/Martin_Skrtel_1534985i.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482578079592847874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYIZO5RspI/AAAAAAAAAGo/OSMDPNPXB5c/s1600/baru5DC-884_306x423.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 112px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYIZO5RspI/AAAAAAAAAGo/OSMDPNPXB5c/s320/baru5DC-884_306x423.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482578825958240914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYIqQWMDFI/AAAAAAAAAGw/XB1tLUtFdas/s1600/johnson-getty_194853t.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 123px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYIqQWMDFI/AAAAAAAAAGw/XB1tLUtFdas/s320/johnson-getty_194853t.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482579118405717074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LM: Dirk Kuyt (Dutch), DM: Javi Mascherano (Argentina &lt;span style="font-style: italic;"&gt;captain&lt;/span&gt;),  AM: Steven Gerrard (England &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skipper&lt;/span&gt;), RM: Maxi Rodriguez (Argentina)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYKV5lmd3I/AAAAAAAAAG4/ZLaWiVBk7yE/s1600/kuyt18099.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 167px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYKV5lmd3I/AAAAAAAAAG4/ZLaWiVBk7yE/s320/kuyt18099.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482580967722219378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYLGaQqpDI/AAAAAAAAAHI/2y9spcvOSDw/s1600/-Mascherano.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 112px; height: 159px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYLGaQqpDI/AAAAAAAAAHI/2y9spcvOSDw/s320/-Mascherano.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482581801126503474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYLzcsrfuI/AAAAAAAAAHQ/g083vzIiUJA/s1600/steven_gerrard_injury.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 152px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYLzcsrfuI/AAAAAAAAAHQ/g083vzIiUJA/s320/steven_gerrard_injury.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482582574874984162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYMJdUMOSI/AAAAAAAAAHY/pbRIjWq35PI/s1600/Maxi-Rodriguez-Argentina_2406327.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 189px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYMJdUMOSI/AAAAAAAAAHY/pbRIjWq35PI/s320/Maxi-Rodriguez-Argentina_2406327.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482582952997828898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FW: Fernando Torres (Spain), Ryan Babel (Dutch)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYM7uqGFYI/AAAAAAAAAHg/lD46SItVv9I/s1600/FernandoTorresSpainITV_992024.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 141px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYM7uqGFYI/AAAAAAAAAHg/lD46SItVv9I/s320/FernandoTorresSpainITV_992024.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482583816646563202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYNHEdjRAI/AAAAAAAAAHo/FVNpPnJ8IPQ/s1600/babel.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 127px; height: 191px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYNHEdjRAI/AAAAAAAAAHo/FVNpPnJ8IPQ/s320/babel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482584011478090754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and if you worry it's not complete enough we give &lt;em style="font-style: italic;"&gt;Sotiris&lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Kyrgiakos (Greece) for substitution.&lt;br /&gt;Any club can? Show me....&lt;br /&gt;So, How? It looks terrific? Hell yeah, cause it's Anfield Genk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1954037064659080675?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1954037064659080675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/liverpool-in-world-cup-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1954037064659080675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1954037064659080675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/liverpool-in-world-cup-2010.html' title='Liverpool in World Cup 2010'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TBYFMrzVmaI/AAAAAAAAAGI/fIEvPq2UJWU/s72-c/reina_280x390_510426a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-5883569493608961480</id><published>2010-06-01T17:37:00.009+07:00</published><updated>2010-06-01T23:18:28.801+07:00</updated><title type='text'>a stern may</title><content type='html'>There are also leisure time in full day. I'd just spent time for 16 various movies in May. Here it is.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0108052/"&gt;#1 Schindler's List (1993)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0056592/"&gt;#2 To Kill a Mockingbird (1963)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0317248/"&gt;#3 Cidade de Deus (2002)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0172495/"&gt;#4 Gladiator (2000)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt1250777/"&gt;#5 Kick-Ass (2010)&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0107653/"&gt;#6 Naked (1993)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TAUtnLT5v0I/AAAAAAAAAGA/8KLKvc1C6EY/s1600/naked.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 208px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TAUtnLT5v0I/AAAAAAAAAGA/8KLKvc1C6EY/s320/naked.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477834672840490818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt1386932/"&gt;#7 Yip Man 2 (2010)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0844471/"&gt;#8 Cloudy with a Chance of Meatballs (2009)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt1228705/"&gt;#9 Iron Man 2 (2010)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0473075/"&gt;#10 Prince of Persia (2010)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0093058/"&gt;#11 Full Metal Jacket (1987)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0955308/"&gt;#12 Robin Hood (2010)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0800080/"&gt;#13 The Incredible Hulk (2008)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indhry.com/?p=641"&gt;#14 Cin(t)a (2009)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0765476/"&gt;#15 Meet Dave (2008)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0762114/"&gt;#16 License to Wed (2007)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bye-bye May, Welcome June....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-5883569493608961480?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/5883569493608961480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/stern-may.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5883569493608961480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5883569493608961480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/06/stern-may.html' title='a stern may'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TAUtnLT5v0I/AAAAAAAAAGA/8KLKvc1C6EY/s72-c/naked.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-3870114983425913766</id><published>2010-03-25T10:58:00.001+07:00</published><updated>2010-03-25T11:01:06.432+07:00</updated><title type='text'>PSSI dan Indonesia 1965</title><content type='html'>Melihat kondisi PSSI yang amburadul saat ini, sekilas hampir mirip dengan negara ini tahun 1965 silam. Kalau lembaga tertinggi sepakbola kita saat ini sedang menghadapi permasalahan pada lemahnya manajemen pengurus khususnya dari ketua umumnya, 35 tahun yang lalu Indonesia untuk pertama kalinya berada di puncak kejemuannya akan pemimipin negaranya, Soekarno. Hiperinflasi, tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran, juga demokrasi terpimpin menjadi momok pembangunan pada saat itu. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari PSSI, beban malu yang harus ditanggung saat ini tak jauh beda. Mulai dari tawuran antar suporter, perkelahian antar pemain, suap wasit, perilaku abmoral dari pemilik klub, hingga pembinaan sepak bola yang tidak tepat sasaran. Semuanya itu bermuara pada minimnya prestasi klub atau timnas Indonesia. Tak perlu buru-buru prestasi dunia, untuk menghitung prestasi di Asia Tenggara saja muka harus mengkerut murung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Proyek-proyek mercusuar Soekarno atau Asian Games pada masa itu setali tiga uang dengan ambisi tanpa asa pengurus PSSI untuk menang bidding Piala Dunia 2022, atau pengiriman timnas ke Uruguay. Semua mata menutup malu akan minimnya pertumbuhan ekonomi ’65 demikian juga dengan prestasi PSSI. Mengapa tidak? Kalau pada orde lama itu sulitnya untuk mendapatkan pinjaman dari asing karena Indonesia termasuk negara besar berkembang yang mengalami perekonomian kronis, di masa sekarang, setiap kali klub Liga Super atau Timnas kita berhadapan dengan tim asing, tim lapis kedua acap kali menjadi pilihan manajer klub asing tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pemulihan ekonomi ‘65 dimulai saat orde lama digantikan oleh orde baru. Sang Revolusioner, digantikan oleh Presiden Soeharto. Berlanjut kemudian pada penunjukan pandawa teknokrat ekonomi untuk menyelamatkan perekonomian, antara lain:  Widjojo Nitisastro, Soubroto, Ali Wardhana, Mohamad Sadli, dan Emil Salim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penyelamatan ekonomi dilakukan dengan kebijakan-kebijakan ekonomi. Stabilitas harga, suku bunga dan kurs yang relatif terkendali, dan juga swasembada pangan tak lepas dari kiprah ekonom hebat tersebut. Soeharto-pun begitu terpukau  dengan kehebatan tim ini, apalagi kalau bukan karena prestasi-prestasi yang mereka ukir khususnya dalam menyelamatkan perekonomian nasional dan mengembalikan reputasi bangsa di kancah internasional.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sampai titik ini, PSSI belum mengambil langkah. Kalau mau meniru prestasi rebound Indonesia pasca Orde Lama, PSSI harus melakukan “pemakzulan” kursi ketua umum. Kemudian memilih orang-orang yang benar-benar paham akan permasalahan sepakbola atau minimal olahraga bukan politik-politik kepentingan yang selama ini sering dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada baiknya pembenahan di tubuh PSSI matang pada perubahan cara berpikir pengurus yang lebih mengedepankan tuntutan masyarakat Indonesia yang gila bola bukan untuk kepentingan bisnis belaka. Tak ada yang paling indah selain melihat Bonek dan Jak Mania yang tertib, wasit anti suap, kompetisi Liga Super sekelas Liga Premier, atau Lionel Messi dan Christiano Ronaldo made in Indonesia. Seandainya itu semua terwujud, Indonesia tidak perlu lagi untuk mimpi-mimpi besar lain. Apalagi kalau bukan mengangkat trofi Piala Asia atau mendengar lagu Indonesia Raya dikumandangkan di kancah Piala Dunia. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-3870114983425913766?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/3870114983425913766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/03/pssi-dan-indonesia-1965.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3870114983425913766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3870114983425913766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/03/pssi-dan-indonesia-1965.html' title='PSSI dan Indonesia 1965'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1530572334727738032</id><published>2010-02-22T21:47:00.003+07:00</published><updated>2010-02-22T21:50:30.579+07:00</updated><title type='text'>DPO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S4KZNUsvpaI/AAAAAAAAAF4/B19VAeO6Oqc/s1600-h/22280_107245262620075_100000038042249_189907_4714309_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S4KZNUsvpaI/AAAAAAAAAF4/B19VAeO6Oqc/s320/22280_107245262620075_100000038042249_189907_4714309_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441079753990710690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menemukan, anda akan merugi!! &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1530572334727738032?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1530572334727738032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/02/dpo.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1530572334727738032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1530572334727738032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/02/dpo.html' title='DPO'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S4KZNUsvpaI/AAAAAAAAAF4/B19VAeO6Oqc/s72-c/22280_107245262620075_100000038042249_189907_4714309_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-5237359255186584695</id><published>2010-02-05T10:34:00.008+07:00</published><updated>2010-02-05T22:08:06.964+07:00</updated><title type='text'>Anak Kos dan Sariawan</title><content type='html'>Gak tau ntah ini sariawan yang keberapa, yang pasti penyakit ini sungguh sangat mengganggu... Kali ini sariawan bangsat itu berukuran relatif agak besar menempel di pangkal lidah gue sebelah kiri persis dekat dengan gigi geraham...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah coba menerawang mencari sebab-musabab mengapa penyakit ini selalu akrab dengan gue dan hampir selalu diposisi yang sama akhirnya gue mendapat beberapa kesimpulan. Tapi biar sedikit agak berat dan sedikit bermanfaat, gue mau sedikit bedah tentang penyakit ini. &lt;span class="fullpost"&gt;Penyakit yang gak parah-parah banget (mungkin, karena gak menular), tapi sakitnya sungguh sangat luar biasa (menyangkut area vital: Mulut dan Bibir). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berselancar kesana-kemari akhirnya gue menemukan sedikit penjelasan tentang sariawan. Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang biasanya berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Sariawan menjadi penyakit mulut yang paling sering ditemukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(wajar aja sesekali menghampiri gue juga)&lt;/span&gt;, dan biasanya perempuan lebih gampang terserang penyakit ini daripada laki-laki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(lha? kalo yang ini? gue???!!!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kata dokter sih, sariawan biasanya terjadi karena luka yang tergigit. Misalnya karena terlalu bersemangat makan popcorn pas nonton 21, gak sengaja lidah tergigit, yaudah deh alamat bakal dikunjungi Mr. Sariawan lagi.. Penyebab lainnya adalah mengkonsumsi makanan atau minuman terlalu panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga seperti merokok juga menjadi kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan sariawan. merokok dapat menyebabkan turunnya kandungan vitamin C dalam tubuh hingga 25 persen., faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari banyak penyebab itu hampir semua menunjukkan gejala-gejala yang sering menghinggapi anak kos... Misal: kebersihan mulut yang tidak dijaga, kurang vit. C dan zat besi, kelainan pencernaan, dan kondisi tubuh yang tidak fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dari teori dan pengalaman gue akhirnya gue menyimpulkan beberapa hal mengenai sariawan gue:&lt;br /&gt;1. Gue sariawan sejak pulang muker BOE di Puncak. Menguras banyak tenaga. Selama 3 hari 2 malam, nyaris hanya tidur sekitar 5 jam saja. Penyakit turunan yang terjadi selain sariawan, tentu saja masuk angin. :'-(&lt;br /&gt;2. Kebersihan mulut yang tidak dijaga.. Udah mulai males untuk kumur-kumur dan gosok gigi sebelum tidur......&lt;br /&gt;3. Kurang Vit. C dan zat besi. Hampir gak pernah lagi makan sayur dan buah-buahan. Dulu gue paling suka makan sayuran, tapi berhubung di daerah perantauan ini sangat susah menemukan sayur bayam dan sawi pahit. Selain itu, minggu-minggu belakangan ini gue sering banget makan Indomie. Terhitung selama seminggu gue udah ngabisin 8 bungkus Indomie.. Waduuuh,,,, Gimana gak sariawan, mecinnya gak ketulungan banyaknya? Penyakit turunan lainnyapun mengancam...&lt;br /&gt;4. The last but not the least, patahan gigi geraham kiri bawah yang sangat tajam dan belum juga dicabut-cabut, jadi penyebab sariawan hampir sering terjadi di lokasi yang sama. (nottalking)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ngatesinnya gimana? Kalo kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik, maka dari itu mulailah untuk jaga kesehatan tubuh, sering-sering gosok gigi sebelum tidur malam, sesekali berkumur dengan obat kumur antiseptik, banyak-banyak makan buah atau sayur. Mungkin kalo gak demen yah mungkin bisa disubstitusi dengan jus jeruk atau minuman multivitamin. Tapi pakar kesehatan menganjurkan mending dapetin Vit. C nya dari bahan-bahan alami aja...&lt;br /&gt;Kasus No. 4 sepertinya harus cepat-cepat ke dokter gigi. Cabut tuh patahan gigi, sekalian ngasih makan dokter gigi... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga cara alami dan instan ngobatinnya. Antara lain pake getah pohon jarak. Olesin tuh ke sariawannya (jangan sampe ketelan yak), mudah-mudahan 2-3 hari sembuh. Atau seperti yang udah dipraktekkan temen gue. Pake cabe rawit, langsung lu tempelin tuh rawit ke sariawan. Resiko gak tanggung dah, tapi yang pasti (katanya) langsung sembuh. menurut gue pribadi sih, mending sembuhnya alami aja, biasanya sariawan sembuh 1-2 minggu sejak sariawan ada, asalkan kondisi tubuh tetep fit. kalo nggak, ya wassalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hati-hati, kalo sering-sering sariawan ternyata bisa berpotensi jadi Kanker lho!! Kanker Rongga Mulut tepatnya.. Kalo udah sefatal ini sih sudah seharusnya mulai mengubah pola hidup, khususnya kita yang anak kos, yang sering menomorduakan masalah kesehatan. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-5237359255186584695?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/5237359255186584695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/02/anak-kos-dan-sariawan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5237359255186584695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5237359255186584695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/02/anak-kos-dan-sariawan.html' title='Anak Kos dan Sariawan'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8475316161055379714</id><published>2010-01-21T03:23:00.006+07:00</published><updated>2010-01-22T00:15:22.556+07:00</updated><title type='text'>Aku Ragu Mereka Mendengarnya</title><content type='html'>Sobat, tengok sejenak keluar sana&lt;br /&gt;Jangan pernah berpikir berdosa untuk meliriknya&lt;br /&gt;Abaikan sejenak rasa itu&lt;br /&gt;Walaupun kita tahu yang kau lihat adalah dosa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, lihat sebentar keluar sana&lt;br /&gt;Aku tahu hati bersihmu tak rela kau kotori&lt;br /&gt;Tapi realita ini juga harus kau hadapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kemunafikan dan arogansi bercampur jadi satu&lt;br /&gt;Aku takut cucu kita tak lagi mengenal yang namanya Moral &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku khawatir tak bisa kutemukan lagi sang Martabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, aku meminta tidak lama...&lt;br /&gt;Anjing menggonggong kafilah berlalu&lt;br /&gt;Aku tahu kau tak sekeji itu&lt;br /&gt;Bukan kamu,&lt;br /&gt;Tapi penguasa-penguasa itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosiku berkata lain&lt;br /&gt;Mereka terasa kurang hina disamakan dengan anjing&lt;br /&gt;Mengingat anjingku yang masih bisa kuajar setia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, coba kau ingat &lt;br /&gt;Saat suaramu dilupakan&lt;br /&gt;Saat suara seribu manusia yang tak lagi didengarnya&lt;br /&gt;Aku merasa&lt;br /&gt;Aroma tubuhnya sepeti bunga tahi kotok tingkat tinggi&lt;br /&gt;Arogansi tersemat di bangkai tubuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau menganggapnya budak karena suaramu yang kau relakan padanya?&lt;br /&gt;Aku sepakat&lt;br /&gt;Budak pragmatis korban tuan fulus dan perempuan&lt;br /&gt;Kini mereka bukan budakmu saja&lt;br /&gt;Mereka juga bisa kau panggil jalang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah menitipkan apa-apa kepadanya&lt;br /&gt;Termasuk hati nurani, bagian yang tak pernah mampu dibeli mereka&lt;br /&gt;Aku masih memiliki harta berharga&lt;br /&gt;Kau dan semangat ini&lt;br /&gt;Semangat untuk meneruskan perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikrarkan Sobat! Sampai kapanpun&lt;br /&gt;Kau tak akan pernah tunduk pada kekuasaan&lt;br /&gt;Mengembalikan suaramu yang selama ini kau titipkan padanya&lt;br /&gt;Menuntut gombal yang diucapkannya pada taulan dan ibumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entakkan kakimu kepalkan tinjumu&lt;br /&gt;Sama seperti aku yang tak akan menyerah pada kemunafikan&lt;br /&gt;Yang belum padam sampai kau kembali berani menatap pertiwi&lt;br /&gt;Yang tak akan mati hingga cucu mengenal moral dan martabat lagi &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8475316161055379714?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8475316161055379714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/01/aku-ragu-mereka-mendengarnya.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8475316161055379714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8475316161055379714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/01/aku-ragu-mereka-mendengarnya.html' title='Aku Ragu Mereka Mendengarnya'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8973732907179523668</id><published>2010-01-03T12:28:00.009+07:00</published><updated>2010-01-03T21:29:09.712+07:00</updated><title type='text'>Is SBY Dictator Enough?</title><content type='html'>Ribut-ribut buku "Membongkar Gurita Cikeas: Dibalik Skandal Bank Century", mendorong saya untuk sedikit menganalisa apakah benar kebebasan berpendapat dan berbicara seperti yang termaktub dalam pasal 28 UUD 1945 sudah mulai terkekang? Apakah arah pemerintahan yang diktator akan kembali Indonesia alami? Berikut sedikit analisa yang mencoba melihat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kediktatoran&lt;/span&gt; suatu pemerintahan melalui buku-buku yang dilarang pada masa-masa pemerintahan (pada tulisan ini pada masa pemerintahan Soeharto dan SBY). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 32 tahun kepemimpinan Soeharto, terdapat 70 (tujuh puluh) buku yang ditarik dari peredaran (sepanjang tahun 1987 - 1997), dan ada 3 (tiga) media yang dibredel (1994), antara lain Tempo, Editor, dan Detik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan buku-buku yang dilarang beredar adalah, penulis akan menyajikan 16 buku yang pada masa itu sangat fenomenal:&lt;br /&gt;1. Menuntut Janji Orde Baru (H.R. Darsono, 1987. Yayasan LBH Indonesia)&lt;br /&gt;2. Siapa yang sesungguhnya melakukan kudeta terhadap pemerintah Presiden Soekarno (Y. Pohan, 1987. Yayasan Indonesia Baru)&lt;br /&gt;3. Regulasi Rezim Birokratik Militer: Kasus di Indonesia (1988)&lt;br /&gt;4. Adik Baru (Grethe Fragerstrom dan Gunilla Hansson, 1988. Midas Surya Grafindo)&lt;br /&gt;5. Bertarung Demi Demokrasi (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;mengunakan nama samaran&lt;/span&gt;, 1990)&lt;br /&gt;6. Kapitalisme Semu Asia Tenggara (Yoshihara Kunio, 1991. LP3S)&lt;br /&gt;7. Di Bawah Lentera Merah (Soe Hok Gie, 1991. Bentang Pustaka)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BBYDP4_-I/AAAAAAAAAFY/sfcp1I15Uls/s1600-h/dibawah-lentera-merah.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BBYDP4_-I/AAAAAAAAAFY/sfcp1I15Uls/s200/dibawah-lentera-merah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5422405832798699490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. Suara Pinggiran (Muchtar Pakpahan, 1991)&lt;br /&gt;9. Sebuah Mocopat Kebudayaan Indonesia (1992)&lt;br /&gt;10. Madame D Syuga (Fuji Hideki, 1993. Kabushiki Kaisha Suko)&lt;br /&gt;11. Primadosa Wimanjaya (Wimanjaya, 1994. Yayasan Eka Fakta Kota)&lt;br /&gt;12. Presiden Ikut Jadwal Allah (Abya Siamka, 1994. Al Argam Indonesia)&lt;br /&gt;13. Nyanyi Suci Seorang Bisu (Pramoedya Ananta Toer, 1995. Lentera)&lt;br /&gt;14. Memoar Oei Tjoe Tat (Oei Tjoe Tat, 1996. Hasta Mitra)&lt;br /&gt;15. Bayang-Bayang PKI (Imran Hasibuan, 1996. Institut Studi Arus Komunikasi)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BCLluCLfI/AAAAAAAAAFg/617F4mt-2C4/s1600-h/Bayang-Bayang-PKI.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 105px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BCLluCLfI/AAAAAAAAAFg/617F4mt-2C4/s200/Bayang-Bayang-PKI.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5422406718225264114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;16. Era Baru Pemimpin Baru (Soebandio S, 1997. Guntur 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di masa pemeritahan SBY:&lt;br /&gt;1. Dalih Pembunuhan Massa Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto (John Roosa, 2008. ISSI)&lt;br /&gt;2. Tenggelamnya Rumpun Melanesia; Pertarungan Politik NKRI di Papua Barat (Muridan S. Widjojo, 2007. Galangpress)&lt;br /&gt;3. Suara Gereja bagi Umat Tertindas Penderitaan Tetesan Darah dan Cucuran Air Mata Umat Tuhan di Papua Barat Harus Diakhiri (Cocratez Sofyan Yoman, 2008. REza Enterprise)&lt;br /&gt;4. Lekra Tak Membakar Buku: Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakjat 1950-1965 (Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan, 2008. Merakesumba)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BCis-ZsFI/AAAAAAAAAFw/50OOufDhyxE/s1600-h/Sampul_Trilogi-Lekra_depan1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BCis-ZsFI/AAAAAAAAAFw/50OOufDhyxE/s200/Sampul_Trilogi-Lekra_depan1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5422407115309953106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. Enam Jalan Menuju Tuhan (Darmawan, 2009. Hikayat Dunia)&lt;br /&gt;6. Buku-buku teks pelakajaran SMP SMA Sejarah Kurikulum 2004&lt;br /&gt;7. Membongkar Gurita Cikeas (George Junus Aditjondro, 2009. Galang Press Jogjakarta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua zaman tersebut, Kejaksaan digunakan sebagai otoritas yang memborong  buku-buku tersebut dan dikonsumsi pribadi atau itu dibakar. Dari tampilan buku-buku ini, apakah kebebasan berbicara akan kembali ke arah orde baru? Apakah reformasi sudah nyata terjadi? Semuanya kembali ke diri pembaca masing-masing. Tapi satu hal yang pasti, menjawab judul diatas, jalan menuju kesana selalu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8973732907179523668?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8973732907179523668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/01/is-sby-dictator-enough.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8973732907179523668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8973732907179523668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2010/01/is-sby-dictator-enough.html' title='Is SBY Dictator Enough?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/S0BBYDP4_-I/AAAAAAAAAFY/sfcp1I15Uls/s72-c/dibawah-lentera-merah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4837854829778759035</id><published>2009-12-25T02:43:00.003+07:00</published><updated>2009-12-25T02:46:15.577+07:00</updated><title type='text'>Pesan dari SELE-SELE_noreply</title><content type='html'>Segenap Crew dan Admin Sele-Sele mengucapkan:&lt;br /&gt;&lt;blink&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SELAMAT HARI NATAL 2009 dan TAHUN BARU 2010&lt;/span&gt;&lt;/blink&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4837854829778759035?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4837854829778759035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/12/segenap-crew-dan-admin-sele-sele.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4837854829778759035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4837854829778759035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/12/segenap-crew-dan-admin-sele-sele.html' title='Pesan dari SELE-SELE_noreply'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1917596299544915677</id><published>2009-11-05T14:23:00.014+07:00</published><updated>2009-11-05T16:07:12.900+07:00</updated><title type='text'>Ada Amatiran di Jogja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKJ0zIBFfI/AAAAAAAAAE4/-6CoA1H8A_0/s1600-h/siluet+pandawa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKJ0zIBFfI/AAAAAAAAAE4/-6CoA1H8A_0/s320/siluet+pandawa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400530443340682738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKGuGHCCTI/AAAAAAAAAEw/mhBebYc3LZo/s1600-h/innocent+smile.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKGuGHCCTI/AAAAAAAAAEw/mhBebYc3LZo/s320/innocent+smile.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400527029642856754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKErHdJAxI/AAAAAAAAAEo/PvNzqrs5AUI/s1600-h/God+at+the+end+road.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKErHdJAxI/AAAAAAAAAEo/PvNzqrs5AUI/s320/God+at+the+end+road.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400524779441160978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKBeM0kRhI/AAAAAAAAAEg/pbBdxmtlUxw/s1600-h/challenging+the+sky.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKBeM0kRhI/AAAAAAAAAEg/pbBdxmtlUxw/s320/challenging+the+sky.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400521259008411154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKADt_jgUI/AAAAAAAAAEY/hJ3cqPcWodU/s1600-h/Jangan+kau+curi+lagi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKADt_jgUI/AAAAAAAAAEY/hJ3cqPcWodU/s320/Jangan+kau+curi+lagi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400519704544772418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;berturut-turut searah jarum jam:&lt;br /&gt;1. siluet pandawa&lt;br /&gt;2. innocent smile&lt;br /&gt;3. challenging the sky&lt;br /&gt;4. jangan kau curi lagi&lt;br /&gt;5. God at the end road&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1917596299544915677?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1917596299544915677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/11/blog-post.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1917596299544915677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1917596299544915677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/11/blog-post.html' title='Ada Amatiran di Jogja'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SvKJ0zIBFfI/AAAAAAAAAE4/-6CoA1H8A_0/s72-c/siluet+pandawa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-676121286408991670</id><published>2009-09-17T01:36:00.005+07:00</published><updated>2009-09-17T02:04:52.049+07:00</updated><title type='text'>Ulang Tahun (Lagi)</title><content type='html'>Thanks God.... &lt;br /&gt;Anta sudah kasih ane umur yang panjang....&lt;br /&gt;Genap sudah 22... Usia yang relatif nanggung! mau dibilang muda, nggak pantes... Tua? apalagi... &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Makasih banyak buat Pamela Octaria, yang udah ngasih kejutan dan kado yang sangat spesial.. Kalo liat kado dan kejutannya, gue jadi pengen ulang tahun lagi dah!!&lt;br /&gt;Disini peribahasa kuno emang nyata... "Air susu dibalas air tuba".. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih juga buat teman-teman sesama penghuni bumi yang sesak ini, yang udah ngucapin "happy birthday, Rensus!!", baik secara langsung ataupun tidak langsung, formal tidak formal, ikhlas ataupun tidak, yang gak bisa gw bales satu persatu.... Semoga ulang tahun berikutnya lebih banyak lagi. kalo yang sekarang bisa lebih dari 100 ucapan, mudah2an kedepan bisa lebih dari 1000 ucapan... Amiiin.. Makanya, jauh-jauh hari sebelumnya ingetin temennya yang lupa atau pura-pura gak inget ye...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun juga buat juragan-juragan pemilik KTP dengan seri 160919XX yang kebetulan, Tuhan kasih nafas pertama di tanggal yang sama dengan ane. Alice, Ribon, Ainu, Ramlan, Dina, Sri Edi, Abraham, dll yang juga tentu masih banyak lagi. Insyaallah tahun depan makin banyak lagi orang yang gue kenal punya ultah yang sama dengan gue... (tercetus ide pengen bikin grup di fesbuk... Hahaha) Panjang umur bos! Tapi jangan juga terlalu panjang, enteng jodoh (buat yang belum dapet), murah rezeki (yang gue yakin semua orang pasti susah dapetnya tapi pasti bakal dapet). Semoga lu semua punya birthday yang berkesan, seperti kata Paris Hilton, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"The way I see it, you should live everyday like its your birthday."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-676121286408991670?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/676121286408991670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/09/ulang-tahun-lagi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/676121286408991670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/676121286408991670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/09/ulang-tahun-lagi.html' title='Ulang Tahun (Lagi)'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-3525137454765966109</id><published>2009-07-31T11:05:00.002+07:00</published><updated>2009-07-31T11:13:18.046+07:00</updated><title type='text'>Acuh tak Acuh</title><content type='html'>Gara-gara bosen nunggu Bikun yang tak kunjung datang, akhirnya kuputuskan untuk naik sepeda aja. Dari kampus sampai ke Stasiun UI. Jam masih menunjukkan pukul 16.30 kurang , tapi entah karena budaya kerja di Indonesia, aku nyaris saja harus jalan kaki seperti biasanya dari kampus ke stasiun UI. Akhirnya dengan segala upayaku mempertanyakan jam operasional sepeda, akhirnya berhasil kukayuh sepeda kuning itu ke stasiun. Rasa jengkel masih ada. Maklum saja, manusiawi. Apalagi kalo dicampur dengan ingatan yang menjengkelkan kala disetiap pagi hari, jam 9 lewat dikit, tak pernah kutemukan satu sepedapun di stasiun padahal poster &lt;span class="fullpost"&gt; operasional sepeda UI menegaskan kalo jam operasionalnya adalah 09.00 s.d. 17.00. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumlah, sebagai seorang mahasiswa pas-pasan, sudah sewajarnya aku menggunakan moda transportasi umum, itung-itung juga sekalian kampanye anti global warming. &lt;br /&gt;Tepat di stasiun UI, aku lihat banyak sekali spanduk putih BEM UI bertuliskan merah yang mengajak untuk berdemo menuntut masalah APBN. Tak begitu jelas kuperhatikan. Begitu banyak orang bersileweran tak notice dengan panggilan BEM itu. Lebih baik mengejar kereta sore kalo gak mau empet-empetan ampe setengah mampus di KRL yang lebih sore lagi. Yasudahlah, emang sudah seharusnya mahasiswa menjaga semangat pergerakan. Tapi, kalo begini caranya, apa bedanya dengan badut atau pedagang obat anti modar? Apakah caranya masih harus sekonvensional itu? Dengan lantang pula terdengar suara mahasiswi dari balik megaphone berteriak, kurang lebih seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mahasiswa takut sama Dosen, &lt;br /&gt;Dosen takut sama Rektor, &lt;br /&gt;Rektor takut sama MWA, &lt;br /&gt;MWA takut sama Menteri,&lt;br /&gt;Menteri takut sama Presiden, &lt;br /&gt;Presiden takut sama Mahasiswa!!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut mbahmu!! Seruan itu terdengar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;angel&lt;/span&gt; aja. Bukan mencoba untuk menjadi seorang humanis, semua orang takut hanya pada Tuhannya, kecuali mereka yang sudah kebal dengan api neraka. Sampai detik ini, tak pernah kulihat presiden takut sama mahasiswa. Dulu mungkin iya, atau mungkin di negara lain. Coba sama-sama kita mengingat, berapa perjuangan mahasiswa UI atau BEM-SI atau BEM universitas lainnya yang bisa berhasil tembus ke Presiden? Masalah anggaran pendidikan 20%? RUU Anti Pornografi? Atau masalah kenaikan BBM hingga Tugu Rakyat? Bahkan ceceran darah mahasiswa Unas atau beberapa rekan lainnya tak pernah di gubris. Lanjutkan saja.. Lanjutkan kecuekan dan ke-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;budeg&lt;/span&gt;-an ini. Mungkin baru 2014 keluhan rekan-rekan mahasiswa bisa didengar, itupun kalo ada presiden yang punya kuping sangat besar dan selalu peka dengan seruan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, tak sabar kupercepat langkah kakiku. Bosan dengan segala ocehan dan tetek bengek negara ini. Lebih baik aku menonton film “Krakatau” yang baru saja kuunduh atau baca bukunya Butet Kartaredjasa untuk mengisi liburanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-3525137454765966109?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/3525137454765966109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/07/acuh-tak-acuh.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3525137454765966109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3525137454765966109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/07/acuh-tak-acuh.html' title='Acuh tak Acuh'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4592766872445884721</id><published>2009-06-16T17:47:00.007+07:00</published><updated>2009-06-17T02:23:35.947+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran Berharga dari Kelas ESDAL</title><content type='html'>Kuliah semester pendek kali ini gw ngambil kelas ESDAL (Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan)di kelas ibu Alin Halimatussadiah. Banyak pelajaran berharga yang didapat di kelas ini, seperti misalnya waktu kuliah ketiga, ibu Alin memberi kita tugas mereview film dan meminta beberapa orang untuk mempresentasikannya. Menyadari arti pentingnya keseimbangan alam yang berkelanjutan menjadi isu utama dalam review film ini. Dari hal-hal sederhana hingga yang berteknologi tinggi menjadi topik pilihan yang menarik untuk disimak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti misalnya berkendaraan dengan baik dan benar merupakan langkah kecil dalam menyelamatkan lingkungan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ecodriving&lt;/span&gt;). Misalnya saja melalui pengukuran tekanan ban yang pas, tangki bahan bakar yang tidak dibiarkan berisi bahan bakar kurang dari setengah luas tangki saat berkendara akan lebih menghemat pemakaian karena tekanan dalam tangki akan berkurang. Begitu juga dengan mengendarai kendaraan secara stabil dalam kecepatan yang konstan dapat menghemat pemakaian bahan bakar hingga 35%. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan isu tenaga nuklir sebagai pembangkit listrik menggantikan sumber daya minyak bumi yang nyaris punah, masih meninggalkan perdebatan yang cukup panjang dimata masyarakat. Seperti contoh kasus ledakan nuklir yang terjadi di Rusia hanya menewaskan beberapa orang pekrja saja, tetapi efek yang terjadi beberapa tahun kemudian adalah mewabahnya penyakit-penyakit yang sangat mematikan seperti hydrocepalus. Cerita lain adalah temuan oleh aktivis lingkungan yang memerangi sampah elektronik di China. Aktivis tersebut menemukan monitor-monitor komputer yang udah jadul, langsung menjadi limbah. Sampah elektronik tersebut dibiarkan menumpuk, terbayang berapa material yang dihemat apabila komponen-komponen yang masih berfungsi didaur ulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dalam negeri, isu menarik lainnya adalah penggunaan pukat harimau yang sangat merisaukan kesinambungan habitat-habitat ikan. Kekhawatiran yang sama dialami terumbu karang kita. Penggunaan bom molotov untuk menangkap ikan dapat merusak terumbu karang, padahal butuh waktu lama untuk recovery terumbu karang yang rusak. Gw pernah nonton acara petualangan di Trans7, di Papua, penduduk setempat menggunakan racun yang berasal dari getah tanaman. Getah tersebut hanya memabukkan ikan dalam beberapa saat saja, sehingga tidak merusak seluruh habitat ikan dan terumbu-terumbu karang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beralih ke isu penebangan liar hutan-hutan di Indonesia, presentasi tentang illegal logging di Ketapang, dimana kayu asal Indonesia diselundupkan lalu dijual ke negara tetangga ternyata melibatkan aparat pemerintah juga. Kejadian ini mengingatkan gw akan penebangan hutan secara gila-gilaan di Aek Nauli, Simalungun. Penelusuran itu terjadi secara tidak sengaja. Hutan-hutan yang terlihat lebat di luarnya, ternyata gundul didalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pelajaran yang sangat berharga. Tidak ada kata telat untuk menyelamatkan bumi sudah tua, sudah saatnya kita mengubah perilaku kita sebelum iklim yang berubah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To waste, to destroy our natural resources, to skin and exhaust the land instead of using it so as to increase its usefulness,&lt;br /&gt;will result in undermining in the days of our children the very prosperity&lt;br /&gt;which we ought by right to hand down to them amplified and developed.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;~Theodore Roosevelt,&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4592766872445884721?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4592766872445884721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/06/pelajaran-berharga-dari-kelas-esdal.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4592766872445884721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4592766872445884721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/06/pelajaran-berharga-dari-kelas-esdal.html' title='Pelajaran Berharga dari Kelas ESDAL'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1562544790300752558</id><published>2009-06-11T18:44:00.008+07:00</published><updated>2009-06-11T19:48:48.229+07:00</updated><title type='text'>Seandainya musim pilpres itu datang setiap saat...</title><content type='html'>Uneg-uneg itu muncul begitu saja ketika melihat semua orang yang mempunyai kepentingan dalam pilpres maupun pemilu beberapa saat lalu begitu giatnya turun ke bawah. Sejenak meninggalkan tahta tertingginya selama ini, mereka saling berlomba merangkul orang-orang yang saat ini tertindas. Sebisa mungkin menghindari cap neolib dan berjargon pro-rakyat mereka beraksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa yag paling dekat adalah ketika Susilo Bambang Yudhoyono melalui ponselnya begitu akrabnya berbincang dengan Siti Hajar, TKI yang disiksa habis oleh majikannya di Malaysia. dukungannya moril yang diberikannya serasa embun pagi bagi pada pahlawan devisa itu. Apa yang diperlihatkan SBY disini seolah seperti pahlawan kesiangan. Mengapa dukungan itu baru datang sekarang? &lt;span class="fullpost"&gt;Mengapa tidak dua atau empat tahun lalu? Kemana beliau waktu Siti-Siti lainnya dihajar habis oleh juragan malaysia? Apa yang diperlihatkan oleh SBY adalah cela yang cukup mendalam terhadap bangsa ini karena terkesan seperti mengeksplorasi orang-orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi perilaku pejabat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;incumbent&lt;/span&gt; lainnya, mengapa ketika musim kampanye beliau begitu senang jalan-jalan ke pesantren atau pasar-pasar tradisional? Dimana beliau ketika warga Porong Sidoarjo menjerit disaat rumah milik mereka habis ditelan lumpur? Ketika masyarakat Yahukimo menjerit kelaparan beberapa waktu silam? Luka itu seolah tak pernah ada ketika semua pihak mengklaim keberhasilan swasembada pangan adalah hasil kerja keras mereka. Sepertinya mereka lupa kalau mereka saling lempar waktu diminta pertanggung jawaban. &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2005/12/14/130347/498498/10/kalla-kelaparan-di-yahukimo-jangan-saling-menyalahkan"&gt;lihat disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketinggalan pula sang calon fenomenal lainnya Mega-Pro, yang mengklaim diri mereka adalah wong cilik, tapi terasa ironis ketika tahu harta kekayaannya adalah tertinggi di antara calon lainnya. Ketika beliau meneriakkan ekonomi kerakyatan dan tolak asing dengan lantang, ironisnya beliau sendiri memiliki saham mayoritas di belahan bumi eropa dan amerika latin. &lt;a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/05/18/18575994/harta.kekayaan.prabowo.65.persen.aset.perusahaan"&gt;cek disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pembaca masih ingat ketika Prita Mulyasari dijadikan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;campaign tools&lt;/span&gt; semua pasangan dengan alibi SELAMATKAN PRITA!! atau pada kasus ambalat, kasus lama yang seperti baru, semua ikut bersuara meneriakkan Ambalat=NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halah, politik kampungan!! Apa tak ada lagi dagangan lainnya hingga jualan konvensional seperti ini masih marak terlihat. Tidakkah mereka sadari apabila pasar terlalu jenuh dan bosan dengan tingkah laku capres masa sekarang ini. Seandainya boleh memilih untuk tidak ada presiden, yang ada hanya capres dan cawapresnya, insyaallah rakyat bisa gak jadi rakyat lagi, tidak ada penyiksaan TKI lagi, dlsb, terlepas dari mahalnya biaya untuk menggelar hajatan ini. &lt;a href="http://www.kompas.com/lipsus052009/kotlerread/2008/11/04/14214310/anggaran.pilpres.rp.9.triliun"&gt;perhatikan disini&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1562544790300752558?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1562544790300752558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/06/seandainya-musim-pemilu-datang-tiap.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1562544790300752558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1562544790300752558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/06/seandainya-musim-pemilu-datang-tiap.html' title='Seandainya musim pilpres itu datang setiap saat...'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-7339851149336007225</id><published>2009-05-02T20:45:00.005+07:00</published><updated>2009-05-04T00:28:19.293+07:00</updated><title type='text'>Romeo Juliet: Sebuah Film yang Melampaui Ekspektasi Judul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SfxdhFzcz8I/AAAAAAAAADo/_4fdS647lWo/s1600-h/20090321022444.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SfxdhFzcz8I/AAAAAAAAADo/_4fdS647lWo/s320/20090321022444.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331238881974865858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi penegasan bahwa Indonesia emang republik maniak Bola seperti yang banyak disebutkan orang-orang, baru-baru ini muncul film hasil karya anak bangsa. Film baru berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Romeo Juliet&lt;/span&gt;. Film yang berkisah tentang percintaan The Jak Mania, Rangga, dengan Viking Persib, Desi, menyuguhkan sajian yang patut diberi acungan jempol. Film ini sepertinya terinspirasi cerita dari mahakarya Shakespeare, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Green Street Hooligans&lt;/span&gt;, hingga vidklip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;November Rain&lt;/span&gt;-nya Guns 'n Roses, tapi tetap tidak mengesampingkan originalitas filmnya. Film garapan Andi Bachtiar Yusuf ini benar-benar komplit. Mulai dari adegan lucu, menegangkan, mengharukan yang terkadang berujung geram, hingga romantika-romantika percintaan. Hampir tidak ada bagian yang membosankan, walaupun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;take camera&lt;/span&gt; masih kurang pro karena pada beberapa bagian gambar masih goyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang meminjam judul dari kisah sukses film yang dibintangi oleh&lt;span class="fullpost"&gt; Leonardo Di Caprio ini, menceritakan tentang percintaan antara minyak dengan air, bumi dengan langit, ataupun air dengan api, dimana The Jak Mania jatuh cinta dengan mojang Viking, yang jelas-jelas merupakan musuh bebuyutan di kancah persepakbolaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yang gw liat jauh lebih berharga daripada percintaan yang banyak ditawarkan film-film drama romantik lainnya. Persahabatan yang kental antara sesama benar-benar ditekankan mampus disini. Terlihat dari adegan saat sahabat-sahabat Rangga (kalo gak salah 4 orang)  nekad datang ke Stadion Siliwangi. Bukan hanya karena darahnya yang orange hingga nekad datang ke Bandung demi menonton Persija. Lo tau kenapa guys?? Demi memuluskan niat Rangga ketemu Desi. Hasilnya apa saudara-saudara? Babak belur dikeroyok The Viking!! Adegan yang sama banyak terulang dengan konsep yang dikemas menarik, sampai membuat gw geleng-geleng kepala setengah gak percaya, "Apa ini yang namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;friendship&lt;/span&gt;?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di film ini juga banyak adegan konyol yang diperagakan teman-teman Rangga sesama The Jak. Adegan lain yang membuat gw begitu terperangah adalah saat Rangga cs mengeroyok habis Viking di terminal Bandung. Aksinya ketika sembunyi di balik bus yang jalan dan seketika menghajar habis Viking hingga modar benar-benar sesuatu yang tak baik untuk ditiru di rumah. Sebenarnya masih banyak adegan-adegan lainnya yang sangat menegangkan, yang bakal bikin lo semua betapa bangga film Indonesia yang satu ini berani keluar dari genre-genre perlatahan perfilm-an Indonesia (baca juga blog gw yang Fenomena Latah). Horor, Komedi, Drama yang mengarah vulgar dan tak jarang juga merupakan kombinasi ketiganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari sini. Misalnya persahabatan merupakan harga mati (ingat kita lahir sebai mahluk sosial), cinta yang harus diperjuangkan hingga nafas terakhir, fanatisme malah merugikan banyak hal. Lihat waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;akang&lt;/span&gt;nya Desi merelakan hidup menjomblo daripada pacaran dengan The Jak Anj**g. Tawuran yang hanya akan menghasilkan abu dan arang saja, dlsb, dst. Pokoknya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; two thumbs up&lt;/span&gt; lah!! Gw rasa (sekaligus berharap) kefanatikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suporter&lt;/span&gt; sepakbola di Indonesia disikapi secara dewasa dan positif. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;No anarchy&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;no&lt;/span&gt; tawuran lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa bangga patut di sematkan pada kita semua karena film ini sedang berjuang di kancah Internasional (Hongkong International Film Festival). Masuknya film yang dibintangi Edo Borne dan Sissy Priscillia ini ke kancah global merupakan pelajaran bagi dunia perfilman kita agar lebih serius meggarap film dan berani mengusung konsep &lt;span style="font-style: italic;"&gt;out of the box&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-7339851149336007225?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/7339851149336007225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/romeo-juliet-sebuah-film-yang-melampaui.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7339851149336007225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7339851149336007225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/romeo-juliet-sebuah-film-yang-melampaui.html' title='Romeo Juliet: Sebuah Film yang Melampaui Ekspektasi Judul'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SfxdhFzcz8I/AAAAAAAAADo/_4fdS647lWo/s72-c/20090321022444.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-2919265408131213914</id><published>2009-04-30T23:44:00.001+07:00</published><updated>2009-04-30T23:45:45.927+07:00</updated><title type='text'>“Studi di Belanda, ticket to a global community”</title><content type='html'>Belajar di Belanda adalah pilihan gw sejak SD. Hahaha... Stress... Salah tema!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-2919265408131213914?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/2919265408131213914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/studi-di-belanda-ticket-to-global.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2919265408131213914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2919265408131213914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/studi-di-belanda-ticket-to-global.html' title='“Studi di Belanda, ticket to a global community”'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4817760914949340139</id><published>2009-04-28T19:04:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T00:31:11.782+07:00</updated><title type='text'>Fenomena Latah</title><content type='html'>Wah, sadar tidak sadar, curiga nggak curiga belakangan ini gw perhatiin, blog-blog udah pada sepi... Anak-anak yang biasa rajin curhat di blog udah jarang nge-update berita-beritanya. Jangan-jangan udah lupa lagi sama blog pribadinya... Hingga kini belum diketahui penyebabnya apa. Yang pasti bukan karena flu singapura dan flu babi yang baru-baru ini mengancam Indonesia. Usut punya usut, burung punya kabar, gosip punya gosip, menariknya situs jejaring pertemanan Facebook (fb),(baca: fesbuk) ditengarai sebagai faktor utama migrasi besar-besaran dari blog ke situs buku muka ini. Mengapa tidak, berbagai aplikasi menarik tersedia disana, salah satunya adalah notes dimana bentuknya sama dengan blog pribadi, tetapi kemudahannya untuk diakses dan dibaca orang-orang sangat tinggi. &lt;span class="fullpost"&gt;Ini adalah contoh dimana sifat latah bangsa kita ini sangat luar biasa. Beberapa tahun sebelum teteh fb ditemukan oleh mas Mark Zuckerberg orang-orang seperti tersihir dengan tante friendster, jauh sebelumnya lagi oom MIRc membuat semua orang mabuk kepayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini juga jeng Blackberry begitu mempesona. Tak sulit menemukan orang-orang memakainya, mulai dari eksekutif gaek, mahasiswa, hingga tukang obat keliling kampung. Belum lagi tren Legging, hina-menghina Ridho Rhoma dan roy Suryo di forum Kaskus, demam piala dunia, hingga golput/DPT hingga semua orang teriak-teriak tentang itu-itu saja walau beberapa ada aja yang gak ngerti artinya.. &lt;br /&gt;Suatu saat gw pernah ketemu bocah 5 tahun bertanya pada ibunya, "Bu, tadi di sawah, eyke ketemu DPT loh.." Hingga akhirnya ibunya bingung dan demi menuntaskan rasa penasarannya ia bertanya ke anaknya. Dengan spontan dijawab anaknya tersebut, "Itu lho ma, kaya' yang di tipi-tipi.. DPT... DPT.. Gelindla Buyung-Buyung!!!" &lt;br /&gt;Weleh.. weleh... Pada latah pemilu semua nih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi cerita teman yang kuliah di PTN di desa Jatinangor. Salah satu teman baru aja beli motor untuk memaksimalkan aktifitasnya sebagai mahasiswa sekalian tukang ojek (kali). Eh gak lama setelah itu, 2 teman lainnya udah nyusul beli motor hingga bela2in beli dari Jakarta untuk harga yang lebih kompetitif dan pilihan yang lebih banyak. Belum cukup, 3 teman lainnya sekarang lagi nunggu motor dikirim dari kampung halamannya. Padahal gak tau disana, motornya dipake bonyoknya kali untuk urusan yang lebih penting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini belum termasuk wabah gila musik hingga lahirlah acara-acara seperti Derings, Dahsyat, Inbok, Lirik yang Hilang, dll.. dlsb.. Bayangin aja, penontonnya yang kebanyakan remaja ampe bela2in gak sekolah, kuliah atau kerja..&lt;br /&gt;Halah, ntah sampe kapan virus latah ini berakhir... Meminjam pernyataan salah satu tokoh partai politik, Mungkin lebih cepat lebih baik!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4817760914949340139?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4817760914949340139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/fenomena-latah-dan-generalisasi.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4817760914949340139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4817760914949340139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/fenomena-latah-dan-generalisasi.html' title='Fenomena Latah'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-3258346962115510022</id><published>2009-04-21T23:10:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T00:32:12.339+07:00</updated><title type='text'>130 Tahun Ibu Emansipasi</title><content type='html'>Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri sejati&lt;br /&gt;Putri Indonesia&lt;br /&gt;Harum namanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Pendekar bangsa&lt;br /&gt;Pendekar kaumnya&lt;br /&gt;Untuk merdeka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri jauhari&lt;br /&gt;Putri yang berjasa&lt;br /&gt;Se Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri yang suci&lt;br /&gt;Putri yang merdeka&lt;br /&gt;Cita-citanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Pendekar bangsa&lt;br /&gt;Pendeka kaum ibu&lt;br /&gt;Se-Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Penyuluh budi&lt;br /&gt;Penyuluh bangsanya&lt;br /&gt;Karena cintanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ibu kita Kartini&lt;br /&gt;Putri yang mulia&lt;br /&gt;Sungguh besar cita-citanya&lt;br /&gt;Bagi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciptaan: W.R. Supratman (1966)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan perempuan masa kini, bukan berarti memuluskan jalan Megawati Soekarnoputri untuk bisa menang di Pilpres mendatang. Begitu juga Kartini-kartini lainnya yang menjadi caleg...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-3258346962115510022?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/3258346962115510022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/130-tahun-ibu-emansipasi.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3258346962115510022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3258346962115510022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/130-tahun-ibu-emansipasi.html' title='130 Tahun Ibu Emansipasi'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-7753979915359169896</id><published>2009-04-11T00:51:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T00:32:41.111+07:00</updated><title type='text'>Catatan-catatan pasca Pemilu Legislatif Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, gw mau ngucapin selamat dulu buat warga negara Indonesia tercinta yang udah turut serta mensukseskan pemilu 2009 kali ini.. Walaupun masih banyak yang Golput (termasuk gw) karena berbagai alasan/hal, tapi pemilu legislatif kali ini patut diberikan apresiasi mengingat sosialisasinya yang lumayan berantakan dan pertama kalinya digunakan sistem contreng, istilah yang menurut penulis salah karena yang lebih tepat adalah CENTANG sesuai KBBI, tapi masih mendapat antusias yang cukup besar dari masyarakat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt; adalah selamat buat KPU dan jajarannya yang turut serta membantu jalannya pemilu dengan baik. Tapi ingat, kedepannya jangan sampai ada pemberitaan kalo ada anggota KPU tertangkap/tertuduh korupsi seperti KPU sebelum-sebelumnya... &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ketiga&lt;/span&gt; adalah Silahkan mundur buat partai-partai gurem yang gagal meraup suara kurang dari 2 persen... Masyarakat udah muak dengan sistem multipartai yang terbukti hanya menghambur-hamburkan uang saja. Percuma!! Disisi lain, Partai-partai besar dan menengah mulai sibuk koalisi sana-sini, probabilita A hingga Z untuk pemilihan presiden berikutnya, ahli politik mulai laris manis bak kacang goreng di pasar malam... Sekarang lagi zamannya politikus, mumpung demokrasi lagi kebablasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, sebagai catatan terakhir adalah Selamat atas terpilih buat Anggota Dewan yang terhormat... Pemberitaanmu tentang korupsi, suap, pornografi, dan kejahatan lainya sangat tidak kita inginkan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mau menambahkan???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-7753979915359169896?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/7753979915359169896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/catatan-catan-pasca-pemilu-legislatif.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7753979915359169896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7753979915359169896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/04/catatan-catan-pasca-pemilu-legislatif.html' title='Catatan-catatan pasca Pemilu Legislatif Indonesia'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1402365530898663275</id><published>2009-03-05T09:00:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T00:33:23.530+07:00</updated><title type='text'>Nanar tentang penggusuran (BSO Band)</title><content type='html'>Prihatin, mungkin kata yang tepat mewakili perasaan gw waktu denger curhatan teman-teman BSO Band di Musma FE kemarin siang. Betapa tidak, studio band yang selama ini menjadi rumah mereka terpaksa harus diratakan dengan tanah karena letaknya yang bersinggungan dengan rencana pembangunan gedung baru FE (pasca IE). Studio band yang terletak di pelataran parkir gedung B yang dulunya merupakan lumbung beras FE, sebentar lagi tinggal kenangan buat anak-anak BSO. Apa daya mahasiswa yang tak tahu apa-apa soal penggusuran itu harus mengalah kepada pembuat kebijakan. &lt;br /&gt;Kejadian ini mengingatkan gw dimana sabtu, 1 hari pasca rangkaian acara 6th Economix,&lt;span class="fullpost"&gt; gw bener-bener sedih banget ngeliat ruangan yang selama ini tempat gue naruh-naruh buku, gossip bareng anak-anak IE yang terlihat lucu-lucu dan menggemaskan, diskusi, ngerjain PR, tugas-tugas Emix, atau sekadar browsing saja, harus kita relakan kembali ke pemiliknya, Dep. IE. untuk dikembalikan lagi fungsinya sebagai ruang penelitian (kalo gak salah). Mungkin lebih jauhnya kasus penggusuran untuk pembangunan infrastruktur pemerintah.&lt;br /&gt;Mungkin apa yang gw rasakan sama halnya dengan yang dialami anak-anak BSO Band. Solusi yang ditawarkan pihak dekanat dinilai sangat merugikan pihak BSO Band, dimana ganti rugi berupa penyediaan lahan (dibelakang KaFe lama) dinilai tidak adil. Sikap dekanat hanya sampai itu. Tak lebih tak kurang. Kini masalah terbentur pada biaya. Pinjaman 80 juta rupiah yang ditawarkan dekanat seolah tiada artinya. Apalagi nominal pembangunan studio bukanlah angka yang kecil. Tidak sepantasnya dekanat bersikap tidak adil terhadap salah satu BSO di FE, karena kita ketahui, hampir semua BO/BSO difasilitasi tempat, termasuk BEM dan BPM. &lt;br /&gt;Semoga apa yang akan diperjuangkan oleh BPM dan segenap perwakilan BO/BSO bisa banyak membantu BSO Band, paling tidak mendapatkan haknya sebagai BSO FEUI. Andai saja rekomendasi tersebut tidak berhasil, gw pribadi mempunyai beberapa usul yang mungkin cukup bisa diandalin. Opsi pertama adalah, untuk sementara menunggu pemilihan dekan baru, mungkin saja kebijakan dekan yang baru lebih manusiawi. Pesan buruk bila memakai opsi ini  adalah BSO Band akan mengalami kevakuman yang lama, cukup tidak efekti memang. Nah, kalo aja opsi diatas kurang membantu, opsi terakhir adalah memindahkan JGTC kepada BSO Band yang selama ini dilaksanakan oleh BEM, toh core competence BSO Band harmonis dengan JGTC. Sehingga, opsi yang ditawarkan dekanat incumbent berupa cicilan tahunan  (untuk melunasi Rp 80 juta) bisa tertutupi melalui profit JGTC. So how, BEM??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1402365530898663275?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1402365530898663275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/03/nanar-tentang-penggusuran-bso-band.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1402365530898663275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1402365530898663275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/03/nanar-tentang-penggusuran-bso-band.html' title='Nanar tentang penggusuran (BSO Band)'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4238885301500289142</id><published>2009-02-19T12:47:00.000+07:00</published><updated>2009-02-19T12:49:13.856+07:00</updated><title type='text'>Provinsi Tapanuli: Antara Maut dan Mimpi</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoFootnoteText, li.MsoFootnoteText, div.MsoFootnoteText 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-link:"Footnote Text Char"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} span.MsoFootnoteReference 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	vertical-align:super;} span.bodybold 	{mso-style-name:bodybold; 	mso-style-unhide:no;} span.FootnoteTextChar 	{mso-style-name:"Footnote Text Char"; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Footnote Text";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;}  /* Page Definitions */  @page 	{mso-footnote-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Rensus/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") fs; 	mso-footnote-continuation-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Rensus/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") fcs; 	mso-endnote-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Rensus/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") es; 	mso-endnote-continuation-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Rensus/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") ecs;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Tragedi kematian Ketua DPRD Sumut baru-baru ini menyisakan banyak tanda tanya, termasuk tentang memepertanyakan kembali harga mahal sebuah demokrasi. Hal ini pula yang sering disalah artikan oleh elite politik Sumatera Utara yang punya banyak kepentingan, mengutip pepatah lama: Kalah Jadi Abu, menang jadi arang. Apa yang terlintas dalam pikiran saya tentang pembentukan provinsi ini pun tidak terbayangkan bagaimana kumpulan dari kabupaten-kabupaten yang SDM-nya relative tertinggal, dapat membangun daerahnya sendiri seperti mengutip istilah Soekarno: Berdikari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Disatu sisi banyaknya tuntutan untuk pembentukan provinsi ini tak sedikit bermuatan oportunis, dimana pemimpin-pemimpin lama yang sudah tidak punya taji di republic ini, ataupun mereka mafia-mafia tengik yang mencoba-coba mencari kekayaan ataupun harga diri&lt;/span&gt;&lt;a style="" href="#_ftn1" name="_ftnref1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="bodybold"&gt; untuk menjadi pemimpin (pejabat) Prov. Tapanuli. Sebut saja LP, GMP, CP, SB, RHS, dan lain sebagainya. Suap-menyuap, adu jotos, adu domba di Sumut sudah menjadi rahasia umum. Sedikit lebih jauh kebelakang, opportunitas yang dilihat oleh eks-incumbent adalah Demokrasi ala Democrazy, dimana didukung juga oleh SDM masyarakat Sumut khususnya daerah terkait Prov. Tapanuli yang rendah sehingga begitu mudahnya dihasut hanya dengan iming-iming uang yang akan habis dalam beberapa hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Pelajaran paling berharga yang bisa dilihat adalah bagaimana Kabupaten Samosir yang sejak lama menjadi Kabupaten hanya sebagai ladang uang buat segelintir pejabat saja. Pembangunan stagnan dititik terendah. Apa ini namanya kemakmuran yang selama ini dikampanyekan panitia pembentukan Tapanuli? Pemandangan yang sama juga terlihat pada Kab. Tobasa, Humbahas, dan sekitarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;Apakah ini pandangan kebebasan berdemokrasi republik ini secara umum? Mimpi untuk membuat bangsa Batak menjadi suku yang terhormat dan disegani malah berujung pada maut dimana kesatuan Negara yang kita injak ini diambang retak. Apapun caranya Tanah Batak tidak akan bisa Berjaya selama sifat kedaerahan dan elat-teal-late masih menghantui cara pandang orang Batak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRensus%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} span.body 	{mso-style-name:body; 	mso-style-unhide:no;} span.bodybold 	{mso-style-name:bodybold; 	mso-style-unhide:no;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="body"&gt;&lt;i style=""&gt;“I am going to get political on you. Because I am the most shallow person in the world, my mission is to see men's formal wear change a little bit. It is too rigid! Everybody looks like a penguin!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;”&lt;br /&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;a href="http://www.brainyquote.com/quotes/quotes/s/stevencojo324720.html"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;Steven Cojocaru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span class="bodybold"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;hr align="left" size="1" width="33%"&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;div style="" id="ftn1"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="" href="#_ftnref1" name="_ftn1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Dalam suku Batak, Harga diri adalah nilai mati dimana terlihat sebagai pandangan luas yang hanya dilihat dari kacamata yang sempit.&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4238885301500289142?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4238885301500289142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/02/provinsi-tapanuli-antara-maut-dan-mimpi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4238885301500289142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4238885301500289142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2009/02/provinsi-tapanuli-antara-maut-dan-mimpi.html' title='Provinsi Tapanuli: Antara Maut dan Mimpi'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1696690129914631179</id><published>2008-11-13T13:20:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T00:36:09.070+07:00</updated><title type='text'>Tinjau Ulang Sistem Pemira FEUI !</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAcer%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAcer%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAcer%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoFootnoteText, li.MsoFootnoteText, div.MsoFootnoteText 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-link:"Footnote Text Char"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} span.MsoFootnoteReference 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	vertical-align:super;} span.FootnoteTextChar 	{mso-style-name:"Footnote Text Char"; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Footnote Text";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;}  /* Page Definitions */  @page 	{mso-footnote-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Acer/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") fs; 	mso-footnote-continuation-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Acer/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") fcs; 	mso-endnote-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Acer/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") es; 	mso-endnote-continuation-separator:url("file:///C:/DOCUME~1/Acer/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_header.htm") ecs;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Apa yang terlintas dalam dirimu ketika menghadapi pemilu (FEUI) kali ini? Tidak banyak yang menilai perhelatan ini seperti ajang Indonesian Idol, dimana mereka yang tidak menyukai genre music pop Indonesia memutuskan dirinya untuk tidak memilih idola-idola tengik itu. Misalnya saja: SAYA. Apakah anda termasuk orang yang mengetik sms dukungan (fans berat Indonesian Idol) yang mengikuti alur dramanya atau sama seperti SAYA? Terserah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Jika anda termasuk orang pertama, silahkan ketik Alt+F4 dari keyboard anda. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Apa yang terlihat selama ini di Pemira FEUI hanyalah seperti kontes serigala-serigala lapar dan bodoh &lt;span class="fullpost"&gt;yang mencari popularitas dengan sedikit modal taring dan kawanannya demi sebuah kekuasaannya bernama BEM ataupun BPM. Taring keropos tak lebih adalah pengalaman dan kompetensi yang mereka anggap menjadi nilai jual dirinya yang justru terlihat seperti katak dalam tempurung. Grand design atau visi-misi hanyalah tameng politik, menutup banyak bangkai-bangkai kesalahan yang selama ini terlihat oleh public. Kenyataan yang terjadi, visi-misi dan proker yang ditawarkan tak jauh berbeda dengan kepengurusan-kepengurusan sebelumnya. Sebuah pembodohan yang tidak pernah mengarah pada pencerdasan edukasi mahasiswa FEUI.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Ide-ide busuk itu diimplementasikan dalam sebuah tatanan yang terlihat cukup menarik bersama dengan kawanan-kawanannya yang telah tersugesti oleh rayuan gombal serigala-serigala tadi. Sikut-menyikut antar kawanan serigala tak jarang terjadi demi sebuah &lt;i style=""&gt;political outstanding&lt;/i&gt;. Bukankah pemilihan seperti ini tidak terlalu banyak berpengaruh buat public FE secara langsung? Tuntutan orangtua untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di bangku kuliah menjadikan public FE berpikir dua kali untuk &lt;i style=""&gt;concern &lt;/i&gt;dengan hal-hal seperti ini. SAYA dan kawanan pendukung saya adalah ibarat ikan yang berenang di lautan bebas yang menjadi terusik dengan kehadiran serigala-serigala beringas ini, yang notabene tidak mempunyai kekerabatan yang cukup dekat dengan mereka. Apakah menjadi ikan menjadikan diri saya seorang apatis? &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Saya dan beberapa rekan saya yang lain punya dunia bernama Kanopi, MSS, SPA, BSO Band, Economica, PO, PBKM,ataupun VoI dimana tanpa acara-acara BEM kita bisa survive dan tak tertutup kemungkinan akan lebih baik lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau mungkin saja events yang sering diadakan oleh BEM lebih baik lagi apabila diserahkan kepada BO/BSO. Misalnya saja acara JGTC yang menjadi andalan BEM FE, tak tertutup kemungkinan akan lebih baik lagi apabila di tangan BSO Band&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.do#_ftn1" name="_ftnref1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang merupakan &lt;i style=""&gt;competence &lt;/i&gt;mereka di dalam musik. Kasarnya BEM/BPM dibubarkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Apabila anda sudah mulai menilai tulisan ini semakin melenceng jauh, ada beberapa laternatif yang yang mungkin bisa menjadi pertimbangan baru. Sistem kerajaan mendesak dilakukan dalam tubuh BEM apabila tidak ada perubahan yang signifikan terjadi dalam tubuh badan eksekutif ini, dimana tampuk kepemimpinan dipilih secara aklamasi atau perlu pengangkatan oleh orang-orang di dalam BEM saja. Utopia kerajaan lebih baik daripada saya harus memilih serigala dalam karung yang suatu saat akan memakan ikan segar seperti saya. Demokrasi kebablasan terimbas juga dalam ruang FE.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Bosan dan muak rasanya mendengar isu perubahan yang dibawakan oleh serigala-serigala calon penguasa BEM dan BPM. Pemilu usang dan kuno yang diadakan berulang kali di FE ada baiknya digantikan dengan system pemilihan yang hanya dilakukan terbatas pada fungsionaris BEM sendiri. Arah pemilu FE mengikuti arus kelam pemilihan Negara ini yang tak jarang menghabiskan banyak tenaga dan materil yang sama-sama terbukti tidak dapat membawa Indonesia dan FE itu sendiri bangkit dari keterpurukannya. Tak hanya mereka, banyak Negara-negara Afrika yang gagal mencapai &lt;i style=""&gt;utility maximum-&lt;/i&gt;nya melalui system Pemilu. Lihat saja Inggris dan Brunei Darussalam yang lahir dari system kerajaan/monarki bisa menjadi macan dunia. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Representasi aspirasi mahasiswa lewat ketua BEM terpilih terlihat &lt;i style=""&gt;bias &lt;/i&gt;mengingat hanya ada sekitar 45% pemilih dari total mahasiswa FE. Salah apabila sebagian orang menilai tingkat apatisme FEUI cukup tinggi. Nilai positifnya justru terlihat pada public FE yang cenderung semakin pintar. Focus pada kuliah dan kegiatan-kegiatannya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan hingar-bingar BEM dan BPM. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Mengingat FEUI adalah sebagai &lt;i style=""&gt;trend setter &lt;/i&gt;Negara ini, mengapa system monarki tidak diterapkan saja. Selain terlepas dari politik kotor yang banyak menodai harmonisasi di kampus ini, system ini tak banyak memakan biaya. &lt;i style=""&gt;Toh&lt;/i&gt; ini adalah sebuah pembelajaran mengingat mahasiswanya yang terkenal dengan tingkat kreatifitas relative secara agregat universitas-universitas di Indonesia yang masih menganut system “pencoblosan”. Siapa tahu saja, system baru yang dibawa FEUI membawa angin perubahan postif di kampus kita tercinta ini dan syukur-syukur berguna kelak buat Pemilu Indonesia mendatang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Tak banyak yang bisa dilakukan oleh Guswindra dan Panitia pemilu lainnya untuk mengurangi tingkat apatisme public apabila system pemilu FEUI masih kuno dan monoton. Kembali memperdebatkan mahasiswa sebagai &lt;i style=""&gt;Agent of Change, &lt;/i&gt;inilah momen yang tepat bagi FEUI menunjukkan apabila kampus ini &lt;i style=""&gt;greater than others&lt;/i&gt;. System Pemilu yang banyak mendapat cibiran pantas di &lt;i style=""&gt;rethinking. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;hr align="left" size="1" width="33%"&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;div style="" id="ftn1"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.do#_ftnref1" name="_ftn1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Mengutip pertanyaan saudara Akew -panelis- kepada kandidat ketua BEM saat eksplorasi public CaBEM FE, 11November 2008&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1696690129914631179?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1696690129914631179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/11/tinjau-ulang-sistem-pemira-feui.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1696690129914631179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1696690129914631179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/11/tinjau-ulang-sistem-pemira-feui.html' title='Tinjau Ulang Sistem Pemira FEUI !'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6811272742186289083</id><published>2008-10-10T11:46:00.000+07:00</published><updated>2008-10-10T12:43:10.782+07:00</updated><title type='text'>Kenapa Investor Tidak Yakin pada Pemerintah?</title><content type='html'>Apakah penutupan bursa saham Indonesia sejak beberapa hari terakhir ini adalah sebuah langkah yang tepat? Krisis keuangan yang terjadi di Amerika tak disangka menyebabkan efek domino kepada negara-negara lain khususnya negara-negara berkembang seperti Indonesia. Dalam 2 hari IHSG turun sekitar 20%, rupiah terkoreksi hingga Rp 9.625,- per dolar, dan harga miyak dunia turun drastis hingga menyentuh angka USD 80/barel. Kejadian ini dipicu investor asing memilih untuk menarik sahamnya dan menginvestasikannya ke AS setelah Presiden AS menandatangani perjanjian kucuran dana USD 700 Miliar. &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Apa mungkin karena dipicu pergerakan IHSG &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-dibanding pergerakan indeks saham negara lain- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang relatif kurang bergairah?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Atau hanya karena birokrasi investasi di Indonesia yang cukup kompleks?)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Alhasil investor lokalpun ikut panik, bahkan sampai rela untuk jual rugi. Tetapi penyebab terbesar menurut saya adalah sikap pemerintah yang kurang tenang dalam menghadapi krisis keuangan global ini. Statement untuk tetap tenang dalam menghadapi gejolak krisis direspon oleh media secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah seharusnya tidak perlu melakukan penutupan perdagangan saham BEI, yang justru membuat pasar semakin panik. Langkah konkret yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah memberikan kucuran dana lewat buy back saham-saham unggulan yang berpotensi mengkoreksi IHSG. Rusia yang sampai sekarang masih menutup perdagangan sahamnya malah akan berimbas buruk terhadap perekonomiannya. Beruntung bagi Rusia, negara super kaya yang mampu membuat&lt;span style="font-style: italic;"&gt; contigency plan&lt;/span&gt; yang baik. Bagaimana dengan Indonesia, negara berkembang yang mayoritas perdagangan sahamnya dikuasai oleh orang asing?&lt;br /&gt;Apakah pemerintah yakin dengan dibukanya kembali BEI akan membawa angin perubahan bagi perekonomian Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Media Massa = Biang Kerok??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Langkah-langkah pemerintah (juga pakar ekonomi) dan beberapa solusi yang mereka tawarkan sayangnya ditanggapi media massa secara negative. Tapi tidak boleh juga media&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IHSG bukanlah merupakan target perekonomian negara untuk jangka pendek (atau jangka menengah), masih banyak sektor-sektor lain yang dapat dijadikan moda menggerakkan perekonomian negara ini. 105,3 juta (atau sekitar 45.2 persen) penduduk Indonesia masih hidup miskin. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ini urusan perut pak!! Apakah sawah kami juga diperdagangkan di BEI?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sentimen terhadap IHSG seharusnya jangan ditanggapi secara berlebihan. Tanpa kita sadari pemerintah masih tetap mendewakan Amerika dengan tak mau keluar dari kunkungan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;negara penghisap&lt;/span&gt; itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6811272742186289083?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6811272742186289083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/10/kenapa-investor-tidak-yakin-pada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6811272742186289083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6811272742186289083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/10/kenapa-investor-tidak-yakin-pada.html' title='Kenapa Investor Tidak Yakin pada Pemerintah?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4561102956831121704</id><published>2008-09-16T12:59:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T13:13:05.041+07:00</updated><title type='text'>Surprise at 21</title><content type='html'>Happy Birthday to you… Happy Birthday to you… Happy Birthday… Happy Birthday… Happy Birthday… Happy Birthday to you…&lt;br /&gt;Kaget juga pas tengah malam ada orang rame-rame nyanyii begitu…. Eehh, ternyata ada surprise dari pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat jam 12 malam, Pamela cuma ngucapin, “Selamat Ulang Tahun ya Sayaang…”&lt;br /&gt;“Yoi,,,” Jawab gue dengan enteng…&lt;br /&gt;“Harapan Kamu di umur 21 ??”&lt;br /&gt;“Cepet-cepet dapet cewek baru,,,” Jawab gue dengan enteng juga…&lt;br /&gt;“Oh, yaudah ya.. Sukses dengan pencarian cewek barunya.. Daaaag……………”&lt;br /&gt;Tut… tut… tut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela menutup telepon. Yah, gak bisa diajak becanda deh… Tapi gue stay cool aja, tetap asik di depan kamar terhanyut dalam kisah-kisah “Catatan Seorang Demonstran”-nya Soe Hok Gie…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah keseriusan gue akan cerita-cerita Gie, dari luar udah kedengaran orang rame-rame  nyanyi Happy Birthday…&lt;br /&gt;Pamela, Loli, Sisil, Ronald, dan Mariani datang ke kosan gue…. Uhhhhh, senang deh rasanya… Terharu juga.. Hweeek…&lt;br /&gt;Seperti ritual ultah biasanya, ada tiup lilin sembari make a wish (semoga kegantengan gua gak berkurang 1%pun), makan kue (tapi kalo yang ini pudding man!! Hehehe)…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak lama kemudian doski kasih gue sebuah lukisan buah tangan dia sendiri.. Terbuat dari motif boxer, yang gue juga gak tau pinjem ato minta boxer siapa… Hehehe……. Tapi sumpah deh, Lucu Abis (Bisa iri deh loe pada)….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua ada buku “Alan Greenspan”, ini sesuai dengan request gue setelah dia maksain mau dibeli kado apa.. Sebenarnya gue minta dibeliin sebuah mobil BMW aja, cuma berhubung duit Pamela kurang goban, yaudah dia beliin buku aja… Kasian doski waktu berburu kado buat gue, sampe ke Matraman Man!! Ckckck,…. Salut deh… Awalnya gue minta dikasih buku biografi John. F. Kennedy fotocopyan, bekas, baru (alhamdulillah)  gak masalah, cuma sayangnya doski gak ketemu.. jadi deh beli buku Alan Greenspan. Bagus juga koq…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir yang ia kasih ke gua, buku juga… lebih tepatnya sebuah diary, yang berisi Red Card-Green Card dari teman-teman IE.. Pertama ngeliat gue bingung,… Koq ada nama-nama Happy, Icha, rama, Cabe, dlsb yang tak dapat saya sebut satu-persatu… Hehehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ini adalah kerja keras Pam-Pam untuk ngasih yang terbaik ke gue… Hiks,,, Hiks,,, terharu banget gue…. Terlebih ngeliat Red Card-nya yang sungguh sangat banyak.. Hahahahaha….. just kidding...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya 16 september 2008 gue seneeeeeeeeeng banget. Senang dapat surprise begini, walau usia gue semakin tua. Halah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SM9L713ZV8I/AAAAAAAAACg/Piozb74NSFM/s1600-h/lagiggg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 478px; height: 262px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SM9L713ZV8I/AAAAAAAAACg/Piozb74NSFM/s400/lagiggg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246495582353708994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4561102956831121704?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4561102956831121704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/09/sebuah-surprise-di-hari-jadi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4561102956831121704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4561102956831121704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/09/sebuah-surprise-di-hari-jadi.html' title='Surprise at 21'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SM9L713ZV8I/AAAAAAAAACg/Piozb74NSFM/s72-c/lagiggg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1225462422190835728</id><published>2008-09-09T17:27:00.000+07:00</published><updated>2008-09-09T17:33:09.283+07:00</updated><title type='text'>REG (spasi) PRIMBON</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Anda mungkin sudah sangat familiar dengan berbagai iklan televisi swasta yang menawarkan jasa konsultasi, semisal &lt;b style=""&gt;“Ketik REG PRIMBON”&lt;/b&gt; Atau &lt;b style=""&gt;“Ketik REG MANJUR”.&lt;/b&gt; Cukup bodoh mungkin untuk orang yang berpikiran ekonomis karena hanya menghambur-hamburkan uang saja, atau kaum intelektual yang menilai pembodohan atau mungkin sebuah pembodohan, atau bahkan kaum akademisi yang menilai tayangan iklan ini hanyalah sebuah kekonyolan orang-orang Indonesia yang dapat dengan mudah percaya akan takhayul atau tafsiran-tafsiran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apakah anda termasuk orang diatas? Atau bahkan orang yang mencoba peruntungan dengan mengirim isi pesan pendek tersebut lewat ponsel anda?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tak peduli anda berlatar belakang apa. Tapi anda mungkin harus melihat sebuah realita dimana masyarakat Indonesia semakin parah kondisinya. Dimana letak korelasinya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Maraknya iklan-iklan seperti tersebut diatas sebagai suatu pertanda masih besarnya tingkat kemelataran bangsa ini. Sektor ekonomi yang notabene telah mencapai 6,7 persen menjadi sebuah ironi ketika melihat semakin maraknya iklan-iklan bernada demikian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Siapa yang harus disalahkan? Atau lebih tepatnya menanggung aib ini? Kepada siapa lagi rakyat kecil menggantungkan harapannya kalau bukan kepada dirinya sendiri, setelah asanya luluh lantah dizalimi oleh birokrat negara ini. Berbagai permasalahan social dan ekonomi khususnya kerap menghantui kehidupan masyarakat kelas menengah kebawah. Tak jarang banyak dari mereka yang mengambil jalan pintas seperti menjadi maling kecil-kecilan, bunuh diri atau bahkan lebih konyol lagi serta-merta membunuh sanak keluarganya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;REG PRIMBON&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; atau &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;REG MANJUR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;menjadi semacam oase ditengah padang pasir bagi mereka. Menurut tinjauan Mochtar Lubis dalam bukunya berjudul “&lt;b style=""&gt;Manusia Indonesia&lt;/b&gt;”, bahwa salah satu ciri manusia Indonesia adalah percaya pada takhyul. Diyakini, setiap orang punya &lt;i style=""&gt;fire of fight &lt;/i&gt;dalam setiap dirinya, hanya tergantung &lt;i style=""&gt;how they healing it. &lt;/i&gt;Ramalan-ramalan semacam zodiac, primbon, sixth sense atau rasi bintang adalah &lt;i style=""&gt;trigger. &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apabila anda salah satu orang yang menertawai iklan ini, mungkin anda perlu sedikit meralat karena anda sama saja menertawakan orang-orang yang membaca serial buku &lt;i style=""&gt;Chicken Soup, &lt;/i&gt;penggemar setia Tung Desem, atau pemirsa acara motivator ulung O’ Channel. Konteksnya sama saja, hanya saja penyajiannya 180 derajat berbeda. Mungkin tidak semua orang dengan mudah menerima motivasi lewat teori-teori, beberapa orang justru lebih tertarik dengan fenomena-fenomena yang terjadi di lingkungannnya khususnya dalam dirinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Lemahnya sistem pendidikan kita, memiliki efek yang sangat besar terhadap “kebodohan” ini. Peradaban di Indonesia telah terbentuk hampir ratusan tahun lamanya, tapi hampir lebih setengahnya dari kedigdayaan Negara dipengaruhi oleh takhyul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;REG PRIMBON&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; atau &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;REG MANJUR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;hanyalah sebuah hiburan bagi masyarakat menengah kebawah yang telah dirampas mimpi-mimpinya, tapi sayangnya mereka menjual, atau lebih tepatnya berjudi dengan hidupnya dari layar ponselnya demi sebuah kepastian.&lt;span style=""&gt; Sebuah oportunity kaum lemah. Disebabkan si kaya dan dimanfaatkan si kaya pula.  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1225462422190835728?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1225462422190835728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/09/reg-spasi-primbon.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1225462422190835728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1225462422190835728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/09/reg-spasi-primbon.html' title='REG (spasi) PRIMBON'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1046861131405783253</id><published>2008-08-14T13:05:00.000+07:00</published><updated>2008-08-17T23:23:51.174+07:00</updated><title type='text'>Nasionalisme vs Pemuda Indonesia: Sebuah Transisi</title><content type='html'>Menjelang hari kemerdekaan negara Republik Indonesia yang tercinta ini, diberbagai pelosok negeri meriah dengan bendera Merah Putih, lambang kedigdayaan negara kepulauan ini.&lt;br /&gt;Tapi apakah ada sedikit sadar, lambang supremasi yang dipersembahkan rakyat Indonesia untuk negaranya tercinta ternoda oleh beberapa pihak yang mungkin (tanpa) sengaja melewatkan acara ritual tahunan itu.. Tak heran pula, sebagian bear dari mereka adalah kaum muda. Acara 17-an di kota-kota besar tidak semeriah acara panjat pinang atau pagelaran puisi di daerah marginal yang selalu luput dari perhatian petinggi-petinggi negara ini.&lt;br /&gt;Mahasiswa yang selama ini diharapkan sebagai generasi muda pembawa angin perubahan diam tak bergeming saat dirinya ditanyai tentang siapa pencipta lagu nasional Rayuan Pulau Kelapa, Maju Tak Gentar, atau Bendera Merah Putih&lt;br /&gt;Inikah ambang dari kepudaran nasionalisme? Dimana arus kapitalisme dan modernisasi merongrongi setiap jiwa anak muda Indonesia?&lt;br /&gt;Atau ketika kita sangat fasih menyebut letak pulau-pulau di Italy, Inggris, atau California tetapi diam ketika ditanyai tentang letak pulau Rote, Sibolga,  dan Miangas. Inikah arus modernitas? Yang selama ini begitu mudah merongrongi kita anak muda?&lt;br /&gt;Semoga saja, dengan usia Indonesia yang sudah semakin tua, tindak-tanduk manusia tidak diharapkan mengikuti fase fisiknya, tapi kematangan sebuah kedewasaan. Secara khusus saya menilai Kemerdekaan RI yang ke-63 adalah kado buat anak muda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1046861131405783253?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1046861131405783253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/08/nasionalisme-vs-pemuda-indonesia-sebuah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1046861131405783253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1046861131405783253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/08/nasionalisme-vs-pemuda-indonesia-sebuah.html' title='Nasionalisme vs Pemuda Indonesia: Sebuah Transisi'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-162010209335335577</id><published>2008-07-28T10:57:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T13:23:10.041+07:00</updated><title type='text'>Dicari: Orang Baik Seperti Cerita Ini!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" &gt;Siapa sangka dikota semajemuk dan sebesar ini, masih ditemui nilai-nilai sosial yang sebelumnya   kuanggap mustahil. Semua manusia berorientasi kepada material, singkatnya kepada uang begitu. Tapi ada kisah nyata, yang sebelumnya tak pernah terpikirkan olehku. Mungkin olehmu juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" &gt;Ceritanya begini. Jam 6 pagi hari minggu kemarin, gua dan doski berencana untuk jalan-jalan ke pasar kaget Jl. Juanda, Depok. Selain terkenal dengan harga barang-barang yang relatif murah, di pasar yang hanya buka pada hari minggu ini juga banyak ditemui barang-barang unik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Well, kita dengan semangat '45 menuju Jl. Juanda. Pas diangkot, Ponsel SE W660i yang gue titip ke doski tiba-tiba ilang. Gak tau ntah kemana. Alhasil, kita langsung panik dan buru-buru turun dari angkot D11 jurusan Depok-Pal itu. Gw langsung lari bak Maurice Green dari angkot yang baru berjalan beberapa ratus meter, ngecek jalanan yang kita lewati. Hasilnya, Nihil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Sebenarnya gw udah pasrah dengan ponsel yang ilang itu, cuma doski merasa bersalah karena ponsel itu jatoh dari saku celananya. Nah, gw gak enak juga dong.. Sampai jam 9 pagi, ponsel itu masih masih bisa dihubungi. Berbagai sms minta tolong aneh kita sampein:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;"&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bu,pak saya Rensus pemilik handphone itu, kalo menemukan tlg dikembalikan biar saya jemput, terimakasih.."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;2 menit berikutnya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;"&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bpk, maap ya,, saya minta tlg bgt agar dikembalikan, sy butuh bgt, tlg ya pak..Bpk ada dmana? Biar sy kesana.. Bpk, saya mohon dgn sangat."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;10 menit kemudian...&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Pak, saya akan beri imbalan, saya janji,ponsel itu penting, ada data yg sy butuhkan.. Bpk saya mohon..Sy minta belas kasian bpk..Thx.."&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jam 12.01:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;“&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bpk, saya mohon dgn sangat, saya janji akan kasih bapak uang ongkos, percuma bapak hape itu,, saya minta dgn sangat, kasihani saya, saya anak daerah…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Satu menitnya lagi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;“Bapak, kalo 500rb mau pa? Sy tunggu sampe j. 12, kalo tidak hape dan nomor saya blokir, tidak bisa dipake ato dijual.. Sekali lagi saya mohon..”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;“&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bapak saya mohon, bpk mau berapa?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Tapi, tak satupun sms yang  disampein doski  dibalas sama orang itu. Ditelepon gak dijawab, yang ada hanya suara-suara aneh dan obrolan beberapa orang. Bete-kan.. Makanya, gua pasrah aja... Tapi doski malah mau gantiin hape itu. Gw paling gak suka ngerepotin orang.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Langsung aja gw cabs ke Terminal Depok. Dibantu beberapa teman yang ada disana, kita melakukan investigasi terhadap orang-orang yang dicurigai mengambil ponsel gw. Sempet sms kalo hape itu berani saya bayar 2 juta (&lt;i style=""&gt;padahal gak tau dapet uang sebanyak itu darimana juga&lt;/i&gt;) hanya untuk sebagai jebakan saja, tapi tetap aja gak ada balasan. Sampe jam 11 gw muter-muter, hasilnya tak memuaskan. Ah, sudahlah,,, Sialnya lagi, hape itu udah gak aktip lagi,,,gw kembali pasrah. Emang gw udah pasrah dari pagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Balik dari terminal gw ketemu doski lagi, bilang kalo hp itu diikhlasin aja, sambil berdoa pada Tuhan, semoga HP itu bermanfaat bagi orang yag pake. Tapi, tetap aja dia gak enakan ke gw.. Ok. up to you Bebz,.... Gw balik ke kosan daripada ngeliat dia sedih karena nangis terus, tidur dengan pulasnya setelah kemarin malam, Bintang teman SMA, gw nelpon jam 12 ampe jam setengah 2 pagi. Orang-orang disekitar gwpun udah mengeluarkan nada-nada pesimis, teman sekosan, teman di Terminal, termasuk bokap-nyokap. Makanya gua legowo aja nerima kejadian naas ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Jam 11.30, esia gua berdering. &lt;i&gt;Pamela calling,&lt;br /&gt;"Halo,," &lt;/i&gt;Dengan suara ciri khas orang yang masih setengah sadar.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hape kamu aktif lagi tuh!"&lt;br /&gt;"Yaudah, hubungi aja lagi.."&lt;/i&gt; Jawab gw dengan malas.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Doskipun mulai melakukan negosiasi. Singkat cerita, gw mendapat kabar terbaru dari doski kalo Hape gw ditemukan sopir Angkot D11 itu. Dia ngasih alamat: &lt;b style=""&gt;Jl. Radar Auri Kp. Pitar RT.3 RW 9, Gg. H. Ramin (Depan Gyant Cimanggis). &lt;/b&gt;Namanya &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-size:14;" &gt;Bapak Nenin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:12;" &gt;Tanpa menunggu Komando gw langsung bergerak menuju lokasi. Jam 2 siang gw nyampe rumah bapak Nenin berkat sepeda motor yang gw pinjam dari teman di Terminal. Gw berhasil ketemu Pak Nenin, sopir angkot yang menemukan hape gw. Dan yang paling menggembirakan, gw berhasil menemukan Hape gw yang sempat ilang selama beberapa jam. &lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;/i&gt;Bapak Nenin cerita kalo dia gak mengerti menggunakan Hape (saya), makanya waktu kita telepon dia tak pernah jawab. Lagipula, dia lagi kerja di Tanjung Barat untuk mengelas besi. &lt;i&gt;Oooh, pantes aja waktu kita telepon berisik banget, Pak!. &lt;/i&gt;Sampai dirumah, beliau langsung kasih tau ama anaknya, barulah anaknya ngasih kabar ke kita kalo hape itu masih dalam keadaan baik-baik saja. Cuma sempat lowbet, karena kemarin gw lupa nge-charge…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sungguh perbuatan mulia yang sangat patut ditiru. jauh dari penilaian kita selama ini yang sering meng-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;geralisasi-&lt;/span&gt;kan sopir angkot dengan hal-hal yang buruk. Salutnya lagi, Si Bapak sama sekali tidak meminta imbalan. Gw &lt;i&gt;respect &lt;/i&gt;banget sama kebaikan beliau. Gw hanya bisa kasih duit seikhlasnya dan doa yang tulus pastinya di Hari Minggu yang penuh warna-warni itu….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-162010209335335577?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/162010209335335577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/dicari-orang-baik-seperti-cerita-ini.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/162010209335335577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/162010209335335577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/dicari-orang-baik-seperti-cerita-ini.html' title='Dicari: Orang Baik Seperti Cerita Ini!!'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-5296389410438770674</id><published>2008-07-24T18:09:00.000+07:00</published><updated>2008-07-25T11:08:02.987+07:00</updated><title type='text'>A Crazy Hypocrisy</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Tak pernah terpikirkan sebelumnya olehku mengapa ayah harus membelikan sebuah Lexus seri terbaru LS 08 kepadaku di hari ulang tahunku ini. Padahal tahun-tahun sebelumnya dia tak pernah memberikanku satu hadiahpun. Setahuku ayah hanya pernah mengingat dan mengucapkan selamat ulang tahun saja di waktu usiaku mulai memasuki masa remaja. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Entah apa rasanya hari itu. Tapi hampir seluruh jiwa dan perasaanku seperti ditikam mata pisau belati tajam. Shock. Shock menerima kado dari ayah. Sedih karena ayah tidak bisa memberikannya secara langsung kepadaku. Marah karena ayah tak pernah memberitahu aku sebelumnya. Malu, karena pada saat itu juga ayah menjadi tersangka polisi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Kalo tahun-tahun sebelumnya aku banyak mendapat ucapan panjang umur dari berbagai saudara dan teman-temanku, sekarang aku lebih banyak mendapat interogasi dari pihak kepolisian. Tidak ada senyum di pagi itu. Tidak ada acara tiup lilin. Tidak ada surprise yang lebih sure prize dari kado di hari ulangtahunku ini. Bukan tentang mobil itu. Aku tak suka. Mendapati ayah sebagai DPO kepolisian sudah cukup menjadi kado yang paling berkesan di hari itu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Sebelumnya aku tak tahu-menahu tentang ayahku. Maaf, tentang kesibukannya. Aku jarang sekali melihatnya. Disetiap kesempatan aku ingin bertemu dia, dia pasti berkata sibuk. Rumah yang kata semua orang jadi tempat paling nyaman, aku katakan sebagai kuburan. Mengubur semua mimpi-mimpi dan angan-anganku paling tidak mendapatkan kasih sayang keluarga. Aku tak tahu sebegitu sibuknya kerja seorang jaksa. Apakah terlalu banyak kejahatan dimuka negeri ini? Bukankah porsi sarjana mereka mendapat nominasi pengangguran di negeri ini? Kemana orang-orang itu semua? Orang yang telah merampas waktu luang ayahku? Bahkan sedetikpun tidak sempat bersamaku?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Wajar kalo aku terlalu banyak berharap. “Ibu udah mati waktu kamu kuliah”. Begitu kata yang disampaikan bibi yang pernah merawat aku. Total sebahagian waktu-waktuku kuhabiskan di kampus yang jauh dari kuburan itu. Makan, diskusi, berdebat, menulis atau sekadar menumpahkan uneg-uneg di hati. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku berprofesi sebagai dokter. Hhhmm, lebih tepatnya calon dokter, walaupun teman-teman seangkatanku sudah lebih dulu menjadi dokter. Tapi bukan itu yang kumau. Aku lebih memilih untuk agent of change. Sederhananya, ikut bergabung dengan mahasiswa lainnya untuk menuntut pemerintah bekerja dengan benar, pake hati nurani. Terlalu naïf memang untuk orang yang tak mengerti soal idealisme mahasiswa. Khususnya idealismeku. Disetiap demo, aku pasti ada. Orasi dan berkoar-koar menuntut banyak pada pemerintah bodoh Negara ini. Apakah aku sedang membicarakan ayahku? Aku harap tidak. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Dulu aku sangat bangga pada ayah. Aku dan dia pernah tinggal disebuah kota kecil di ujung pulau ini selama 10 tahun. Tapi itu lebih layak disebut kampung karena hampir tak ada sarana dan prasarana yang memadai disitu. Gaji ayah relative kecil, hanya mampu membiayai dia, aku, dan biaya sekolahku. Walaupun begitu ayah tak pernah mengeluh. Itu sudah biasa baginya, termasuk bagiku. Tak ada kasus kejahatan yang lolos dari jeratannya. Mafia judi, bandar narkoba, pencuri ayam, hingga kasus bullying ia tangani tanpa ada sedikit cacatpun. Mulus seperti raut mukaku yang diwariskan ibu. Dedikasinya terhadap negara mengantar dia kepada tugas yang lebih berat. Negari membutuhkannya. Aku sangat bangga padanya. Tapi yang paling membanggakan waktu dia bercerita tentang masa-masa menjadi mahasiswa. Aktifis genius yang pernah menduduki posisi puncak organsasi tertinggi mahasiswa kampusnya. Sumber inspirasi rekan-rekannya mahasiswa. Karena itu, aku sangat tertarik dengan pergerakan-pergerakan mahasiswa. Ia tidak hanya inspirasi teman-temannya, tapi juga aku anaknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Hingga akhirnya ayah dipindahtugaskan sebagai jaksa di Ibukota. Tapi sejak pindah, ayah menjadi beringas. Hatinya tak seputih bunga melati yang menghias halaman rumah kami dulu. Logikanya tak lebih seperti tikus yang merongrongi apa saja yang dilaluinya. Dalam tempo kurang dari semusim, harta bergelimpangan dimana-mana. Rumah di kawasan elite kota ini yang tak pernah kami tempati, deposito, dan mungkin kado ulang tahun itu mungkin hanya secuil harta yang pernah aku lihat. Tak tahu harta itu datangnya darimana. mengalir begitu saja. Kejadian-kejadian ini berbanding terbalik dengan keadaan Negara ini yang penuh dengan orang-orang pengangguran dan kemiskinan. Aku tahu itu. Bukan hanya pentungan petugas saja pernah mendarat ke punggungku karena menuntut mafia birokrat yang menjarah harta rakyat negara ini, timah panaspun pernah menembus dadaku. Termasuk menuntut mafia peradilan yang dengan mudah melepaskan koruptor kelas kakap yang selama ini menjadi buronan polisi, cukong-cukong kayu yang banyak duduk di kabinet negara ini. Apakah aku sedang membicarakan ayahku? Aku harap tidak. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Melihat keadaanku yang semakin bertentangan dengannya, ayah semakin tidak peduli denganku. Karena ia lebih suka memuaskan nafsu biologisnya. Lebih tepatnya nafsu binatangnya dengan seorang jalang pengusaha berlian. Mabuk, mabuk dan mabuk. Sebagai anak perempuan aku jijik mendengar itu. Aku juga lebih suka untuk tidak memikirkan hal itu. Hingga suatu saat aku terpaksa harus memikirkannya. Memikirkan ayah. Memikirkan harus menjawab bebagai pertanyaan yang dilontarkan petugas yang menginterogasiku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Sore itu aku mendapat selebaran berupa himbauan untuk aksi unjuk rasa seperti yang selama ini aku dapatkan. Tapi kali ini aku hanya diam seribu bahasa. Tak ada yang kurasakan saat itu selain air mata yang mengalir pelan di pipiku. Jantungkupun tak berdegup. Pertarungan terjadi diriku. Aku harus menuntut ayah kandungku sendiri. Mati di tiang gantungan seperti karikatur ayahku yang tergambar di selebaran itu. Ironis memang. Bahkan batinku tak mampu melawan idealismeku untuk tetap menuntutnya. Menuntut ayahku. Aku tidak membicarakan siapapun. Ya membicarakan ayahku. Jaksa Tegar Adiperkasa, SH.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Segala cacian maki mengalir begitu lantang dari mulut rekan-rekanku mahasiswa. Aku merasa ditelanjangi. Aku tak bisa meredamnya. Suaraku untuk tak mampu membendung amarah mereka kepada jaksa tengik itu. Idealisme mereka tak mampu kubeli dengan iming-iming apapun, temasuk mobil baru itu. Aku pasrah. Hanya ada beberapa teman yang kukira hanya sebagai penjilat saja mencoba menenangkan hatiku. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Hingga suatu ketika ayahku divonis hukuman mati. Perasaanku berbaur disini. Disatu sisi aku bangga, kami berhasil menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;agent of change&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;social control&lt;/span&gt;. Tapi disisi lain jauh sangat-sangat memilukan, aku harus kehilangan ayah setelah sebelumnya kehilangan ibu. Ayah yang pernah aku banggakan, tapi kini telah merusak aib keluarga Adiperkasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Sekarang waktuku banyak kuhabiskan untuk mengurus kuliahku yang tak kunjung selesai. Tak pernah lagi aku ikut aksi-aksi mahasiswa itu. Idealismeku mati layaknya ayah yang mati dihujam peluru eksekusi aparat. Hanya sepi yang selalu menemaniku. Pernah seorang rekanku di Pusat Kajian Mahasiswa yang mencoba hendak mengisi hatiku. Lebih tepatnya menarik simpatik. Aku tak bisa menerimanya bukan karena aku tak suka pribadinya, tapi aku tak suka dengan jubah yang dikenakannya. Jubah yang mirip seperti ayah sering pakai.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-5296389410438770674?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/5296389410438770674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/crazy-hypocrsy.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5296389410438770674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5296389410438770674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/crazy-hypocrsy.html' title='A Crazy Hypocrisy'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6333435012589417691</id><published>2008-07-18T18:52:00.001+07:00</published><updated>2008-07-18T19:12:16.063+07:00</updated><title type='text'>Hublu Kanopi dan Sekretaris Umum</title><content type='html'>Apakah korelasi antara kedua tanggung jawab tersebut? Hublu Kanopi dan sekretaris umum? Biar gak penasaran, mending langsung aja. Jadi setelah gw teliti dan ditimbang, hampir 85 persen anggota divisi hublu (external affairs) kanopi pernah menjadi Sekum (sudah termasuk didalamnya calon sekum juga). Dimulai dari sang Kepala. Happy. Pernah menjadi (calon) sekum (gw) di JD '08. Wakil divisi, Icha, sekarang lagi mencoba peruntungan menjadi Sekum Economix 6th dimana Icha saling bahu-membahu dengan sang PO, Roy.&lt;br /&gt;Terus, ada Gw yang pernah jadi sekum HUT BOE 30th yang baru-baru ini diadakan.&lt;br /&gt;Mulia: sekum Documentary Days 2009,&lt;br /&gt;Diah: sekum Prokadisu 2009 yang baru aja terpilih.&lt;br /&gt;Wah, ternyata anak-anak Hublu hebat-hebat yah,....&lt;br /&gt;Tinggal Akira Wibisana nih yang belum. Ditunggu ya Bi,......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6333435012589417691?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6333435012589417691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/hublu-kanopi-dan-sekretaris-umum.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6333435012589417691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6333435012589417691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/hublu-kanopi-dan-sekretaris-umum.html' title='Hublu Kanopi dan Sekretaris Umum'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4717147643369675091</id><published>2008-07-11T05:57:00.000+07:00</published><updated>2008-07-10T16:17:34.556+07:00</updated><title type='text'>lebih baik sakit..... daripada sakit.....</title><content type='html'>Sekarang kayaknya lagi musim sakit deh, saat dimana virus dan bakteri dapat dengan leluasa merongrongi daya tahan tubuh kita. Beberapa bulan yang lalu doski sakit. gak tau sakit apa. kemudian menyusul lagi gua. Lalu staff gua andra 'n shamien sakit juga, terakhir gua banyak liat orang-orang sakit jiwa disekeliling gua Hiaaaaah....&lt;br /&gt;Berhubung ini blog gua, maka story-nya all about me. Hehehehe....&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, gue dilanda penyakit. Tepatnya beberapa penyakit. Gejala yang ada badan lemes, meriang, mau makan serasa menelan sekam, mau minum seperti menelan jarum... Oh MG..&lt;br /&gt;Hampir sebulan lebih gue sakit (walaupun gak sampai rawat inap di rumah sakit, tapi udah cukup bikin gua kesal). Hasil penelitian di laboratorium pribadi gua mendiagnosa penyakit yang ada di badan gua. (Dasar penyakit, udah tau gua kurus, anak kos lagi masih tega aja hinggap di gua!!)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penyakit pertama:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;berhubung gua gak periksa ke dokter, maka kedepannya penyakit ini disebut "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maloikuskus sp&lt;/span&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;Lagian ini sesuai dengan penuturan hasil lab pribadi gua. Gejalanya kepala pusing, badan meriang lebih dari seminggu. Naasnya lagi bikin selera makan gua berkurang. heh, kebayang deh badan gua udah makin kurus aja sekarang.... dan yang paling bikin keselnya lagi, badan gua udah gak kebal lagi ama angin malam (Cieh, emang dulu kebal??). Keluar malam bentar aja, pusing, gemetar, perut kayak udah ditabuh Desta "Club80s"... Ah, trash banget dah! Kalo kata Dewi Persik "lebih baik sakit hati, daripada sakit meriang", goblok tuh janda. Mending sakit hati dah (tapi jangan hati beneran juga (liver-red).&lt;br /&gt;Penyakit kedua:&lt;br /&gt;Yang ini terjadi setelah virus Maloikuskus sp menyerang gua. hanya kurang dari dua hari gua udah terjangkit penyakit baru lagi. Yang ini gua sebut bakteri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Indomianus Boceore Alusta". &lt;/span&gt;Karena penyakit ini (mungkin) disebabkan oleh Indomie goreng yang gua makan malam minggu kemarin. Jadilah perut gua seperti diobok-obok Tukul dan Joshua. Dua hari- tiga hari tetap gak ada perubahan, faeses tetap aja cair. Badan lemes, kepala serasa abis ditabok Chris John di 12 ronde perebutan gelar tinju dunia, dan kalo kata orang, maaf, kentut itu nikmat, gua malah sakit buat kentut aja (padahal udah gratis). Ahhhhh, Kapok gua makan Indomie (goreng) lagi!!!!!!!! (@warung itu)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunan kedua penyakit jalang itu mengakibatkan otak gua sekarang rada susah mikir. terbukti, gua susah banget mikirin buat tema "Kanopi's global Day". Ah, Damn!!! senangnya tidur.... Hugh ! Turun juga pada malasnya untuk maintanance blog ini. Gak produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi paling tidak gua masih bisa bersyukur, gua masih dikasih (Tuhan) nafas sampai tulisan ini berhasil diposting. Agh!! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(the other side of rensus)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4717147643369675091?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4717147643369675091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/indomianus-boceore-alusta.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4717147643369675091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4717147643369675091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/07/indomianus-boceore-alusta.html' title='lebih baik sakit..... daripada sakit.....'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-3092875802498798774</id><published>2008-06-03T22:58:00.000+07:00</published><updated>2008-06-04T15:02:11.431+07:00</updated><title type='text'>Mbak, ML dong...</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Malam minggu malam yang panjang. Sepertinya pernyataan itu benar adanya setelah gue melakukan hal-hal freak bersama teman-teman gw. Malam minggu kemarin BO Economica baru aja ngadain ulang tahunnya yang ke-30 di kampus UI Salemba. Acara ini selesai kira-kira jam 9 malam, beres-beres, lalu pulang sekitar jam 11. Tapi gue, Agil, Kunam, Udzay, dan Abdul  memutuskan untuk nginap bareng di rumah Wibi apalagi kalo bukan karena mau maen PS-nya Wibi.  walaupun badan capek dn bau abis beres-beres lapangan..&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;“Bi, lo dimana? Gue mau nginap di rumah lo.”, pesan singkat yang disampaikan Udzay ke Wibi. Selang 2 menit hape Udzay bergetar (udah kayak vibrator aja)… “Gw lagi main, pulangnya jam 1an.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Kebingungan dimulai dari sini.. Jam 11 ampe jam 1an apa yang harus kita perbuat??  Usul Agil: Foto-foto di Halte busway. Udzay+Abdul: Foto-foto di depan FKUI, Gw: No idea, Kunam: Jalan kaki ke rumah Wibi. Sontak gue yang lagi gak mikir apa-apa setuju aja dengan ide Kunam, yang diikuti ama yang lainnya. Nah, dimulailah perjalanan tolol yang penuh intrinsik dari Salemba ke Kali Baru. Sepuluh menit jalan, kaki udah mulai pegal. Kita berlima udah kayak Regenerasinya Backstreet Boys, atau The New Boyzone yang lagi bikin video klip album baru “Long Trip to Making Love”. 30 menit… 45 menit… Jalan yang seperti udah gak ada ujungnya. Tapi kadang-kadang gw merasa, kita udah seperti reinkarnasinya The Beatles yang mengingatkan cover albumnya yang lagi nyebrang di zebra cross. Atau mungkin paling ideal pembuatan film garapan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rensus Production&lt;/span&gt; berjudul “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cinta Membara Rasa Coca-Cola&lt;/span&gt;”, dengan aktor utama Abdul dan Udzay.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Sampe di perempatan Atrium, kita ngeliat spanduk gede di sebuah Bioskop abal-abal disekitar itu bertuliskan ML (Mau Lagi). “Wah kebetulan niy, sambil nunggu Wibi mending kita nonton ML dululah…” kata Udzay dengan penuh sumringah. “Boleh juga tuh.. Walau abal-abal, hajarlah” lagi-lagi gue menyetujui semua ide-ide temen gue… sampai di depan loket semua pada malu-malu kucing beliin tiket. Mana Kunam pake alasan &lt;i&gt;masih kecil&lt;/i&gt; jadi takutnya ntar dilarang. Gak taulah apanya yang kecil. Setahu gw badannya Kunam udah tinggi lho.. dengan sedikit keterpaksaan, gw memberanikan diri untuk beli tiket midnight ML (Mau Lagi).  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;“Mbak, ML dong…” dengan perkasanya gw ngomong begitu ke Mbak yang jaga tiket. Tapi mbaknya malah senyum-senyum gak jelas,… “Niy orang kenapa? Senyum-senyum aneh ke gue”… sekali lagi gue nanya, “Mbak tiket film ML ada gak?” Barulah si Mbak ngomong, “Belum ada mas, hari ini yang maen Cuma satu doang. Itu filmnya” sambil menunjuk kearah belakang gue. Gue dan anak-anak lainnya serentak langsung ngeliat poster berukuran A3 yang judulnya lupa gue (bahasa Cina gitu). Tapi deskripsi gambar kurang lebih Cuma ada 3 unsur. Cewek sexy, cowok berotot, dan kasur. Yah, mungkin kalo diartiin judul filmnya adalah “Ranjang Nafsu atau Pertempuran berdarah, atau apalah terserah yang baca dan yang ngeliat.” (melihatnya gw mengingatkan akan penemuan VCD oleh Agil dengan cover yang hampir sama di depan Museum Sumpah Pemuda beberapa menit yang lalu).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;Gimana? Apa kita nonton ini ajah? Ogah-ogah !!! Semua dengan nada yang sama teriak ogah. Ogah aja nonton film begituan rame-rame… Najis (kalo sendiri boleh laah). Dengan buru-buru kita meninggalkan lokasi kejadian biar bisa dengan segera nyampe di rumah Wibi dan menghilangkan jejak dari mimpi buruk bioskop perempatan Atrium. Benar-benar malam yang sangat panjang !&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-3092875802498798774?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/3092875802498798774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/06/malam-minggu-malam-yang-panjang.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3092875802498798774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/3092875802498798774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/06/malam-minggu-malam-yang-panjang.html' title='Mbak, ML dong...'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-9033173762192423538</id><published>2008-05-13T09:54:00.000+07:00</published><updated>2008-05-13T09:55:12.419+07:00</updated><title type='text'>Ide Smart Card Pemerintah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Seperti hendak meredam kepanikan masyarakat atas isu kenaikan harga BBM bulan Juni mendatang, pemerintah mengeluarkan tindakan solutif yakni pengadaan Smart Card yang hingga kini masih mengundang pro-kontra. Apakah ide ini untuk menyelamatkan orang miskin? Atau semacam mengasihi orang miskin? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Smart Card adalah semacam tanda pada kendaraan bermotor yang berisi data konsumsi premium dan solar. Dengan kartu ini, setiap pemilik kendaraan hanya akan boleh memiliki BBM bersubsidi dalam volume tertentu. Kartu ini dikeluarkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). Kepemilikan Smart Card ini tidak dapat dimiliki oleh semua orang tentu karena ada opsi-opsi penerima Smart Card. Pertama, smart card hanya diberikan untuk kendaraan umum. Kedua, smart card diberikan kepada kendaraan umum dan dan kendaraan roda dua. Ketiga, kartu pintar ini diberikan untuk kendaraan umum, roda dua, dan mobil pribadi, dengan criteria khusus, misalnya tahun produksi dengan criteria khusus, misalnya tahun produksi dan spesifikasi kendaraan. Keempat, smart card diberikan bagi semua kendaraan. Tetapi sampai saat ini pemerintah belum memutuskan opsi mana yang akan dipilih dan berapa volume pembatasan. Penentuan ini baru akan dilaksanakan akhir Juni dan itu baru sebatas open tender pengadaan Smart Card. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Dari data tersebut diatas, pertanyaan diatas sepertinya terjawab apabila fakta-fakta tersebut diatas benar-benar terjadi. Yang ada masyarakat akan “menderita” duluan karena Smart Card seperti pahlawan di siang bolong. Walaupun pemerintah mengklaim apabila pengadaan smart card dapat menghemat BBM hingga 25%. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Naiknya harga minyak mentah dunia di pasar dunia hingga melampaui US$ 126, membuat beban subsidi BBM melonjak hingga Rp 200 triliun. Tidak ada opsi lain dari pemerintah selain menaikkan harga BBM. Sangat disayangkan sekali memang, dimana pemerintahan sekarang dianggap banyak orang memiliki tim ekonomi yang handal (Menkeu dan mantan Menko Perekonomian), tetapi hanya mampu membayar hutang luar negeri kepada IMF dan World Bank sebesar Rp 142 Triliun setiap tahunnya (Lihat tulisan "Catatan Hitam").&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Ironi sekali mendengar Indonesia yang dikenal sebagai Negara OPEC malah mengalami deficit trade minyak mentah (apakah ini adalah sebuah alasan naïf yang menyemangati Indonesia untuk keluar dari organisasi tersebut?). Padahal dulu kenaikan harga minyak dunia ikut menjadikan mata uang rupiah terapresiasi, tapi kini kenaikan harga minyak dunia malah semakin menambah penderitaan masyarakat Indonesia. Para peneliti mengakui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kenaikan harga BBM awal juni nanti sebesar 30% akan menambah penduduk miskin menjadi 41 juta orang. Ide smart card ini tampaknya tidak akan berujung beda dengan pendahulunya BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang banyak menimbulkan gejala-gejala penyelewengan dan korupsi baru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-9033173762192423538?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/9033173762192423538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/ide-smart-card-pemerintah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/9033173762192423538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/9033173762192423538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/ide-smart-card-pemerintah.html' title='Ide Smart Card Pemerintah'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1326681508700529376</id><published>2008-05-13T09:34:00.000+07:00</published><updated>2008-12-13T11:36:47.787+07:00</updated><title type='text'>Moral Hazard Televisi Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCkBg7mPMkI/AAAAAAAAABU/xpRludjaGhc/s1600-h/OKELAH.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCkBg7mPMkI/AAAAAAAAABU/xpRludjaGhc/s200/OKELAH.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199688910041461314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Kecewa dan prihatin! Kedua kata itu tampaknya mewakili pemikiran saya ketika mendengar pernyataan Triyandi Suyatman Direktur Program PT Indosiar Visual Mandiri Tbk (&lt;i style=""&gt;Indosiar&lt;/i&gt;) yang menyesalkan teguran KPI (Komisi Penyiaran Indonesia)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atas tayangan 198 episode dari 75 judul acara di stasiun TV Indonesia. Judul itu termasuk di dalamnya &lt;i style=""&gt;Super Seleb Show, Dangdut Mania Dadakan, Extravaganza, Mister Bego, si Entong, Jelita, Rubiah, Cinta Bunga, Namaku Mentari, &lt;/i&gt;hingga &lt;i style=""&gt;Mask Rider Blade &lt;/i&gt;yang banyak mengandung kekerasan verbal-nonverbal, tidak memperhatikan kesopanan, tidak mendidik, dan juga banyak mengandung pelecehan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Klaimnya yang mengatakan apabila selera masyarakat Indonesia sangat tinggi akan program-program tersebut harusnya perlu dikaji ulang. Masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduk miskin menengah, adalah wajar penikmat tayangan-tayangan tersebut. Tapi apakah kita tidak mau berubah?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak heran mengapa begitu banyak kekerasan dan pembunuhan keji, kematian-kematian tidak wajar yang terjadi hampir setiap harinya tentunya tidak terlepas dari tayangan yang tidak edukatif tersebut. Vietnam dan Thailand melarang stasiun televisinya untuk mengekspos terlalu jauh dan belebihan tentang berita-berita kriminal negaranya, karena mereka percaya berita-berita seperti itu akan membuat lesu iklim pariwisata negaranya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Tayangan tersebut diatas sudah sama dengan menjual &lt;i style=""&gt;drugs. &lt;/i&gt;Demi meraup keuntungan, stasiun TV menjual tayangan-tayangan tak bermoral yang bisa menghancurkan martabat masyarakat. Pemerintah dalam konteks disini KPI harusnya reaktif dari dulu dan langsung segera menghentikan tayangan-tayangan tersebut. Kita harus banyak belajar dari Negara Barat yang memiliki bangsa yang pintar dan cukup sopan. Seperti tayangan di TV eropa yang banyak meyiarkan tayangan edukatif seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;National Geographic&lt;/span&gt; dan lainnya pada jam &lt;i style=""&gt;prime time&lt;/i&gt; yang banyak memberi manfaat bagi masyarakatnya. Tentu saya sangat merindukan tayangan televisi seperti dulu yang banyak memberikan tayangan bermanfaat seperti kuis-kuis yang mengasah kemampuan verbal khususnya pada anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:100%;" &gt;Jutaan orang yang menilai rating tayangan stasiun TV Indonesia tersebut lewat survey AGB Nielsen tidaklah bisa dijadikan alasan kuat untuk membiarkan tayangan tersebut tetap mencandui pikiran masyarakat. Walau mekanisme pasar menginginkan demikian, tetapi pemerintah tetap memiliki otoritas untuk memfilternya. Teori &lt;i style=""&gt;Invisible Hand &lt;/i&gt;Adam Smith tidak berlaku disini !!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1326681508700529376?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1326681508700529376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/moral-hazard-televisi-kita.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1326681508700529376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1326681508700529376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/moral-hazard-televisi-kita.html' title='Moral Hazard Televisi Kita'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCkBg7mPMkI/AAAAAAAAABU/xpRludjaGhc/s72-c/OKELAH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-2078827442501280636</id><published>2008-05-10T15:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-13T11:36:47.942+07:00</updated><title type='text'>Wahai kalian yang turun ke jalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCVh5D8cpQI/AAAAAAAAABE/2mcqjiLP83I/s1600-h/Demo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCVh5D8cpQI/AAAAAAAAABE/2mcqjiLP83I/s320/Demo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198668977808385282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:arial;"&gt;Sedih sekali rasanya melihat mahasiswa-mahasiswa pada tanggal 07 Mei kemarin yang berunjuk rasa di depan istana merdeka tanpa dihiraukan sedikitpun oleh aparat pemerintah. Untungnya aksi tersebut masih dilihat oleh para pedagang asongan disekitar istana, dan para pak polisi yang masa bodoh dengan tuntutan mahasiswa. Gerakan mahasiswa yang ditujukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kinerja pemerintah, atau istilahnya mahasiswa sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Agent of Chang&lt;/span&gt;e yang menjalankan fungsi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;social control &lt;/span&gt;terhadap pemerintahan. Bisa dikatakan kalau pergerakan ini adalah &lt;i style=""&gt;the real opposition &lt;/i&gt;dari pemerintah. &lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="line-height: 150%; color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;"&gt;Tapi aksi beberapa hari yang lalu, semacam &lt;i style=""&gt;wasting time&lt;/i&gt;. Dimana sekumpulan mahasiswa merelakan waktunya untuk bolos, demi turun kejalan yang banyak dari mereka tidak mengetahui apa esensi dan konsekuensi dari sebuah pergerakan. Selama lebih kurang 7 jam mereka menuntut, tanpa dapat apa-apa. Yang dapat hanya panas, haus, capek, dan lapar. Dan lebih kasihannya lagi aksi sudah seperti Ospek jilid 2, dimana kita “dipaksa” berteriak, katakan iya-nggak dengan paksaan, lari-lari, dipaksa solid oleh oknum-oknum komando yang gak jelas. Hey, teman... Inikah namanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;agent of change&lt;/span&gt;??&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;"&gt;Bukankah lebih baik tuntutan yang hendak disampaikan mereka disampaikan secara sehat dan tertib, tanpa harus menyebabkan eksternalitas negative terhadap orang lain. Sangat disayangkan orasi-orasi sosial, politik, ekonomi, dan sebagainya hanya disampaikan sesumbar, dan hanya di depan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; mahasiwa saja. &lt;i style=""&gt;Yah, kalo begitu mending orasi di kampus aja deh, gak ngabis-ngabisin biaya sampai ke Istana Meredeka segala. &lt;/i&gt;Apakah penyampaian kajian intelektual &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;harus berbondong-bondong dan pamer ke masyarakat banyak? Atau apakah ini sudah semacam budaya atau tradisi bangsa kita? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;"&gt;Aksi dan demonstrasi diadakan sudah seperti ritual atau bahkan seperti makan kapsul malaria, 1 x sehari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali seminggu. Apakah kalian tidak lelah dan bosan dengan ritual ini? Representative mahasiswa untuk menyampaikan lembar-lembar kajian tersebut mungkin lebih &lt;i style=""&gt;good deal, &lt;/i&gt;atau pemberitaan lewat media &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; or elektronik, mengingat sudah semakin banyaknya media yang concern sebagai oposisi pemerintah, atau seminar-seminar misalnya.&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;Mungkin teman-teman yang sering turun ke jalan lebih baiklah dalam menentukan sarana-sarana menyampaikan hasil kajian mereka. Tapi, kalau memang pemerintah menghiraukan, berarti sama saja kita dipimpin oleh pemerintah tuli dan gak punya hati nurani. Ironi sekali, mengingat SBY-JK adalah presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: arial; color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;"&gt;12 Mei akan ada rombongan aksi mahasiswa yang lebih besar lagi seperti sesumbar ketua BEM UI. Semoga saja, aksi kali ini ada artinya seperti 10 tahun silam. Semoga saja ini tidak hanya sebagai ritual atau sebagai kepentingan beberapa orang. Kita nantikan saja.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-2078827442501280636?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/2078827442501280636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/wahai-kalian-yang-turun-ke-jalan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2078827442501280636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2078827442501280636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/05/wahai-kalian-yang-turun-ke-jalan.html' title='Wahai kalian yang turun ke jalan'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/SCVh5D8cpQI/AAAAAAAAABE/2mcqjiLP83I/s72-c/Demo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-2223843103534302657</id><published>2008-04-16T16:44:00.000+07:00</published><updated>2008-04-16T16:48:59.092+07:00</updated><title type='text'>Catatan Hitam</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Beruntung rasanya mendapat kesempatan yang sangat luar biasa mengkaji permasalahan ekonomi ditemani oleh penulis buku &lt;i style=""&gt;best seller “&lt;/i&gt;Catatan Hitam 5 Presiden Indonesia&lt;i style=""&gt;”, &lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ishack Rafick,&lt;/span&gt; kemarin sore di BOE. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial; text-align: justify;"&gt;“Ramalan-ramalan” tentang pemimpin/calon pemimpin Indonesia yang dipaparkannya, mengingatkan kita akan Republik BBM. Lucu namun kritis. Tapi ada hal lain yang membuat buku ini sangat sayang kalau dilewatkan. Tanpa banyak basa-basi, beliau langsung memaparkan isi bukunya yang fakta-fakta didalamnya telah diinvestigasi selama 10 tahun. Yang menjadi sorotan pada sore itu, ketika beliau memaparkan betapa tidak adanya gereget pemerintahan SBY-JK dalam mengantisipasi hutang-hutang luar negeri, seperti IMF misalnya. Sungguh sangat disesalkan ketika ekonom-ekonom cerdas Negara ini semacam Sri Mulyani dan Boediono hanya diposkan untuk melakukan/melanjutkan rutinitas kenegaraan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saja, warisan dari pemerintahan Megawati. Bayar, bayar, dan bayar hutang. Rp 142 Triliun tiap tahunnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Padahal seperti yang kita tahu, Sri Mulyani punya track record yang cukup baik di IMF. Kredibilitasnya diakui. Paling tidak &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;untuk mecicil pembayaran utang luar negeri atau mengurangi bunga pinjaman misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SBY-JK tampaknya masih banyak dikendalikan oleh pihak-pihak asing (padahal presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat. Kenapa gak berpihak kepada rakyat?). Blok Cepu yang diserahkan kepada AS secara total, 100% (AS hanya membayar royalty sebesar 13%), mungkin bisa menjadi bukti otentik. Lalu kita dapat apa?? BLT? Artinya kita pengemis di negara sendiri. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Memang SBY-JK tidak harus bertanggung jawab penuh akan problematika ini. Hutang warisan dari pemerintah sebelumnya, sampai-sampai hutan-hutan dijual pada masa Soeharto, belum cukup sampai disitu pembayaran hutang yang dikorup hingga kurang lebih 30% menambah daftar hitam pemerintahan ini. Tapi apakah tindakan SBY-JK sudah cukup solutif? Disaat rakyatnya melarat presiden malah sibuk mempersiapkan album rekaman (persiapan presiden idol 2). Menonton film Ayat-Ayat Cinta dan menitikkan air mata, mungkin lebih baik dibanding meratapi nasib miskin dan gizi buruk bangsanya. Mencari popularitas semata.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Belum lagi DPR kita. Meminta agar presiden memilih gubernur BI dari kalangan dalam, dan menolak Agus Martowardojo dan Raden Pardede yang merupakan calon dari eksternal BI. Apakah ini ada hubungannya dengan kasus BLBI? Memburamkan pengungkapan anggota DPR yang terlibat?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Tak ada gunanya meratapi nasib bangsa ini. Pergerakan (mungkin) menjadi langkah terbaik (revolusi). Rakyat menginginkan revolusi. Gerakan-gerakan mahasiswa ibarat bom waktu yang kapan saja bisa meledak kini sedang disusun rapi. Semua tinggal menunggu momentumnya. 100 tahun kebangkitan nasional, dan 10 tahun reformasi? Entahlah. Tapi mungkin bisa menjadi shock therapy pemerintahan SBY-JK.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-2223843103534302657?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/2223843103534302657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/catatan-hitam.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2223843103534302657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/2223843103534302657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/catatan-hitam.html' title='Catatan Hitam'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-7870948076032868491</id><published>2008-04-12T13:44:00.000+07:00</published><updated>2008-04-12T13:47:49.307+07:00</updated><title type='text'>IHSG anjlok. Tanya Kenapa ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33cc00;"&gt;Kalau kita perhatikan baru-baru ini terjadi fenomena yang cukup aneh dalam perekonomian Indonesia, khususnya di sector meneter. Disaat bursa global mulai merangkak naik, pasar saham Indonesia (lewat IHSG) mengalami kemerosotan. Setelah beberapa pecan sebelumnya saham-saham unggulan dunia melalui Dow-Jones, di Jepang, atau Singapura mengalami resesi, saham-saham Indonesia masih tetap stabil  beberapa saat, hingga akhirnya mengalami penurunan. Ada beberapa factor yang menurut gue melatar belakangi fenomena tersebut. Antara lain:&lt;br /&gt;1.       Inflasi yang tiba-tiba naik, khususnya pada barang-barang kebutuhan pokok (sembako), bahkan harga emas  (juga)&lt;br /&gt;2.       Ketidakstabilan politik di Indonesia yang diakibatkan pergeseran Boediono menjadi Gubernur Bank Sentral dari Menko Perekonomian. Para investor (asing)  menjadi tidak percaya lagi akan kondisi perekonomian Indonesia, apalagi setelah jabatan lowong tersebut dipegang oleh pihak-pihak yang tidak netral, yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya.&lt;br /&gt;3.       SBY – JK yang sebentar lagi akan mengakhiri kepemimpinannya, yang berarti akan diadakannya pemilu. Terjadi pesimisme dikalangan banyak orang akan terselenggaranya pemilu yang Jurdil dan Luber. (track record pemilu Indonesia yang buruk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, solusi apa seharusnya yang baik untuk menekan laju inflasi kita ? menurut teori ekonomi seperti yang dipaparkan G. Mankiw, tingkat inflasi yang buruk dapat diimbangi dengan menaikkan suku bunga oleh bank Sentral (untuk mengurangi jumlah uang beredar). Namun, terjadi ironi pada kasus ini, menaikkan suku bunga berarti mengurangi uang yang ada di masyarakat. Akibatnya daya beli masyarakat semakin berkurang dong (secara masyarakat Indonesia memiliki sifat konsumtif parah)…&lt;br /&gt;Ironi memang. Ini menjadikan peer Boediono dalam menstabilkan perekonomian Indonesia (untuk yang ketiga kali) tapi dengan catatan harus didukung pemerintahan yang menjunjung good governance (solusi point 2 dan 3). Semoga !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-7870948076032868491?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/7870948076032868491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/ihsg-anjlok-tanya-kenapa.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7870948076032868491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7870948076032868491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/ihsg-anjlok-tanya-kenapa.html' title='IHSG anjlok. Tanya Kenapa ?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6972303043474995661</id><published>2008-04-11T18:07:00.000+07:00</published><updated>2008-04-11T18:46:49.473+07:00</updated><title type='text'>FITNA = Kesuksesan Geert Wilders ?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial;"&gt;Pemutaran film documenter asal Belanda, FITNA yang disutradarai oleh Geert Wilders telah berhasil menarik perhatian dunia, khususnya para kaum imigran dan umat muslim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 204, 0); font-family: arial;"&gt;Pola pikir yang saya gunakan sama sekali tidak bermaksud menghujat (kelompok) agama tertentu. Tapi Geert Wilders telah berhasil menjalankan politik familiar yang telah berhasil menjadi tokoh politik populis tahun ini (seperti dilansir oleh salah satu radio Belanda). Aksi anarkis yang dilakukan berbagai kelompok (agama) diseluruh belahan dunia menjadi salah satu nilai plus Wilders dalam upayanya meraih gelar Pop Politician of The Year.&lt;br /&gt;Hal ini hampir sama hebohnya dengan pemutaran film Ayat-Ayat Cinta yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo yang sampai mengundang heboh ke Istana Negara. Fitna tak jauh beda, fenomenalnya menyebabkan Menkominfo menginstruksikan untuk nge-block seluruh media elektronik dan internet yang menjadi sarana Fitna untuk menyebarkan virusnya.&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan Wilders sudah sepantasnya disikapi secara kepala dingin. Pengrusakan terhadap produk-produk asal Negara Kincir Angin tersebut tidaklah bisa menjadi solusi terbaik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Toh gak semua penduduk Belanda adalah Geert wilders??!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merapatkan barisan, dan bersikap calm adalah lebih dari cukup. Seperti kata pepatah, Diam itu emas. Atau yang lebih religious lagi mungkin, Diam itu ibadah. Coba.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6972303043474995661?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6972303043474995661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/fitna-kesuksesan-geert-wilders.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6972303043474995661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6972303043474995661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/04/fitna-kesuksesan-geert-wilders.html' title='FITNA = Kesuksesan Geert Wilders ?'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-1538406334097420840</id><published>2008-02-15T20:05:00.001+07:00</published><updated>2008-02-15T20:11:10.358+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Haiya,……!!!!!&lt;br /&gt;Akhirnya setelah lama gw gak ngulik blog ini, yang justru buat lo pada semakin merindukan hal-hal yang freak dari gue, nah akhirnya di February yang mengasyikkan buat sebagian orang, sekaligus juga menjijikkan-termasuk buat gue juga, gue mau ngasih lo hal-hal aneh yang tentunya gak jauh-jauh dari tema di bulan ini. Yupzz !! Apalagi kalo bukan Valentine (yang kedepan bakal familiar dengan sebutan Fucklentine Day &lt;strong&gt;-red&lt;/strong&gt;).&lt;br /&gt;Nah di Fucklentine Day  kali ini, gue mau coba ngasih sesuatu yang berbeda buat lo semua. Taste-nya lebih ringan, gila, dan yang paling penting freak !! sekali lagi FREAK !! Yang semuanya bisa lo tumpahin di Fucklentine Day kali ini…. Apa aja yang bisa lo lakuin,……&lt;br /&gt;Now, check it out:                                 &lt;br /&gt;1. Jauhkan dirimu dari pembicaraan seputar Fucklentine Day, baik di radio,  majalah, ataupun di teve&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ngomong dengan bahasa robot dengan pasangan lo di Fucklentine Day&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Putusin pacar lo di Fucklentine Day ini tanpa alasan, no more question, no more respect, dan yang paling penting jangan ngasih kado buat dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hubungi mantan-mantan lo, katakan kalo satu hal yang paling gak lo sesalin di dunia ini adalah mutusin dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tolak berbagai ungkapan cinta yang dinyatakan orang-orang ke lo. ” Sorry gw homo/lesbian……”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Undang banyak orang ke acara Fucklentine Day buatan lo. Tentunya acaranya boong-boongan. No more party. Yang ada itu hanya cuma tipuan lo semata. Sehingga banyak orang ngelewatin pesta Fucklentine Day dengan percuma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Undang temen-temen lo ke pesta Fucklentine Day orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Teriak Kebakaran di sebuah pesta Fucklentine Day hingga pestanya bubar atau paling tidak berjalan kembali dengan sedikit kekecewaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ungkapin cinta lo pada orang (bisa sejenis, bisa juga lawan jenis) yang lo anggap paling buruk yang pernah ada di hidup loe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Nyatakan cinta lo buat seseorang di depan pacarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi tulisan ini &lt;strong&gt;ditanggung sepenuhnya oleh yang empunya blog&lt;/strong&gt;. Baik segala efek samping ataupun over dosis yang ditimbulkan keanehan blog ini. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ngelakuin sesuatu yang beda, konyol, dan bebas, gak ngejadiin diri lo anjing ato binatang sejenisnya&lt;/span&gt;. Tapi satu hal yang perlu lo ketahui dan harus lo ketahui, Hidup cuma sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-1538406334097420840?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/1538406334097420840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/02/haiya-akhirnya-setelah-lama-gw-gak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1538406334097420840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/1538406334097420840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2008/02/haiya-akhirnya-setelah-lama-gw-gak.html' title=''/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-7502234637626982780</id><published>2007-12-05T14:02:00.000+07:00</published><updated>2007-12-05T14:39:18.216+07:00</updated><title type='text'>Super Horny Maba, Gue tetap is the best !!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salute buat maba 2007 !!! itulah kalimat yang terucap dari mulut teman gue sesama angkatan 2006 yang baru saja menyaksikan final Futsal Intern Games FEUI yang berakhir dengan skor 7-3 untuk keunggulan Underdog yang seluruh pemainnya adalah angkatan 2007. Bermain dengan high pressure dari Galau, Underdog mampu mempecundangi Galau, yang merupakan salah satu jagoan Futsalnya FE. Permainan menjurus kasar diperagakan anak-anak Galau. Ganjarannya, Galau memperoleh 3 (kalo gak salah) kartu kuning hingga akhir pertandingan. Cukup kecewa juga melihat permainan Galau yang begitu kasar. Untung anak-anak Underdog punya mental tanding yang baik, dan tidak pernah terpancing emosi. Bahkan Underdog udah unggul 4-1 diparuh pertandingan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada laga ini, ditandai dengan pemukulan wasit oleh salah seorang “veteran”nya Galau. Pukulan itu tepat di rahang kiri wasit. Sangat disayangkan memang. Padahal oknum tersebut adalah pelatih (gak tau ecek-ecek atau bukan) Futsal FEUI. Hugh !!&lt;br /&gt;Kalo nginget peristiwa ini, gue jadi inget jaman SMA doeloe, waktu final Basket POR SMA. Disaat ketinggalan 1 bola, gue mencakar pemain lawan ampe pelipis matanya robek. Huuuuh, serem !!!! tapi untung itu dulu. Waktu sma. (wah jangan-jangan oknum “pelatih” tadi masih bermental sma nih??!!) Padahal Intern Games jelas-jelas diadain untuk menggalang kekerabatan antar mahasiswa FE. Sesuai dengan tema yang dipilih panitia Intern Games.&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Indonesia tanah air beta, poesaka abadi nan djaja, Indonesia sedjak doeloe kala, slaloe dipoedja-poedja bangsa&lt;/span&gt;)………. Penerusnya kayak apa??!!!&lt;br /&gt;Sebenarnya sorak kemenangan anak-anak 2007 bukan disini saja, di lapangan Basket, mereka dengan nama tim AASN menuntaskan perlawanan 2K4 yang diisi anak-anak 2004 di final. Tapi bedanya, di final Basket hampir tidak ada keributan yang berarti. Semua aman, lancar, dan terkendali.. Gak tanggung-tanggung, mereka ngebantai hingga selisih 4 ½ bola. Gila bukan??!! Cukup geram sih, karena tim gue, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rollover&lt;/span&gt;, dikalahkan AASN di semifinal. Untung kita kebagian juara 3. Hehehehe… Lumayan …..&lt;br /&gt;Untungnya untuk cabang Badminton, 2007 benar-benar menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'The real Underdog&lt;/span&gt;'. Semua arena final (Tunggal Putra/i, Ganda Putra/i, dan Ganda Campuran)menjadi milik anak 2006. Suit !!!! Suit !!! Salah satunya gue, menjadi Juara 1 Tunggal Putra Intern Games setelah sebelumnya mengalahkan Rindo 2007 (21-14; 21-16), Rizaludin 2007 (23-20; 21-10), en di final Duki 2006 yang jadi korban keganasan smash gue (21-17; 14-21; 21-19). Hebat kan gue……. Hehehehehe…&lt;br /&gt;Semoga permainan Underdog menjadi potret sukses FEUI diajang yang lebih bergengsi lagi (seperti di FEUI Cup atau Olimpiade UI). Mendobrak tradisi buruk Futsal (basket juga) FE di even-even lainnya.&lt;br /&gt;Yaudah, selamat buat pemenang. Jangan sedih buat yang kalah. Apalagi yang sempat gak terima dengan keputusan wasit, bersabarlah,  mungkin ada pelajaran (berarti) yang bisa kita petik dari sini. And you must know, this is just a game. Intern games&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penulis bukanlah panitia, hanyalah seorang penikmat sport event.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-7502234637626982780?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/7502234637626982780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/12/super-horny-maba.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7502234637626982780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7502234637626982780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/12/super-horny-maba.html' title='Super Horny Maba, Gue tetap is the best !!'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-7825538396386124800</id><published>2007-11-15T21:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-13T11:36:48.166+07:00</updated><title type='text'>Surat buat Happy</title><content type='html'>Setelah udah lama gak nge-update blog ini, dengan bangga gue kembali ke dunia per-curhat-an dunia maya ini… Gue mau sedikit cerita alasan gue kenapa terlalu lama berkutat dengan dunia nyata, hingga akhirnya menyelirkan blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan gue udah sering tidak muncul di keramaian. Ini mungkin akan menjadi semacam pembelaan atas tuduhan media yang sering meggosipkan gue dengan Agnes Monica, yang kedepan mungkin bisa diteruskan kepada Mahkamah Agung, KUA, dan orangtua Agnes. Ada-ada aja media sekarang ini. Ngegosipin gue udah nikah sirih dengan Agnes, hingga kabar kita udah honeymoon di Marseille. Dan yang paling anehnya lagi ada tabloid yang nulis kalo Agnes udah minta cerai talak 3. Baaah, ketemunya kapan, cerainya kapan. Gila kan???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiga bulan belakangan ini, gue bersama orang-orang terbaik lagi sibuk persiapan bidding Journalist Days 2008. Ini big event yang rutin diadain Badan Otonom Economica FEUI setiap tahunnya. Then, loe mungkin udah bisa nebak hasilnya. Gue kalah (kalo gue menang mungkin gue belum sempat nulis lagi). Hhhhmm, cukup kecewa sih, untung gue punya tim yang berhati besar. Salut buat tim gue. Overall-nya, kita menang (&lt;em&gt;normally&lt;/em&gt;). Hasil akhir mungkin kita bisa kalah, tapi soal proses gak ada tandingannya. Makanya jelas percuma menangisi hasil akhir. Mulai dari kemauan loe untuk nyusun &lt;em&gt;preprop&lt;/em&gt;, rapat sana-sini, hingga ngebela-belain nungguin bidding, udah jadi salah satu penilaian gue akan kebanggaan tim ini. &lt;em&gt;Tengkyu teman-teman khusus buat yang sering memberikan waktunya buat tim ini dan ngedukung gue sampai titik darah penghabisan. &lt;/em&gt;Hehehehe…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gue juga sedikit mau mencurahkan isi hati gue tentang seorang perempuan yang bersedia menjadi Sekum gue dalam waktu 2 bulan lebih, dan kemudian berganti menjadi Vice gue dalam tempo 1 jam saja. Yupz, tak lain tak bukan, inilah dia dan dialah ini, &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;“&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;MARTHA SAFITRI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;”&lt;/span&gt; a.k.a &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffcc33;"&gt;Happy&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Orang dengan kemampuan/kompeten yang tinggi, mampu mengatur tempo permainan (ibaratnya &lt;em&gt;Steven Gerrard&lt;/em&gt;-nya tim gue), baik hati (sampe-sampe mau ngerjain apa yang seharusnya menjadi tugas gue. Hehehe ), semangat 45. Pol !!! Sumpah. Tapi maaph, Hep gue udah ngebuat loe trauma (&lt;em&gt;bidding&lt;/em&gt;) untuk ketiga kalinya (dan juga buat rekan yang jadi alergi akan bidding).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai gantinya gue akan mempromosikan diri seorang Happy kepada pria-pria tangguh yang ada di dunia maya ini. Hehehehe.. tapi gak tau kenapa, sejak bidding ini loe jadi tambah baik nih ke gue. Gak sering jutek-jutekin gue lagi. Ato sengaja berpura-pura manis di depan teman gue?? Hahahahaha.. Tapi gpp deh Hep, gue seneng koq. Dunia indah tanpa ocehan loe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat pria-pria perkasa, ini ni photo jagoan gue, Happy..&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/Rzxkr-m14fI/AAAAAAAAAAU/Zb8MrTVfeDE/s1600-h/978075416l.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/Rzxkr-m14fI/AAAAAAAAAAU/Zb8MrTVfeDE/s320/978075416l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133088381998588402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 hari lagi bakal ada perhelatan Jazz di kampus. Ini berarti tugas berat buat gue dan seluruh staff keamanan untuk menjaga kelancaran acara. Nah, khusus buat Happy, gue kasih pengamanan khusus dah. Semoga loe bisa menikmati &lt;strong&gt;JGTC 30th&lt;/strong&gt; dengan aman dan nyaman.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-7825538396386124800?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/7825538396386124800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/11/surat-buat-happy.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7825538396386124800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/7825538396386124800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/11/surat-buat-happy.html' title='Surat buat Happy'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/Rzxkr-m14fI/AAAAAAAAAAU/Zb8MrTVfeDE/s72-c/978075416l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6380048412538809771</id><published>2007-10-18T03:24:00.000+07:00</published><updated>2007-10-18T03:28:54.938+07:00</updated><title type='text'>Zodiak, sebuah penafsiran yang luar biasa.</title><content type='html'>&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Aquarius (20 Januari-18 Februari)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Loe harus lebih rajin fitness, sembari ngisi waktu luang, loe bisa sekalian ngecengin tante-tante yang masi segar dan menggairahkan gitu deh…&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Soal doku, loe harus lebih hati-hati man, ingat loe bukan pacaran ma hape ! jangan terlalu boros pulsa.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="2"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Pisces (19 Februari- 20 Maret)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Waktu loe yang padat bukan berarti loe gak bisa jaga kesehatan. Loe bisa coba ikutan yoga di kompleks bentukan tante loe.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Eh, ada buku baru yang bagus lho…”Tips Menjadi Pria Perkasa.”&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="3"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Aries (21 Maret-19 April)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Saatnya loe berpikir positif. Cuci semua pakaian kotor yang udah menumpuk. Diputusin bukan akhir segalanya. Sejak loe putus, doku loe lebih save. Kan lumayan buat ganti celana dalam loe yang udah buluk.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="4"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Taurus (20 April-20 Mei)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Cobalah tantangan baru seperti melakukan kegiatan yang selama ini sangat kamu benci. Misalnya memasak atau bergosip ria. Siapa tahu aja bisa membantu dirimu menghilangkan penyakit lamamu. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Duit bukan segalanya, sering-sering ngasih tip kalo abis makan di rumah makan langganan loe.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="5"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Gemini (21 Mei-20 Juni)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Ikut terapy lumpur bisa sedikit menenangkan pikiran dan jauhi meja kerja untuk beberapa saat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Teman dekat loe bakal ngasih surprise. Watch it !&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="6"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Cancer (21 Juni-22 Juni)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Jangan terlalu sering berkhayal jorok. Smoking no problem, asal jangan dekat pom bensin. Duit saku loe bulan ini habis dalam sekejap. Hati-hati.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="7"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Leo (23 Juli-22 Agustus)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Percuma berkata sayang kepada orang-orang yang kamu sayangi, saat ini sedang terjadi krisis kepercayaan pada diri loe. Dapat tambahan bonus dari atasan atas tindakan berani loe lembur sampe larut malam. Selamat. &lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="8"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Virgo (23 Agustus-22 September)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Jangan terlalu suka memperkeruh keadaan. Selesaikan semua masalah loe dengan kepala dingin. Kalo masih susah dingin, kasih es batu aja deh.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Duit pas-pasan. Ini diakibatkan penggantian celana dalam loe yang sempat bolong kena setrikaan.  &lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="9"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Libra (23 September-22 Oktober)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Marah mungkin jadi solusi terbaik daripada loe harus diam membisu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Katakan pada orang-orang “Aku Cinta Rupiah”.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="10"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Scorpio (23 Oktober-21 November)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Buku-buku lama yang masih menumpuk dirak lemari sebaiknya loe bakar saja, karena bisa jadi sumber penyakit baru bagi loe. Ingat kesehatan diatas segala-galanya. Liburan ke pantai gak bakal menguras doku loe. Do it !&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="11"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Sagitarius (22 November-21  Desember)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Bau badan loe udah lama bikin &lt;i&gt;illfeel &lt;/i&gt;orang-orang disekitarmu. Cukur bulu-bulu yang selama ini menjadi sumber bau. Dan jangan lupa ganti kaos kaki yang udah 3 minggu gak diganti-ganti.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;i&gt;Clubbing &lt;/i&gt;boleh-boleh aja, tapi ingat pulang.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="font-weight: bold;" start="12"&gt; &lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Capricorn (22 Desember-19 Januari)&lt;/p&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Hei !!! jangan lupa sembahyang ! Tempat ibadah udah merindukan saudara.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in;"&gt;Berbuat amal mungkin bisa mengubah nasib kamu dari yang untung terus menjadi rugi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6380048412538809771?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6380048412538809771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/10/zodiak-sebuah-pennafsiran-yang-luar.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6380048412538809771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6380048412538809771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/10/zodiak-sebuah-pennafsiran-yang-luar.html' title='Zodiak, sebuah penafsiran yang luar biasa.'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6200037520169490315</id><published>2007-08-17T15:06:00.000+07:00</published><updated>2007-08-17T15:39:31.997+07:00</updated><title type='text'>17 Agustus tahun 45........</title><content type='html'>Hari ini adalah momen bersejarah buat seluruh rakyat Indonesia. Tapi kasihan gue yang gak bisa turut menyaksikan momen spektakuler ini. Disaat semua orang gegap gempita menyambut Kemerdekaan RI yang ke-62, gue malah tidur hingga kebablasan, baru bangun jam 12. Bangun-bangun, perut laper.... (efek tidak makan malem yah begini, paginya jadi laper berat), duit juga tinggal gocengan. Mau makan apa dengan duit segitu ?? Secara Asrama UI paling terkenal dengan makanannya yang super mahal. Gue sebenarnya gak masalah dengan harga, tapi berhubung doku gue emang bener2 tipiz, yeh mau gak mau gue ngomel dong.......&lt;br /&gt;Lagi-lagi kucing asrama jadi korban kekejaman gue....&lt;br /&gt;"Maaph ya pussy, menendang kau saat menyusui anakmu"......... hihihihihi.......&lt;br /&gt;Damn !! Katanya Merdeka, tapi sampe sekarang gue belom merdeka dari kelaperan.....&lt;br /&gt;Mama, lapeeeer........&lt;br /&gt;Tapi untung gue gak sendiri, ada kucing yang belom merdeka dari pembantaian gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang udah pukul 3 lewat 14 menit. Asrama sepi. Pada ikut lomba di kelurahan kali ya ?? Bodo ah....&lt;br /&gt;Disaat orang-orang berlomba menulis puisi buat 17-an, gue malah asik-asiknya nulisin pintu kamar gue dengan kata-kata yang aneh....&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Dilarang masuk selain perempuan, kecuali membawa senjata lengkap dan Marlboro"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalo ingat 17-an 3 tahun silam, jam segini gue udah bergelut dengan oli sambil meluk-meluk batang pohon pinang. Walau badan gue sakit diinjek-injek ma temen gue, gue mah anteng-anteng aja.&lt;br /&gt;Sampe-sampe Pak RT bingung liat gue. Dengan lantang, dia bersuara dari balik  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;toa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Wah, Rensus mantap kali kau bah !! Gak sia-sia kau keturunan Naga Bonar, punya semangat juang 45. Orang sepertimulah yang pantas ditiru pemuda-pemuda jaman sekarang ini..."&lt;br /&gt;"Pale loe Naga Bonar, Pak !! Gue mah semangat karena itu cewek berbaju Merah Coca-Cola perhatiin gue dari tadi." Jawab gue enteng.&lt;br /&gt;Pak RT "????????!!!!!!!!!!!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acaranya bubar  gue nyamperin cewek baju merah Coca-cola... Masa gue udah senyam-senyum dia malah ngobrol ma orang disebelah gue... Gak cuma sekali, jurus-jurus maut gombal gue diacuhin ma dia. Padahal itu udah ampe part 5 lho, tetap aja dicuekin. Niy cewek kenapa ya?? Congek apa giman ya?? Wah ternyata sialan, matanya juling bo' !! Terang aja gue malu-malu benalu gitu, mana banyak orang lagi....&lt;br /&gt;Anj*ng !! ini namanya belom Merdeka. Gue masih dijajah otak gue yang bego dan sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala gue makin pusing ajeh, perut udah keroncongan. ya gak mungkinlah tenaga tahu isi 3 bisa tahan mpe ntar malem....&lt;br /&gt;Kayaknya minta korban berikutnya niy "Kucing, kemana dirimu ??!!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6200037520169490315?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6200037520169490315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/08/17-agustus-tahun-45.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6200037520169490315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6200037520169490315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/08/17-agustus-tahun-45.html' title='17 Agustus tahun 45........'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-8429240466649969959</id><published>2007-08-08T10:06:00.000+07:00</published><updated>2007-08-08T10:13:55.567+07:00</updated><title type='text'>MaBa, mati loe !!!!!!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Gak terasa beberapa hari lagi, setahun sudah gue ngelewatin masa-masa sulit di FE UI. &lt;span style="" lang="DE"&gt;Itu berarti gue bersama teman-teman satu angkatan bakal jadi senior…. Padahal baru kemarin kayaknya gue dapet SC (special case) di OPK (Orientasi Pengenalan Kampus) 2006. Sekarang malah udah jadi senior....Wah seru nih !! Ketemu sama maba-maba FE. Kira-kira kayak apa ya Maba FEUI 2007 ????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Biar lebih mempermudah kita mengidentifikasi Maba 2007, gue klasifikasikan maba-maba tersebut dalam 3 kelompok. There’s :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;1.&lt;b style=""&gt; Maba biasa-biasa.&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Didalam kelompok ini, terdapat mahasiswa/i seperti umumnya. Hidup rukun dan tentram. Gak terlalu suka ngobrol. Punya friendster paling dibuatin ama temennya, atau sekedar iseng/ngikut doang. Habis kuliah langsung pulang, kalo telat paling singgah bentar ke Perpus atau Kopet dululah...(nada Kunam). Punya temen berkisar 50-100 orang dikampus. Kurang akrab ama senior, n yang sejenisnyalah. Range IP yang bakal didapat juga paling berkisar antara 2,00-2,84. kagak ada yang menarik dalem dirinya!! Sumpah!! Gue saranin, maba yang seperti ini, mending ke laut aja deh. Makan tuh cumi !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;2.&lt;b style=""&gt; Maba luar biasa.&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Hanya secuil maba yang mampu menempati posisi ini. Mereka biasanya yang udah pinter atau aktip waktu berseragam putih-abu-abu (SMA-red). Di FE sendiri, type MaBa yang seperti ini hadir pada diri (beberapa) anak2 PPKB. Jelas ini menjadi satu hal yang sangat menjijikkan buat mahasiswa lainnya. Bukannya sirik atau gak mampu, biasanya MaBa luar biasa ini, akrab disapa MT (makan temen; makan taik, anjing kali yee, emang iya). Nih orang biasanya langsung sok-sok repot dengan beberapa kepanitiaan yang diadain ama organisasi di fakultas. Populer dengan sebutan SO (Study Oriented). Makanya gak heran kalo dia punya IP spektakuler,2,85-4,00. Tapi biasanya juga hanya punya beberapa temen saja, 2-20 orang saja. (benerkan MT)....Hugh !!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;3. &lt;b style=""&gt;Maba biasa&lt;/b&gt; (di) &lt;b style=""&gt;luar&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kalo ini bener-bener mahasiswa yang (terlalu) gaul. Atau bisa juga disebut sok gauul. Wah nulis kata “gaul“, gue jadi inget pidato kenegaraan Ketua Angkatan (2006) gue.... hahahahaha, lucu banget tuh bocah !!!! Gaul !! tapi kalo ditanya artinya apa?? Tau deh, bisa jawab apa nggak. Hobi biasanya dugem, BL, hang-out, atau nge-cafe. Obrolannya seputar jeans2 mahal, Hape/mobil teranyar, isu artis paling hot, ataupun sepatu keluaran terbaru. Setelah evaluasi 1 semester (nanti) , IP langsung drop, range berkisar 0.00-1,99. sungguh sangat prihatin sebenernya ngelihat mahasiswa seperti ini.... Calon penerus (koruptor) bangsa. Biasanya maba seperti ini cepat tenar dikalangan mahasiswa lain. Waaah, bener-bener gaul ya,,,,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Moga aja tulisan ini bisa menjadi panduan/referensi buat temen-temen yang mau nyari gebetan sekitar anak 2007, atau hanya sekedar mencari teman. Bisa juga sebagai bahan renungan dirinya ditengah malam, menempatkan posisinya dimana semestinya dia berada. Atau muingkin juga sebagai suatu gugahan buat mereka yang tadinya pernah ngalamin hal demikian. What type are you guyz ??!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-8429240466649969959?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/8429240466649969959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/08/maba-mati-loe.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8429240466649969959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/8429240466649969959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/08/maba-mati-loe.html' title='MaBa, mati loe !!!!!!'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-6378848034680889677</id><published>2007-07-20T09:19:00.000+07:00</published><updated>2007-07-20T09:24:39.447+07:00</updated><title type='text'>Inspiration (tempat-tempat bengong terbaik)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengapa inspirasi sebegitu pentingnya? Inspirasi adalah suatu hal yang sangat krusial bagi setiap orang. Khususnya bagi seorang seniman, Inspirasi merupakan energy dari setiap perbuatan mereka. Inspirasi gak selamanya haruslah untuk menghasilkan sebuah karya seni, menyusun skripsi, mencari tema presentasi, atau semacamnya, tapi bisa juga menjadi sebuah &lt;i style=""&gt;the new spirit&lt;/i&gt; disaat kita mengalami demot tingkat tinggi, bête-betean gak jelas yang dapat menghancurkan daya kerja dan pikir kita. Betapa pentingnya inspirasi, menjadikan Einstein juga berpikir kalo dari setiap kehidupan kita ini, banyak hal yang dipengaruhi oleh inspirasi (terlepas dari pentingnya sebuah kerja keras).&lt;br /&gt;Tak jarang pula seseorang merasa kesulitan dalam mendapat sebuah inspirasi. Diperlukan kondisi yang benar-benar sesuai dengan &lt;i style=""&gt;mood, to&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;get the best inspiration.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ada beberapa tempat yang gue rekomendasiin ke loe semua, yang menjadi tempat-tempat gue yang &lt;i style=""&gt;comfortable&lt;/i&gt; untuk memperoleh sebuah inspirasi. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kamar Gue&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kamar tidur gue menjadi tempat yang paling &lt;i style=""&gt;the best &lt;/i&gt;dalam menghasilkan inspirasi-inspirasi. Kamar menjadi suatu tempat dengan tingkat privasi yang tinggi, dimana didalamnya gue memperoleh banyak &lt;i style=""&gt;support &lt;/i&gt;dari benda-benda yang ada disini. Misalnya aja dari poster-poster gue, gambar-gambar di dinding gue, foto-foto, &lt;i style=""&gt;and many more&lt;/i&gt;. Didalamnya juga gue bisa tenang sendiri, tanpa ada usikan dari mahluk-mahluk lainnya. Makanya gak heran gue bisa bertahan berlama-lama dalam kamar. Untuk menghindari suasana yang bosen, gue biasanya menyetel lagu-lagu favorit gue. Kalo untuk urusan inspirasi, pasti gue menyetel lagu-lagu yang udah lama gak gue denger. Misalnya lagu Mr. Big…. Hhhmm, &lt;i style=""&gt;I mic them&lt;/i&gt;…Biar inspirasi yang muncul gak itu-itu aja, gue juga sering menata kamar gue. Posisinya gue ubah-ubah sesuai dengan keinginan pasar, eh hati maksudnya... Pokoknya be&lt;i style=""&gt;droom is the best&lt;/i&gt;-lah !&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mountain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah ! This is the reason why I really love mountaineering. Hawa gunung yang sejuk, sepi, tenang, cukup membuat jiwa dan pikiran gue kembali tenang. Sekedar melepas kepenatan dari aktifitas rutinitas, gunung menjadi &lt;i style=""&gt;interested place&lt;/i&gt; untuk memperoleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;new power. &lt;/i&gt;Biasanya gue pergi sendirian, berdua, atau paling banyak Cuma berempat. Ke gunung bukan berarti &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;harus sampai kepuncaknya, kaki gunung juga sudah cukup dalam memperoleh inspirasi. Prinsip gue, ke gunung berarti harus mendapat sesuatu yang baru (inspirasi), sehingga tak heran kalau gue pernah seminggu bahkan pernah hampir satu bulan di gunung. Rekor tercepat gue di gunung hanya 2 jam. Dapat inspirasi, udah pulang.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketinggian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cigarettes menjadi teman yang baik dalam memperoleh inspirasi diatas sebuah gedung yang tinggi. Suasana yang gue pilih biasanya malam hari. Soalnya gue suka banget lampu-lampu kota. Terang benderang. Dari situ gue bisa ngeliat semuanya. Wind, cold, smoke, berbaur menjadi satu. Fiuh !! How calm I am…… Cuma sekarang gue rada jarang nemuin tempat yang tinggi disekitar tempat tinggal gue. Kalo gue pergi ke tempat ketinggian, orang-orang (security) nganggepnya mau bunuh diri… Hal ini didukung oleh data statistic yang menyebutkan angka bunuh diri yang melompat dari gedung yang tinggi melonjak semakin banyak, dan didukung lagi raut muka gue yang rada madesu (masa depan suram) saat menuju kesana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keramaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gak selamanya kalo gue mencari inspirasi harus sendirian. Keramaian-keramaian seperti mal, pasar, kampus, dll bisa juga menjadi tempat yang bagus. Bergaul bersama teman-teman, pacar (hehehe akhirnya gue punya pacar), sohib lama, bahkan menjadikan gue memperoleh inspirasi. Satu sama lain bisa saling mengisi dan mendukung. Ingat, kita ini mahluk social, &lt;i style=""&gt;nobody perfect but team can. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini aja dulu yang bisa gue &lt;i style=""&gt;share &lt;/i&gt;ke loe-loe semua, semoga bisa menjadi sesuatu yang berharga dan bermanfaat buat loe semua.&lt;br /&gt;Sebenarnya dengan membaca tulisan ini juga loe udah termasuk berusaha dalam mendapat inspirasi. Percaya deh.&lt;br /&gt;Terus kalo loe punya tempat-tempat yang asik lagi buat menjadi sumber inspirasi, rekomendasiin ke gue yah !!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Bubye….. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-6378848034680889677?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/6378848034680889677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/07/inspiration-tempat-tempat-bengong.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6378848034680889677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/6378848034680889677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/07/inspiration-tempat-tempat-bengong.html' title='Inspiration (tempat-tempat bengong terbaik)'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-4037725768102300615</id><published>2007-06-18T16:34:00.000+07:00</published><updated>2008-12-13T11:36:48.426+07:00</updated><title type='text'>Politeknik Cup 3 on 3</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/RnZToHpJUaI/AAAAAAAAAAM/7rgUz4QCBPg/s1600-h/streetball7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/RnZToHpJUaI/AAAAAAAAAAM/7rgUz4QCBPg/s320/streetball7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077337578618311074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   Dear Blogger Freak,...&lt;br /&gt;Lewat blog ini, gue mau cari orang-orang yang sangat maniak ama yang namanya Basket. Cuz dalam waktu deket ini, Poltek Jakarta ngadain turnamen 3 on 3.&lt;br /&gt;Gue harap ada orang yang mau bersedia satu tim ama gue. Waktunya mau deket niy.... Tanggal 26 lho.... Juni pastinya....&lt;br /&gt;Disini gue gak terlalu ngeharapin temen2 yang mahir banget basketnya. Konsep kita (cuih !!! Konsep???!!!!) buat fun2 adja koq. Sapa tau aja ntar disana ketemu ama cewek-cewek kece. Truz jadi idol dong kita..... hwehehehehehe,,,,,,(Ngarep ya mas????)&lt;br /&gt;Kalo buat temen-temen yang udah sempet baca blog ini, tapi gak mau main, mending bantuin gue cari pemain lain. rekomendasiin temen-temen lo ! Ato bokap lo, pacar juga bolehlah....&lt;br /&gt;Atau kalo emang udah gak bisa lagi.......&lt;br /&gt;Yah,,,,,,,,,,,,, Apa boleh buatlah....&lt;br /&gt;Kasih dukungan ajalah...... Caiyo !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-4037725768102300615?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/4037725768102300615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/06/politeknik-cup-3-on-3.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4037725768102300615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/4037725768102300615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/06/politeknik-cup-3-on-3.html' title='Politeknik Cup 3 on 3'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/RnZToHpJUaI/AAAAAAAAAAM/7rgUz4QCBPg/s72-c/streetball7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4336495534021662802.post-5404297858751137737</id><published>2007-06-03T00:38:00.000+07:00</published><updated>2007-06-03T00:58:54.313+07:00</updated><title type='text'>Welkomme</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;  Tepat pukul 00.53, gue berhasil buat blog untuk yang kedua kalinya...&lt;br /&gt;Kali ini, gue mau berterimakasih buat rekan kerja gue. Shamien 'n Widi yang banyak mengharapkan kembalinya saya kedunia blog ini, dan juga teman-teman gue yang gak bisa gw sebutin namanya satu persatu............ (Hehehehe....).                                                                                                                                     &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Walau sedikit menjengkelkan, tapi gw lebih merasa bahagia karena bisa kembali lagi kedunia maya yang menyenangkan ini.....&lt;br /&gt;Sesuai dengan nama yang gue pilih buat blog ini, perasaan gue sekarang lagi Stuck.&lt;br /&gt;Suara jangkrik dari mouse komputer ini malah memperparah kondisi gue dini hari ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, buat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;introduction&lt;/span&gt;-nya cukup sekian dulu ya,,,,,,,,&lt;br /&gt;Nantikan kisah-kisah gokil dan menjijikkan dari gue.&lt;br /&gt;Akhirnya gue menutup blog pembuka ini, tepat pada pukul 01.02. WIB.&lt;br /&gt;Sungguh pencapaian yang sangat lama untuk membuat sebuah tulisan singkat seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4336495534021662802-5404297858751137737?l=justmerensus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://justmerensus.blogspot.com/feeds/5404297858751137737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/06/welkomme.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5404297858751137737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4336495534021662802/posts/default/5404297858751137737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://justmerensus.blogspot.com/2007/06/welkomme.html' title='Welkomme'/><author><name>Rensus Bonatua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14407320781271211688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ZfJXiEqLSkE/TId25Hm36jI/AAAAAAAAAIo/bGcgbd4KDZ4/S220/10029_143439813496_668203496_2388432_7750718_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
